Kalangkang : Invitation

Kalangkang : Invitation
Mari Kita Bekerja


__ADS_3

Ryan memotong bambu menggunakan gergaji menjadi beberapa bagian, Radit memasukan daun pisang serta beberapa bahan lainnya ke dalam bambu itu. di tempat lain, Arkan sedang mengipas bara api yang sudah menyala, kemudian Arfan sedang menggoreng ayam sambil mengenakan helm dan jas hujan.


"Mari Kita bekerja!!"


"Buat mereka tertawa!!"


Ryan malah bergumam dengan nada menyindir pada anak anak perempuan yang malah asyik selfie dan main aplikasi kekinian.


"Yaudah, nih bambunya sudah Adit isi.. tinggal bakar!!! bakar!! bakar!!.." teriak Radit.


Arkan menoleh, "Kok lu ngegas sih??"


"Salah emang??" tanya Radit.


Arkan menjawab, "Jelas salah, lu ngomongnya kenceng banget!! mana pake bonus cairan hidrogen monoksida lagi.."


"Buset dah.." jawab Radit.


Rama mengaktifkan kamera miliknya, lalu ia mengajak Indira dan Dea untuk ikut membantu. apalagi itu adalah tugas pokok mereka sebagai calon ibu untuk anak anak dari Author..


Eeaaaa!!!!!


"Buruan, sekalian syuting FTV.. Judulnya Ayam Goreng Dadakan, seperti pertemuanku denganmu.." kata Rama.


Ryan menyanggah, "Oke, lighting stand by.."


"Make over stand by.." kata Alesha.


Radit maju sebagai sutradara, "Lu ceritanya jadi pedagang Nangka.."

__ADS_1


"Ehh udah benar jadi tukang ayam goreng, malah jadi pedagang Nangka..," batin Arkan.


Arfan memegang sendok nasi, lalu ia menambah momen ngakak di acara keluarga itu. "Oke, sebelum mulai.. jantungku berdetak saat ku menyatakan cinta, namun aku malu untuk mengawalinya.."


"Hahaha...pas FTV banget..." kata Arkan.


Arfan melanjutkan memasaknya, lalu ia mengangkat ayam goreng yang sudah matang itu.


"Udah ngakaknya, ayo kita makan.." kata Arfan.


Ryan membalas, "Bentar, ini sambalnya.. daun kemangi sama lalapan lainnya sudah disiapkan sama mama aku.."


"Aku... tumben lu ngomongnya halus.." gumam Arkan.


Ryan menjawab, "Bodo amat, ayo kita makan.."


Raifa sedang melihat pesan chat miliknya, lalu ia melihat status story yang dikirim oleh Ryan. ternyata ada foto ia sedang berkumpul bersama keluarga besarnya dan juga sebuah link..


Raifa pun masuk ke aplikasi membaca novel, lalu ia berada pada akun Ryan yang ternyata memiliki beberapa novel yang sudah laris di pasaran.


"Baca ahh!! mumpung Rara dan Kiran lagi pada tidur siang!!" gumam Raifa.


Secara diam diam, Raifa mulai tersenyum sendiri saat asyik membaca bagian episode dimana Ryan yang mengejek kakaknya sendiri yang battle di sebuah acara cerdas cermat.


"Hobimu itu hanya main... main.. main.."


Sfx kalian baca pas bagian mainnya ala ala boyband ya...


Raifa tertawa lepas saat episode Ryan dikejar kejar oleh angsa, disaat bersamaan Brian datang untuk mengajak Rara jalan.

__ADS_1


"Sampai juga, saatnya ajak bidadari jalan.." gumam Brian.


Brian berjalan mendekati pintu rumah Kiran, lalu ia langsung mengetuk pintu..


"Tok...tok...tok.."


Raifa membangunkan Kiran dan Rara, "Hei, ada yang mengetuk rumah tuh.. siapa ya??"


"Coba buka sama kamu Fa!!" jawab Rara.


Raifa berjalan ke pintu depan, ternyata ada Brian yang datang ke rumah Kiran. "Halo, Brian?? ngapain kamu kesini??"


"Rara mana??" tanya Brian.


Raifa menjawab, "Ada, mau apa emang??"


"Panggilkan dia kesini, saya ada perlu sama dia.." jawab Brian.


Rara muncul dari balik Raifa, "Kenapa hah??"


"Jalan yuk!!!" seru Brian.


Rara membalas, "Kemana??"


"Kemana saja boleh, yang penting saya ada footage aja.." jawab Brian.


Rara tertawa, "Iya yaudah ayo.. tunggu sebentar!!"


"Iya.." jawab Brian.

__ADS_1


...****************...


...Yuk Like, Vote Komen.....


__ADS_2