
Diana terdiam saat mendengar perkataan Leon, meski di dalam hatinya ini lah yang di harapkan oleh Diana. Rasa cemburu Leon kepadanya, tapi Diana tak suka dengan cara menyiram dirinya dengan air dingin.
"Oke, aku paham tapi itu adalah pekerjaan ku." Ucap Diana.
"Iya aku tahu," Jawab Leon seraya menciumi leher Diana.
Lalu Diana langsung mengambil beberapa pakaian yang cukup tertutup karena badannya teras tak enak setelah di siram air dingin oleh Leon.
Kini mereka berbaring di atas ranjang seraya saling memeluk satu sama lain.
"Apa istri mu tak akan marah?" Tanya Diana.
"Kenapa kau terus mengatakan hal itu?"
"Iya, aku kasihan saja pada istri mu karena gara-gara ku suami kesayangan nya telah berpaling."
"Tidak, ini semua bukan salah mu."
"Sungguh? Emm.. Tapi ku dengar kau seorang Casanova, jadi hal seperti ini pasti sudah biasa untuk mu."
"Dari mana kau mengetahui itu?" Tanya Leon.
"Semua orang sudah tahu, dan mungkin setelah kau bosan dengan ku. Aku akan di buang seperti wanita yang lain," Ucap Diana polos.
"Siapa yang akan membuang mu, aku tak akan pernah melakukan itu," Jawab Leon seraya memegangi pipi Diana.
Tapi wanita itu hanya diam tanpa menunjukkan ekspresi apapun.
"Apa kau baik-baik saja?" Tanya Leon yang melihat wajah Diana nampak pucat.
"Iya aku baik." Jawab Diana, dia merasakan tubuhnya terasa sangat kedinginan.
Lalu Leon mengecek suhu tubuh Diana yang lumayan panas. "Kau demam, sayang?" Tanya Leon kaget.
"Entah lah," Jawab Diana.
Leon yang mengetahui jika wanita nya tengah sakit pun langsung panik, dia segera menelpon dokter untuk memeriksa keadaan Diana.
Tapi Diana langsung melarang Leon untuk menelpon dokter.
"Tapi kau sedang sakit," Ucap Leon.
"Aku hanya perlu meminum obat biasa, tak perlu di periksa oleh Dokter." Jawab Diana.
Melihat Diana yang nampak enggan untuk di periksa, Leon hanya bisa tersenyum seraya mengambil obat-obatan yang ada di apartemen untuk di minum oleh Diana.
__ADS_1
Setelah selesai meminum obat, Dia langsung terlelap tidur di dalam pelukan Leon.
Leon nampak memperhatikan Diana yang tengah tertidur lelap, kemudian pikirannya langsung tertuju pada ucapan Diana yang mengatakan jika dia adalah seorang janda.
"Danu.." Gumam Leon.
Dia seperti pernah mendengar nama mantan suami Diana, tapi dimana? Leon tak ingat pasti nama itu.
Sementara itu di tempat lain.
Karmila tengah menangis seraya memeluk paha Yenita, wanita tua itu nampak sangat iba melihat cucu menantu nya tengah menangis karena permasalahan yang sedang dia hadapi.
"Aku sungguh tidak melakukan itu, Nek. Semua itu fitnah," Ucap Karmila.
"Iya, Nenek tahu kau pasti tak akan melakukan perbuatan tercela seperti itu. Jadi kamu tenang saja, Nenek akan tetap berada di pihak mu dan kau tak akan pernah berpisah dengan Leon."
"Sungguh Nek? Tapi bagaimana dengan Ibu Natalia, dia sangat membenciku. Bahkan tadi..." Ucap Karmila menggantungkan kata-katanya.
"Apa? Apa yang dia lakukan kepada mu?" Tanya Yenita.
"Bukan apa-apa Nek." Jawab Karmila.
"Cepat katakan Karmila, apa yang di lakukan Natalia kepada mu?"
"Tidak akan, cepat katakan apa yang di lakukan Natalia kepada mu?"
"Ibu menampar ku dan bahkan memaki-maki diri ku dengan kata-kata yang kasar dan juga kotor karena berita tersebut, bahkan dia menyuruh ku untuk segera berpisah dengan Leon karena aku yang hina ini tidak layak untuk menjadi menantu nya." Ucap Karmila seraya menangis.
Mendengar perkataan Karmila, membuat Yenita langsung marah.
"Dasar, wanita itu tak bisa di beri tahu. Tenang saja Karmila, aku akan memberikan dia pelajaran agar Natalia tidak bertindak semena-mena kepada mu."
"Terimakasih, Nenek." Ucap Karmila seraya tersenyum tipis penuh kepuasan.
Tak beberapa lama Natalia pun datang, dia langsung bersikap dingin saat melihat Karmila berada di rumah nya.
"Oh.. Ternyata benar dugaan ku, kau pasti akan datang ke sini." Ucap Natalia.
"Natalia!" Panggil Yenita kepada putri nya.
"Kenapa Ibu? Apa wanita itu sudah berhasil menghasut mu lagi?" Tanya Natalia yang kesal.
"Tidak ada yang menghasut ku, tapi apa yang kau lakukan kepada Karmila. Kenapa kau melakukan hal itu kepada nya? Kau bahkan menampar dan memaki-maki dirinya seperti itu. Apa kau sudah lupa dengan didikan ku?" Tanya Yenita.
"Tentu saja aku tidak lupa, aku bersikap seperti ini. Itu semua hasil didikan keras mu, Ibu. Dan memang pada dasarnya wanita seperti itu harus di usir keluar dari keluarga kita."
__ADS_1
"Di sini yang memutuskan itu adalah aku, dan tak ada yang bisa menentang keputusan ku."
"Ibu? Setelah kau mengenal wanita itu, kau bahkan menjadi seperti orang lain kepada putri mu sendiri. Dan satu lagi, memang benar kau yang menentukan segala sesuatu di rumah ini, dan aku yang menentukan bagaimana harus memperlakukan wanita itu."
"Jangan coba-coba melakukan sesuatu kepada Karmila," Ucap Yenita kesal.
Tapi Natalia adalah orang yang sangat tegas dan juga kejam, wanita itu tak akan pernah pandang bulu terhadap siapa pun.
"Ibu, dia adalah menantu ku. Dan ini bukan urusan mu karena kau bukanlah ibu mertuanya," Ucap Natalia.
Dan ucapan Natalia langsung mengingatkan Yenita dengan sikap nya dulu terhadap suami Yenita.
Natalia dengan penuh emosi langsung menarik paksa Karmila, wanita itu terus memohon ampun dan meminta pertolongan kepada Yenita tapi wanita tua itu hanya menundukkan kepalanya.
"Jangan berharap mendapatkan pertolongan dari Ibu ku, karena kau adalah menantu ku." Ucap Natalia.
Dengan kuat Natalia langsung mendorong Karmila agar keluar dari rumah nya.
"Enyah lah kau dari sini dan jangan pernah kau berpikir untuk menginjakkan kaki mu lagi di rumah ini." Maki Natalia seraya menutup pintu rumah dengan sangat kencang.
Karmila yang berada di luar langsung marah-marah, jika saja wanita itu tidak datang mungkin sekarang dia bisa menghasut wanita tua itu.
Dan Karmila pun cukup kesal dengan Yenita yang tidak melakukan apa-apa saat melihatnya di tarik keluar oleh Natalia.
"Dasar wanita tua pembohong, katanya kau akan selalu berada di pihak ku tapi ketika aku di perlakukan seperti itu. Kau hanya diam seperti orang dungu." Maki Karmila.
*************
**Hallo pembaca semua, ada beberapa pembaca yang menginginkan visual karakter di Novel 'Kan ku rebut suami mu' dan Author udah menyiapkan visual yang menurut author cocok untuk Tokoh Leon, Diana dan Karmila.
Semoga Visual ini bisa sesuai dengan ekspektasi kalian.
*Leon
*Diana
*Karmila
**
__ADS_1