
Dreeettttt!!!!!!
Nadia yang sedang skincare sebelum tidur menerima telepon dari Rara, ia pun mengangkat telepon dari temannya itu.
"Halo?? apa Rara??" tanya Nadia.
Rara menjawab, "Nad, tadi kan si Brian sama Jojo kesini.. jenguk Kiran, nah dia itu bilang kalau dia suka sama kedewasaan aku. menurut kamu apa harus aku langsung terima dia apa biar dia menikmati alurnya dulu??" tanya Rara.
Nadia tersenyum, "Menurut kamu bagaimana??"
"Tapi aku masih belum tau si Brian secara keseluruhan.." gumam Rara.
Nadia membalas, "Ya berarti kamu harus sering bicara sama Brian."
"Iya ya.." jawab Rara.
Nadia berpesan, "Kamu jangan terlalu mudah percaya sama laki laki, ini aja aku sama Ryan masih dalam proses membangun kepercayaan."
"Iya Nad, kalau begitu aku tidur dulu ya!! terimakasih sarannya!!" ucap Rara.
Nadia mengangguk, "Oke, have you nice day.."
Nadia berbaring di tempat tidurnya, lalu ia memejamkan matanya untuk hari esok yang lebih baik.
Di tempat lain, Ryan bersama Brian, Rendi, Jojo dan Arfan masuk ke areal sekolah mamanya dahulu yang kini sudah terbengkalai karena sengketa tanah.
"Tempat ini masih dipakai??" tanya Arfan.
__ADS_1
Ryan menjawab, "Sudah tidak terpakai karena sengketa tanah di angkatan ke 6, hanya berumur singkat yayasan ini.. disegel karena sengketa tanah, tapi dibiarkan terbengkalai sampai sekarang."
"Disini ada penunggunya??" tanya Rendi.
Ryan menjawab, "Ada tiga, diantaranya Skrien, Samaya dan Aana.. mereka bertiga adalah hantu pengantin dengan latar belakang yang beda beda."
"Tau darimana lu??" tanya Brian.
Ryan menjawab, "Orang gua yang kasih nama, kan gua yang ketemu langsung."
"Ett dah, cantik kaga??" tanya Brian.
Ryan menjawab, "Iya, tapi saran gua mending enggak usah naksir sama dia.. mana mau dia sama elu."
"Barangkali aja mau..," gumam Brian.
Ryan mendengar suara aneh dari belakang, lalu ia melihat si Aana sedang bermain ayunan diatas tempat lampu gantung.
Aana menjawab, "Manusia b*d*h, ini tempat nongkrong gua.. kalian lagi mau ngapain kesini??"
"Sepi job aja sih, jadinya kesini.." jawab Ryan.
Jojo memulai aksinya, "Tiada yang salah, hanya aku manusia.."
"Jangan menyanyi!! suaramu terlalu merdu!!" pinta Ryan.
Skrien dan Samaya ikut muncul, tetapi penderitaan mereka semakin bertambah saat Brian dan Jojo menggoda mereka berdua.
__ADS_1
"Hai!!! gabut ya??" tanya Brian.
Samaya menjawab, "Ehh gua juga sebagai hantu punya selera sendiri kali.. mana mau sama jomblo ngenes kayak lu??"
"Idih sentimen banget lu jadi hantu, udah balik lagi sana!! kita pinjam tempatnya dulu." ketus Brian sebal.
Ryan menenangkan Brian, "Sabar bro, nah disini ada kamar mandi, disana ada ruangan kelas.. ya empat setengah aja lah.."
"Lu kira jual tanah??" tanya Brian.
Ryan tertawa, "Ehh maaf.."
"Udah kita cek tempat yang lain!!" seru Ryan.
"Okee.." jawab anak anak lainnya.
*****************
Loh loh kok ada horornya???
Tenang, ini hanya penyedap saja.. berikut akan mimin jelaskan profil ketiga hantu itu.
Skrien, sesosok hantu yang berasal dari arwah wanita yang keracunan ikan lele yang sebenarnya ikan itu tercemar sebuah limbah dari air sungai yang mengalir ke kolam milik bapaknya. gambarannya kurang lebih mengenakan kebaya merah.
Samaya, sebenarnya dia adalah sesosok gadis bergaun putih yang selalu menganggu anak anak yang malas sekolah, juga yang sering bolos. karena semasa hidup ia selalu melakukan semua itu.
Aana, adalah sesosok siswi SMA yang selalu menganggu laki laki yang selalu galau dan bucin. apalagi seperti Brian yang selalu murung karena ia selalu putus cinta..
__ADS_1
*****************
...Yuk Like, Vote, Koment......