Kan Ku Rebut Suami Mu

Kan Ku Rebut Suami Mu
Berita perselingkuhan


__ADS_3

Karmila tengah duduk seraya menatap kesal cermin di hadapannya, tangannya mengepal erat.


Prang..


Terdengar suara benda pecah di kamar Karmila, cermin di hadapannya seketika pecah menjadi beberapa bagian.


Dan tak jauh dari cermin itu terdapat sebuah vas bunga yang tergeletak begitu saja.


"Arg.. Dasar pria sialan, kemana kau pergi Leon." Maki Karmila yang kesal karena suaminya sudah tak pulang beberapa hari bahkan panggilan yang di lakukan oleh Karmila pun tak ada yang di angkat oleh Leon.


Pria itu bak di telan oleh bumi, bahkan ketika Karmila pergi ke perusahaan. Para bawahan Leon pasti mengatakan jika Leon baru saja pergi entah kemana.


"Aku yakin, kau pasti sedang bersenang-senang dengan wanita j*lang itu. Awas saja sampai aku tahu siapa benalu di hubungan kita, aku tak akan segan-segan untuk membuat hidup wanita itu menderita." Maki Karmila melampiaskan amarahnya.


Kemudian Karmila langsung mengambil handphone miliknya, dia kembali mencoba menghubungi Leon tapi kini nomor suaminya sudah tak aktif.


Dengan penuh emosi, Karmila langsung membanting kan handphone nya ke lantai hingga layar ponselnya nya pecah.


"Arg... Leon, sialan. Kemana sih.." Maki Karmila yang semakin kesal.


Baru saja beberapa hari Leon memberikannya bunga tapi kini pria itu tiba-tiba menghilang entah kemana.


"Kemana pria itu pergi," Gumam Karmila.


Kemudian Karmila langsung menyuruh salah satu pelayan untuk membelikannya handphone yang baru.


Tak perlu menunggu lama handphone pesanan Karmila pun tiba, di handphone itu pun sudah ada nomor Leon.


Karmila kemudian melihat jam di handphone barunya, dengan sedikit berpikir Karmila langsung menyuruh pelayan nya untuk menyiapkan mobil yang sudah lama tak sia gunakan.


Tapi kali ini Karmila menyetir sendirian, kali ini dia pasti akan mengetahui siapa wanita yang pergi bersama dengan Leon.


Karmila dengan cepat membawa mobil nya ke perusahaan Leon, sesampainya di perusahaan suami nya.


Karmila tak langsung turun, tetapi wanita itu menunggu tak jauh dari perusahaan. Dia akan menunggu sampai Leon keluar dari perusahaan dan mengikuti kemana selama ini pria itu pergi.


Cukup lama Karmila menunggu dan kini pria yang dia tunggu pun tiba, Karmila pun langsung tanjab gas mengikuti kemana perginya Leon.


Dan Mobil milik Leon pun berhentilah di sebuah gedung apartemen yang bahkan Karmila tak tahu jika Leon memiliki apartemen di sini.


Tapi Leon tak keluar dari mobil sama sekali, Karmila dengan kesal masih menunggu di dalam mobil.


Hingga sosok wanita menghampiri mobil Leon, Karmila yang melihat sosok wanita itu langsung marah.

__ADS_1


Tapi Karmila tak bisa melihat dengan jelas wajah wanita yang telah menjadi benalu dalam rumah tangannya, karena wanita itu menggunakan masker dan juga topi sehingga Karmila tak bisa melihat wajahnya.


"Leon, beraninya kau berselingkuh dari ku." Gumam Karmila.


Kemudian mobil Leon segera pergi dari kawasan parkiran apartemen tersebut, tak beberapa lama mobil Leon berhenti di sebuah pusat perbelanjaan.


Dengan perlahan Karmila terus mengikuti Leon, dan beberapa kali Karmila memfoto Leon dan juga wanita itu.


Cukup lama Karmila mengikuti langkah mereka berdua, Karmila pun memutuskan untuk segera pulang karena dia masih memiliki rencana yang harus segera dia jalankan.


Di sebuah tempat, Karmila berjalan dengan langkah kesal.


Di depannya ada seorang pria yang tak lain adalah kekasih gelapnya.


"Ada apa dengan wajah mu, sayang?" Tanya Irwan seraya menarik tangan Karmila agar wanita itu masuk ke dalam pelukannya.


"Kau tahu! Leon, pria itu berselingkuh di belakang ku."


"Apa? Dasar pria gila, jadi bagaimana sekarang?"


"Aku ingin kau memposting foto-foto yang ku dapatkan dengan akun palsu, agar Leon dan wanita j*lang nya itu mendapatkan akibat nya."


"Oke sayang, aku akan melakukan apa yang suruh."


"Tentu, karena aku sangat mencintaimu dan aku akan melakukan apa yang kau inginkan, sayang."


"Uh..."


Setelah perbincangan singkat itu, Irwan langsung mencumbu Karmila dengan sangat brutal hingga wanita itu tertidur karena rasa lelah.


Setelah selesai bercinta, Irwan langsung menjalankan tugas yang di berikan Karmila kepada nya.


"Rasakan kau, Leon." Ucap Irwan seraya tersenyum tipis.


***


Tring.. Tring.. Tring..


Leon yang berada di apartemen bersama dengan Diana, di buat terkejut dengan panggilan masuk dari asistennya.


"Tuan, anda sekarang dalam masalah."


"Apa maksud mu?"

__ADS_1


"Ada seseorang yang memposting foto-foto anda bersama dengan seorang wanita, dan menyebut jika anda telah menyelingkuhi Nyonya Karmila. Dan netizen pun langsung memberikan komentar tak bagus untuk anda, dan bahkan sekarang banyak wartawan yang mengerumuni perusahaan kita karena berita tersebut."


Mendengar penjelasan dari asistennya, Leon langsung membuka aplikasi Facebook dan juga Instagram miliknya.


Dan benar saja, sekarang dia telah menjadi tranding topik.


"Ada apa?" Tanya Diana yang duduk di samping Leon.


"Ada seseorang yang memposting foto kita yang sedang berbelanja tadi siang, dan kini aku menjadi bahan pembicaraan semua orang." Jawab Leon.


Kemudian Diana pun membuka handphone miliknya dan benar saja, banyak sekali orang-orang yang mencaci Leon dan juga wanita yang berada di foto itu yang tak lain adalah Diana.


"*Kasihan sekali Nona Karmila, dia wanita yang baik dan juga cantik tapi malah di selingkuhi."


"Dasar wanita j*Lang tak tahu malu, apa dia tak berpikir telah merusak kebahagiaan Nona Karmila. Ku harap dia hidup menderita."


"Aku sangat ingin tahu, bagaimana wajah pelakor itu?"


"Wanita pelakor seperti dia, memang tak punya malu. Menggoda pria yang sudah beristri hanya demi uang, tanpa memikirkan perasaan wanita lain."


"Mati saja kau wanita j*lang."


"Pelakor sialan, aku sangat benci dengan pelakor seperti itu."


Diana terdiam kesal saat membaca semua komentar pedas netizen yang menghina nya habis-habisan.


"Dasar sialan, kalian menghina ku seperti itu tanpa tahu, wanita yang kalian bela itu adalah perusak kebahagiaan ku dulu." Pikir Diana.


Leon yang melihat Diana tengah membaca komentar pedas netizen pun langsung mengambil handphone milik Diana.


"Sudah, kau jangan membaca makian dari orang-orang seperti itu karena mereka hanya berbicara tanpa tahu yang sebenarnya."


"Hiks.. Hiks.. Tapi karena aku, kau juga harus di hina. Harusnya dari dulu aku tak pernah datang di kehidupan kalian berdua, hiks.. hiks.. Maafkan aku." Dian dengan cantik langsung mengeluarkan akting terbaiknya agar Leon merasa kasian kepadanya.


"Tidak sayang, ini semua bukan salah mu. Kau jangan mengatakan seperti itu lagi, sayang." Jawab Leon seraya membawa Diana masuk ke dalam pelukannya.


"Tapi, sayang. Apa kau tahu siapa yang telah menyebarkan foto-foto kita?"


"Entahlah, tapi kau tenang saja. Aku akan membereskan semua berita itu dengan mudah,"


"Sungguh?"


"Iya Diana, jadi sekarang kau hapus air mata mu itu. Aku tak ingin melihat wanita ku menangis."

__ADS_1


"Baiklah."


__ADS_2