
Ryan menepikan motor miliknya disamping rumah Nadia, lalu Nadia turun dari motor kemudian mengucapkan terimakasih kepada Ryan yang sudah mengantar dirinya pulang.
"Terimakasih ya Ryan!!" ucap Nadia.
Ryan menjawab, "Sama sama.."
"Yaudah aku masuk ke dalam rumah dulu ya!! kamu hati hati dijalan!!" Pesan Nadia.
Ryan mengangguk, "Baik, kalau begitu saya pulang dulu ya!! Permisi.."
Nadia melambaikan tangannya pada Ryan yang kini sudah menghilang dari pandangannya. ia pun masuk ke dalam rumah, lalu ia menemui mama tirinya serta beberapa saudara tirinya yang sedang makan malam bersama ayahnya.
"Nah dia baru pulang juga, kemana aja kamu??" tanya pak Hardi.
Nadia menjawab, "Aku tadi ada urusan Ekstrakulikuler dulu, sudah ah aku mau istirahat dulu capek nih!!"
"Eh Nadia, dengarkan papa dulu!!" kata pak Hardi.
Bu Dina menenangkan suaminya itu, "Sudah mas, jangan ganggu anak itu.. kita bisa kehilangan tempat tinggal jika terus menganggu dia."
"Benarkah??" tanya pak Hardi yang kembali duduk di tempatnya.
Nadia masuk ke kamarnya, lalu ia berbaring di tempat tidurnya dan menangis karena semua yang terjadi pasca ia kehilangan ibunya untuk selamanya.
Ia pun mengambil gitar miliknya, lalu menyanyikan sebuah lagu.
Hilang semua janji
Semua mimpi-mimpi indah
Hancur hati ini melihat semua ini
Lenyap telah lenyap
Kebahagiaan dihati
Ku hanya bisa menagisi semua ini
Hancur hati ini
Melihat kau telah pergi
Langit menjadi gelap berkelabu
Menyelimuti hatiku
Mengubah seluruh hidupku
__ADS_1
Mengapa semua jadi begini
Perpisahan yang terjadi
Diantara kita berdua
Ku akan menanti
Sebuah keajaiban
Yang membuat kita
Bisa bersama kembali
Langit menjadi gelap berkelabu
Menyelimuti hatiku
Mengubah seluruh hidupku
Mengapa semua jadi begini
Perpisahan yang terjadi
Diantara kita berdua
Ku akan menanti
Sebuah keajaiban
Yang membuat kita
Di perjalanan, Ryan mampir sebentar ke sebuah kedai martabak langganannya. untuk membeli dua porsi martabak untuk dia, Dea, Nadhif dan kedua orangtuanya.
"Bang, dua ya!! yang kacang coklat satu, yang telur satu.." ucap Ryan.
Abang itu menjawab, "Oke.."
Ryan pun duduk diatas motornya, lalu ia menelepon Nadia untuk sekedar menanyakan sudah makan atau belum.
"Dreetttttt!!!!"
"Halo Yan??" tanya Nadia dengan suara terisak.
Ryan terkejut, "Kamu kenapa Nad?? bicara sama saya!!"
"Yan, aku itu sekarang merasa kesepian setelah aku kehilangan mama dua tahun lalu. sekarang pun papa sudah menikah lagi dan mendapat wanita yang sangat jahat seperti nenek lampir." gumam Nadia.
__ADS_1
Ryan tersenyum, "Yaudah, sabar aja.. besok kamu lagi kosong kan??"
"Iya, kenapa emang??" tanya Nadia.
Ryan menjawab, "Nanti saya jemput kamu, besok main ke rumah saya.. kamu coba masak sama mama saya, dan Dea."
"Hmm... yaudah deh, kamu masih dimana sekarang??" tanya Nadia.
Ryan menjawab, "Masih dijalan, ini lagi beli martabak dekat alun alun."
"Ohh yaudah, hati hati dijalan.. cepat pulang ya!!" pesan Nadia.
Ryan mengangguk, "Oke.. udah dulu ya!! have your nice day.."
"Me too.." balas Nadia.
Ryan menutup teleponnya, lalu ia membayar martabak itu. "Ini mas.."
"Oke, terimakasih.." jawab abang itu.
Ryan menyimpan martabak yang sudah ia beli di bagian depan motornya, tak lama seseorang berseragam SMA mirip Kiran melintas di dekatnya.
"Ehh itu bukannya Kiran ya??" tanya Ryan yang mengejar motor itu.
Saat mengejar motor itu, Ryan terjebak kemacetan hingga akhirnya ia kehilangan jejak motor itu.
"Ahh kehilangan jejak!!" batin Ryan.
Ryan pun memilih melanjutkan perjalanan untuk pulang ke rumah.
Setibanya di rumahnya, Kiran yang dibonceng oleh Yanto turun dari motor lalu ia berjalan dengan keadaan pakaian seragamnya yang berantakan.
"Kiran!! kamu malam sekali pulangnya??" tanya bu Marni, mamanya Kiran.
Rara yang sama sama baru pulang sekolah, menghampiri Kiran yang nampak sangat kelelahan itu.
"Kiran?? kamu kenapa??" tanya Rara.
Kiran menjawab, "Ini bukan urusan kamu!!"
Rara pun mengelap keringat yang ada di wajah Kiran dengan tissue, layaknya seorang kakak kepada adiknya.
"Kamu udah kayak emak emak Rara!!" batin Kiran.
Rara menjawab, "Iya, yaudah kamu mandi.. nanti jangan lupa makan malam!!"
"Iya.." jawab Kiran yang masuk ke dalam rumah.
__ADS_1
...***************...
...Yuk Like,Vote, Komen.....