Kalangkang : Invitation

Kalangkang : Invitation
Kena Gangguan


__ADS_3

Malam pun tiba, suara jangkrik mengiringi langkah Ryan, Radit, Brian, Rendi dan Jojo yang pergi ke sungai untuk memancing ikan.


"Kita mancing disini?? emang ikannya ramai??" tanya Jojo.


Ryan menjawab, "Ramai, ini aja udah sampai part 3.. kalau mau lengkapnya bisa cek part 1 di postingan feed."


"Ehh Anj*r, kita ini mau mancing ikan bukan adu jokes.." gumam Jojo.


Ryan tertawa, "Yaudah, kita mulai aja mancing ikannya.."


Jojo menjawab, "Iya dah ayo.."


Mereka pun mulai memancing ikan, sedangkan di rumah Dea sedang terbaring di tempat tidur karena mengalami demam.


"Dea, mau makan tidak??" tanya Mama Tasya.


Dea menjawab, "Tidak mau ma, aku lagi enggak nafsu makan.."


Mama Tasya duduk di samping Dea, "Kamu istirahat saja, mungkin kamu kelelahan." pesan mama.


Dea menjawab, "Iya.."


Ryan yang terlelap tidur terkejut saat umpannya disambar oleh ikan besar, ia dibantu oleh teman temannya menarik ikan itu ke tepian sungai.


"Ehh ini satu cukup kayaknya, ini buat di basecamp Matoa saja.. sekalian nanti kita bahas untuk Ekspedisi Matoa." pesan Ryan.


Rendi menjawab, "Boleh, ini gua udah enggak betah digigit nyamuk.. mending balik."


"Yowes, ayo.." jawab Ryan.


Dalam perjalanan pulang, Ryan bertemu dengan dirinya serta Brian dari multiverse lain. sepertinya itu sebuah peringatan akan terjadi sesuatu.


"Ada apa?? kalo mau minjem duit gua lagi enggak ada.." gumam Ryan.


Ryan dari multiverse lain menjawab, "Siapa juga mau minjam duit ke lu?? gua kesini mau kasih peringatan, apalagi buat lu Brian."


Brian terperanjak, "Kok gua??"


"Ibu lu sedang melakukan pelanggaran di daerah sini, cepat jemput dia sebelum dibuat makin gila oleh lelaki selingkuhannya." pesan Ryan dari multiverse lain.


Brian menatap Ryan, "Bagaimana ini??"

__ADS_1


Ryan menjawab, "Jo, pegang ikannya... gua sama yang lain ke rumah tua dekat sini.


Jojo menjawab, " Baik.."


Mereka pun pergi ke rumah tua itu, Ryan tetap mewaspadai akan adanya serangan dari berbagai macam arah. maka dari itu ia selalu memperhatikan kiri dan kanan jalur yang mereka lalui.


Setibanya mereka di rumah tua itu, ternyata disana ada pesta. karena penasaran, mereka masuk melalui pintu belakang dibawah pimpinan Ryan.


"Mas, kapan kita akan ke Sydney?? bukankah kita sudah dua bulan menikah??" tanya Bu Sari, mama Brian.


Pak Wibowo menjawab, "Sabar dong sayang, saya kan masih banyak pekerjaan.."


Ryan mendapatkan bukti bahwa memang benar mama Brian sedang ada disana bersama seorang pria asing yang tak dikenali. ia pun berusaha menenangkan Brian, dan mengarahkan apa yang harus dilakukan.


"Bri, nanti lu temui ibu lu... sesudah itu kita keluar dari sini." perintah Ryan.


Brian mengangguk, "Baik.."


Tak sengaja, ikan yang sudah didapat Ryan serta pengawasan Jojo tersebut malah terjatuh ke lantai bawah dan menyebabkan keributan.


"Ahhhh apa ini??? menjijikan..." teriak beberapa orang yang saling lempar ikan itu dan menyebabkan terjadinya keributan.


"Sial, kenapa ikan itu bisa terlepas??" tanya Radit.


Jojo menjawab, "Maaf, tapi tadi kulitnya licin dan gua sempat kena durinya."


"Bisa aja lu.." jawab Ryan.


Ryan dan anak anak lainnya keluar dari kamar itu dan pergi ke ruang utama. disana keadaan sudah berantakan dan dipenuhi rumput ilalang.


"Apa yang sebenarnya terjadi ini??" tanya Ryan.


Brian menjawab, "Sebenarnya tempat ini sudah pernah mengalami keributan besar hingga memakan banyak korban jiwa. salah satunya kakak perempuan gua, keributan ini terjadi atas sekelompok orang yang sedang berpesta dibawah sini.


"Ohh, soal ibu lu??" tanya Ryan.


Brian menjawab, "Itu hanya sebatas gangguan teknis, ibu gua sudah menikah kembali dengan seseorang yang sudah gua kenal. bukan lelaki asing itu."


Ryan mengangguk, "Ohh begitu??"


Jojo menggaruk kepalanya, "Lah ini ikannya masih gua pegang, berarti tadi kita halu ya??"

__ADS_1


Ryan menjawab, "Iya, tadi pikiran kita semua kosong kayaknya.."


"Pantesan, mending cepat balik dah!!" seru Rendi.


Ryan menjawab, "Iya ayo.."


Nadia lagi lagi terbangun di jam 02.40 dinihari, ini sudah kesekian kali ia bangun di jam yang sama. saat ia memperhatikan keadaan sekitar, ada seorang gadis kecil yang merupakan dirinya di masa lalu.


"Kamu??" tanya Nadia.


Gadis itu menjawab, "Terimakasih, kamu sudah berhasil menjadi diri kamu sendiri kembali. kini saatnya kamu ungkap semua hal bersama lelaki itu. dia akan terus menjagamu sampai rambut kamu memutih."


Nadia terdiam, "Ryan??"


"Benar, Ryan. laki laki tampan itu sebenarnya sudah ada sejak kamu kelas lima SD. tapi kamu tidak menyadari itu, dan saat kamu menemukan ibu kamu yang sudah tak bernyawa. banyak orang yang mencoba membunuhmu, tapi karena kamu punya kembaran dari Multiverse lain sama seperti laki laki itu. maka, mereka kini semuanya sudah dalam keadaan lemah mental." jelas gadis kecil itu.


Nadia memejamkan matanya, "Saatnya aku ungkap semua kebenaran ini.."


ia kembali membuka matanya, lalu ia melanjutkan tidurnya karena masih sangat mengantuk. sedangkan gadis kecil itu menghilang.


***************


Cast :


Ryan Ramadhan



Raditya Achbaar



Nadia Raina Athalla Insahara



Ryana Dea Ramadhani



Fadia Shahara

__ADS_1


__ADS_2