
Ryan sedang duduk di depan kelas, sambil bermain game mobile legend bersama Radit, Brian dan Wahyu. tak lama, bu Ishma datang dan membuat Ryan panik dan kembali duduk di tempatnya.
"Aduh pada asyik banget main game?? sampai lupa jika pelajaran bahasa Indonesia akan segera dimulai?? aduh anak anak.." gumam bu Ishma.
Ryan tertawa, "Maaf bu, lagian diajak sama Radit.."
"Ehhh Seenak jidat antum ngomong!!" batin Radit yang kesal pada Ryan.
Bu Ishma tertawa, "Hadeh si ketua kelas sama keamanan gimana sih??? yaudah sekarang ibu tugaskan buat kalian membuat cerpen dengan tema bebas yang sudah selesai langsung dikumpulkan."
"Bu, apakah bisa kasih pemberitahuan dari seminggu yang lalu atau dua tahun yang lalu?? saya paham saya bisa membuat cerpen cuman sekarang saya lagi dalam kondisi writers block." gumam Ryan.
Nadia membantah, "Alah Ryan, nanti tau taunya udah ngumpulin duluan.. tugasnya bagus lagi."
"Ehh jangan memuji seperti itu, Inspektur saya.." gumam Ryan.
Radit menjitak kepala Ryan, "Insecure.."
Nadia kembali membalas, "Jangan merendah begitu Ryan.."
Ryan menggaruk kepalanya, padahal sama sekali tidak gatal. "Merendah untuk ambil awalan.."
"Nadia, Ryan... udah kerjakan saja tugasnya.." perintah bu Ishma yang sudah tak tahan dengan tingkah kocak Ryan.
Ryan mulai menulis, sebisa mungkin dengan memori yang ia punya. setelah ia berusaha mengarang semampunya, akhirnya ia menyelesaikan tugas itu.
"Bu, saya sudah selesai.." ucap Ryan.
Nadia pun ikut mengumpulkan tugas itu, "Nah kan, pasti kamu yang duluan selesai.."
Bu Ishma merasa kagum, lalu beliau mulai membaca karya dari Ryan dan Nadia yang sudah dikumpulkan secara bergantian.
"Wow, Ryan.. Nadia, kok kalian membuat karya dengan konflik yang hampir mirip?? Ryan membuat kisah tentang anak SMA yang berhasil menyelamatkan 189 penumpang setelah pesawat mengalami pembajakan. lalu Nadia membuat kisah tentang Tenggelamnya kapal Pesiar dengan 15 orang yang selamat dan memutuskan tinggal di salah satu pulau. keren sih ini, kalau nanti ada lomba ibu daftarkan kalian mau tidak??" tanya Bu Ishma.
Ryan menjawab, "Boleh, lagian saya sepi job bu.."
__ADS_1
"Iya, sama lagi butuh event juga!!" sahut Nadia.
Bu Ishma mengangguk, "Yaudah, kalian berdua boleh keluar.. memang sudah jam istirahat juga." perintah Bu Ishma.
Ryan menjawab, "Baik bu.."
Ryan berjalan ke kantin, begitu juga dengan Nadia. lalu Ryan melakukan hal hal yang setidaknya bisa menghibur ia sejenak karena energi dia sudah mulai habis. namun, tanpa Ryan ketahui Nadia juga mengikuti apa yang Ryan lakukan seperti video klip Noah - Menghapus jejakmu.
"Bu, mie ayam satu.." ucap Ryan.
Nadia pun tiba, "Aku juga sama ya!!!"
Saat Ryan dan Nadia sedang menyantap mie ayam, Nadia mengungkapkan perasaannya pada Ryan soal apa yang baru saja ia alami.
"Yan, kamu tau enggak??" tanya Nadia.
Ryan menjawab, "Belum, kamu aja belum cerita.."
"Ihh Iyan, jadi gini.. semalam kan mama aku bersama Astria dan Agnia pergi keluar. nah saat mereka pulang, keadaannya linglung dan berbicara agak melantur. kira kira mereka habis ngapain ya??" tanya Nadia.
"Ngapain tuh??" tanya Nadia.
Ryan menjawab, "Sebelum saya jawab, saya yakin kamu pasti sudah tahu jawabannya."
"Ohh iya,.." jawab Nadia.
Ryan tersenyum, lalu ia mengelap noda saus yang ada di mulut Nadia. "Aduh, jangan cemberut gitu.. jadi hilang kan cantiknya??"
"Emang kalau aku cemberut kayak begini terlihat enggak cantik??" tanya Nadia.
Ryan tertawa, "Iya, tapi jatuhnya malah ke imut sama gemesin.."
"Ihh anj*r.. susah emang kalau udah sama prince of Introvert.. yaudah kita balik lagi ke kelas, sebelum aku makin baper gara gara kamu." pinta Nadia.
Ryan membalas, "Bayar dulu dong sayang.. kok main pergi aja??"
__ADS_1
"Ehh iya, sebentar... aduh enggak ada receh lagi!!" gumam Nadia.
Ryan mengeluarkan uang dua puluh ribu dari dalam sakunya, "Nih bu, sekalian sama bidadari itu ya!!"
"Oke A, terimakasih.." ucap ibu itu.
Ryan berlari ke kelas setelah ia dikejar oleh Nadia yang pipinya memerah karena malu disebut bidadari oleh Ryan.
"Ryannnn!!!!!!"
Saat jam pulang sekolah, Ryan berjalan di areal perpustakaan. lalu ia bertemu dengan Dea yang juga baru keluar dari kelasnya.
"Baru pulang??" tanya Ryan.
Dea menjawab, "Iya, ada jam tambahan nih.."
"Pulang bareng enggak??" tanya Ryan.
Dea menjawab, "Enggak usah, lagian kamu habis ngapain di perpustakaan??"
"Ada urusan, kamu enggak akan mengerti.." jawab Ryan.
Dea mengangguk, "Iya deh... mending kalau lagi dekat sama si Nadia kejar aja sana. ngapain coba disini sendirian??"
"Ya enggak tau, makanya ayo pulang!!" seru Ryan yang berjalan lebih dulu.
Ryan berjalan menuju parkiran, ternyata Nadia masih menunggu dirinya. "Nadia?? kamu sudah menunggu saya dari tadi??"
"Iyan, iya ihh aku udah tunggu kamu dari tadi.." gumam Nadia.
Ryan menjawab, "Maaf ya sayang.. yaudah ayo naik ke motor.." seru Ryan.
Nadia menjawab, "Iya.."
*****************
__ADS_1
...Yuk Like, Vote, Komen......