Kalangkang : Invitation

Kalangkang : Invitation
Menolong Kiran


__ADS_3

Ryan mendaratkan helikopter di atas helipad atap loteng rumah sakit Kasih Bunda, lalu Kiran dijemput oleh beberapa perawat untuk menjalani trauma healing dan menangani luka yang ada di keningnya.


"Coba saya telepon Rara dulu.." ucap Ryan.


Dreettt!!!


"Sebentar ya!! Halo?? apa Yan??" tanya Rara melalui sambungan telepon.


Ryan menjawab, "Kamu ke rumah sakit kasih Bunda sekarang, Kiran mengalami kecelakaan!!"


Rara terkejut, "Ihh iya sebentar, aku kesana sekarang!!" jawab Rara yang memilih berpamitan dengan teman teman ekskulnya.


Rara menunduk, "Maaf ya semua, saya mau duluan.. Kiran mengalami kecelakaan.. saya disuruh ke rumah sakit."


"Yaudah, hati hati ya Rara!!!" ucap kak Indah.


Rara pergi ke rumah sakit seorang diri, di rumah sakit Ryan menunggu kabar dari dokter yang menangani Kiran bersama Pak Ferdi.


"Ryan??? Kiran kenapa??" tanya Rara.


Ryan menjawab, "Kiran naik mobil sama pacarnya, lalu ia tertabrak kereta. tapi dia selamat karena ada di tengah, sedangkan yang terkena hanya bagian depan."


"Ohh, tapi dia enggak apa apa kan??" tanya Rara.


Ryan menjawab, "Hanya mengalami trauma, sekarang sedang ditangani.."


"Ohh, kasihan Kiran.." gumam Rara.


Kiran selesai ditangani, Ryan dan Rara pun diminta masuk untuk menemui dirinya. "Dok, itu diluar ada Ryan sama Rara bukan?? mereka boleh masuk tidak??"


"Boleh, sebentar.." jawab Dr. Arkan.


Dr Arkan keluar dari ruang perawatan, lalu beliau menemui Ryan yang sedang bersama Rara. "Ryan dan Rara dipanggil oleh pasien atas nama Kiran."

__ADS_1


"Baik.." jawab Ryan dan Rara.


Ryan dan Rara menemui Kiran yang terbaring lemah di tempat tidur rumah sakit, "Kamu enggak apa apa Kiran??"


"Raa!!! Aku takutt!!" teriak Kiran.


Rara menenangkan Kiran, "Yaudah, tenang ya!! aku ada disini kok.. kamu nanti bisa pulang."


"Jangan pergi dari rumah aku ya!!" gumam Kiran.


Rara menjawab, "Iya..,"


Ryan tersenyum, "Ran, kamu bisa enggak jangan jahat sama Rara??? kamu segitu udah bikin Rara malas sarapan karena ucapan kamu loh!!! sampai Rara pingsan tadi... dan juga mendengar kamu kecelakaan Rara bela belain meninggalkan kumpul Ekstrakulikulernya demi kamu.. juga dia juga tetap bertahan di rumah kamu.. itu demi kamu Ran!!" pesan Ryan.


Kiran mengatur nafasnya, "Iya... tapi kamu janji ya Ra tidak akan pergi dari rumah aku."


"Iya, aku janji kok.." jawab Rara yang terus berusaha menenangkan Kiran.


"Ran?? kok kamu belum tidur sih??" tanya Rara.


Kiran menjawab, "Aku masih shock Ra, kayaknya aku bakalan kena masalah besar."


"Kenapa memang??" tanya Rara.


Kiran menjawab, "Aku dulu mengalami sesuatu yang tidak mengenakan, aku hampir aja digituin sama orang."


"Yang benar kamu Kiran??" tanya Rara.


Kiran menjawab, "Iya, untungnya ada seseorang menyelamatkan aku... tapi bukan Ryan!!"


"Kamu enggak melapor ke polisi??" tanya Rara lagi.


Kiran membalas, "Aku pernah mencoba melapor ke polisi sama mama, tapi banyak yang menyarakan agar berdamai saja karena jika tetap diteruskan urusan akan semakin panjang."

__ADS_1


"Keterlaluan!! yang kayak begini enggak boleh dibiarkan!! kamu berhak menerima keadilan.. kalau ada yang kayak begitu laporkan saja!! minimal ke komunitas tertentu biar kamu dapat banyak dukungan." pinta Rara.


Kiran membalas, "Tapi aku takut!!"


"Jangan takut!! kita hadapi ini bersama sama, seperti janji kita dulu.." Jelas Rara.


Kiran menatap Rara, "Janji yang mana??"


Flashback


Ryan sedang bermain sepakbola di lapangan sekolah dasar, lalu bel sekolah berbunyi tanda jam pelajaran sudah berakhir.


"Kririiinghh!!!"


Ryan menepi, lalu ia menerima tas miliknya yang di pegang oleh Rara. "Terimakasih Rara!!" ucap Ryan.


"Sama sama, nih minum dulu.." jawab Rara.


Ryan menerima botol minum milik Rara, lalu ia meminum sedikit air itu.


"Yaudah ayo kita pulang!!" seru Ryan.


Rara menjawab, "Iya.."


"Semoga kita bisa terus bertiga seperti ini, ya kalaupun nanti SMP di tempat yang terpisah pisah, ya nanti bisa lah menyempatkan bermain bertiga lagi." jelas Ryan.


Rara menjawab, "Iya, janji ya.. kalian jika ada masalah bicara saja.. mungkin jika kita mampu akan membantu menyelesaikan masalahnya.. jika tidak minimal kita kasih kekuatan untuk menghadapi masalahnya."


Ryan dan Kiran menjawab, "Iya.. kan kita sahabat.."


******************


...Yuk Like, Vote dan Komen.....

__ADS_1


__ADS_2