Kalangkang : Invitation

Kalangkang : Invitation
Pengalaman Rara


__ADS_3

Jam menunjukan setengah lima pagi, Rara yang sedang menyetrika baju seragamnya terkejut saat melihat Kiran berlari ke kamar mandi. lantas ia pun mengikuti Kiran yang nampak memegangi perutnya.


"Huekkkk!!"


Kiran mengeluarkan semua isi perutnya, Rara yang mendengar dari luar pun sedikit khawatir dengan Kiran.


"Kiran??? kamu kenapa???" tanya Rara.


Kiran keluar dari kamar mandi, tatapannya menjadi tidak fokus. lalu ia hampir saja pingsan dan untungnya ada Rara yang bisa menahan tubuh Kiran yang agak mungil itu.


"Kiran?? kamu kenapa sih??" tanya Rara yang semakin khawatir.


Bu Intan, mamanya Kiran datang lalu membawa putrinya itu ke kamar dan membaringkannya di tempat tidur milik Kiran.


"Kamu demam ya?? yaudah untuk hari ini tidak usah sekolah dulu.." pesan Bu Intan.


Rara mengangguk, "Iya, nanti kamu ke dokter dan aku bakalan bilang ke Ryan soal ini. biar kamu tercatat sakit.."


"Iya deh, tapi aku mau tanya deh... tukang soto mie yang enak dimana ya??" tanya Kiran yang membuat mama Intan khawatir.


Mama Intan menatap Kiran, "Ran, apa yang sudah kamu lakukan?? jangan jangan kamu.."

__ADS_1


Rara menyanggah, "Bukan Ma, Rara pernah mengalami hal ini.. Kiran mengalami salah satu gejala PMS yang salah satunya meningkatnya nafsu makan dan ingin makan makanan yang masih tergolong ringan. tapi jika Kiran menginginkan makanan yang spesifik, dan menghindari beberapa makanan yang bisa membuat dia mual.. ya hal buruk itu bisa terjadi."


Mama Intan menatap Rara, "Lalu bagaimana ini??"


"Kita bawa aja ke klinik, biar dokter yang menjelaskan semuanya.." jawab Rara.


Mama Intan mengangguk, "Yaudah, ayo kita ke dokter.."


Ryan menyalakan mesin motornya, namun setelah beberapa kali distarter motornya tak bisa menyala. lantas ia pun meminta papa Zidan untuk mengantar ia ke sekolah.


"Pah, motor Iyan enggak bisa menyala.. ikut di mobil papa ya sama kak Dea." pinta Ryan.


Papa Zidan menjawab, "Yaudah, ayo.."


"Ahh pake mogok segala itu motor.." gumam Ryan.


Dea tersenyum, "Yaudah, kali kali naik mobil sama papa.."


Ryan mengangguk, "Iya juga sih.."


Nadia membuka ponselnya, ternyata ada pesan chat dari Ryan.

__ADS_1


Kepada Tuan Putri


Semoga dengan adanya pesan chat ini wajah kamu tetap berseri seperti Tuan Putri. dengan ini saya mohon maaf tidak bisa bareng kamu, karena motor saya mengalami mogok dan saya pun berangkat bareng kakak saya naik mobil. maka dari itu, kamu naik ojek saja atau angkot. sekali lagi mohon maaf atas ketidaknyamanannya.


Nadia tertawa, "Ryan kocak ih.. iya deh aku naik angkot aja.."


Nadia pun menaiki salah satu angkot yang melintasi sekolahnya, ia pun duduk disamping siswi yang sekolah di tempat yang sama dengan dirinya.


Kiran mendengarkan penjelasan dari dokter, ternyata apa yang ia alami bukanlah kehamilan seperti yang ditakutkan mama Intan dan Rara. tapi merupakan gejala penyakit lambung dan menstruasi yang terjadi secara bersamaan.


"Jadi bagaimana kondisi anak saya dok??" tanya Mama Intan.


Dr. Alan Septiaji menjawab, "Anak ibu mengalami gangguan di bagian lambung. mungkin untuk saat ini hindari makanan yang pedas, panas dan asam."


"Tuh dengerin Kiran, untung saja kamu bukan hamil.. jangan jajan sembarangan dulu ya!!" pesan mama Intan.


Kiran menjawab, "Iya ma.."


"Yaudah, sekarang kalian boleh pulang.. ini obat obatnya, semoga lekas sembuh ya!!" ucap Dr Alan.


Mama Intan menjawab, "Iya... ayo Kiran kita pulang.."

__ADS_1


******************


...Yuk Like,Vote, Komen....


__ADS_2