
Setelah beberapa Minggu, kini Leon dan Diana pun siap untuk melakukan pernikahan.
Hari ini merupakan hari pernikahan Diana dan juga Leon.
Untuk kedua kalinya Diana kembali mengikat janji suci bersama dengan seorang pria, pria yang dulu pernah dia permainkan.
Diana nampak cantik dengan gaun putih, sebuah senyuman terukir di wajah.
"Diana.." Panggil seseorang.
Diana segera menoleh, dan dengan senyuman manis Diana langsung menyapa Reyhan.
"Akhirnya kau bisa datang di pernikahan ku.." Ucap Diana.
Reyhan hanya tersenyum, meski di dalam hatinya ada rasa sakit yang teramat dalam. Tapi untuk Diana, Reyhan lebih memilih memendam rasa sakit nya sendiri.
"Kau sangat cantik.." Puji Reyhan.
"Sungguh?"
"Iya.. Selamat yah atas pernikahan mu dengan Leon, ku harap kau bahagia bersama dengan pria pilihan mu."
"Terimakasih dan ku harap kau segera menemukan cinta sejati mu, wanita yang sangat kau cintai."
Mendengar hal itu Reyhan tersenyum meski sebenarnya dia tidak akan pernah bersama dengan wanita yang dia cintai, karena wanita itu telah bersama dengan pria lain.
"Ada apa? Kau sedih?" Tanya Diana seraya menyentuh wajah Reyhan.
Reyhan yang melihat tatapan Diana pun hanya tersenyum, "Aku bahagia melihat mu bahagia,"
"Terimakasih Kak." Ucap Diana.
Lalu Reyhan merentangkan tangannya, Diana dengan senang langsung memeluk pria yang selalu berada di saat dia terluka.
__ADS_1
Orang yang telah dia anggap sebagai kakak kandungnya sendiri.
Reyhan hanya bisa memejamkan matanya, mungkin ini terakhir kalinya dia bisa memeluk Diana karena sebentar lagi, Diana akan menjadi milik orang lain.
Perkataan Reyhan melepaskan pelukannya dari Diana, "Sekarang bersiaplah," Ucap Reyhan.
"Baik."
Setelah perbincangan singkat itu, Reyhan langsung keluar dari ruang rias Diana.
Kini dia tengah duduk seraya menunggu Diana datang untuk melihat janji suci yang di lontarkan oleh Diana dan juga Leon.
Di saat acara pernikahan di mulai, Reyhan hanya bisa tersenyum seraya menatap kedua orang tengah duduk bersama.
Wanita yang selalu dia cintai dari dulu, kini sudah tidak ada harapan untuk nya bisa bersama dengan Diana.
Perlahan Reyhan mulai bangkit, dia sudah tidak ingin melihat hal yang sangat menyakiti hatinya sendiri.
"Kak.." Panggil Nina.
"Aku akan pergi, sampaikan ucapan selamat ku untuk Diana."
"Kau akan pergi lagi? Untuk kedua kalinya?" Tanya Nina.
"Iya..."
"Baiklah, jaga dirimu baik-baik."
Setelah mendengar perkataan Nina, Reyhan langsung pergi meninggalkan tempat pernikahan Diana dan juga Leon.
Diana kini tengah berbahagia, hari yang dia tunggu akhirnya tiba. Dia bisa bersama dengan Leon, pria yang dia cintai.
Dan kini kedua anaknya pun bisa mendapatkan perhatian dari sosok seorang ayah.
__ADS_1
Tapi mata Diana melihat ke sekeliling, dia tidak menemukan keberadaan Reyhan.
"Ada apa?" Tanya Leon yang melihat Diana seperti tengah mencari seseorang.
"Enggak ada apa-apa." Jawabnya.
Lalu Diana melihat ke arah Nina tapi tatapan Nina seakan tengah menahan tangis, ada apa sebenarnya?
Tapi Diana saat ini tidak terlalu memikirkan hal itu karena hari ini dia tengah bahagia bisa menikah dengan Leon.
Sementara di suatu tempat..
Reyhan tengah berjalan untuk segera naik ke dalam pesawat, dengan senyuman tipis.
Reyhan mulai kembali pergi meninggalkan tempat kelahirannya untuk kedua kalinya dengan alasan yang sama.
"Aku mencintaimu, Diana. Dan semoga kau bahagia bersama dengan pria pilihan mu."
*******
...こんにちわ みんな...
Saya Kismi Fauziah selaku Author Novel Kan ku rebut suamimu , mengucapkan banyak terimakasih atas perhatiannya kepada kalian yang telah memberikan kritik dan saran nya terhadap Novel ini.
Dan saya ucapkan terimakasih kepada pembaca yang telah setia membaca dari awal sampai akhir.
Dan terimakasih juga telah memberikan dukungan terhadap Novel saya, baik berupa like, komen dan Vote. Semua itu sangat berharga untuk saya.
Jangan lupa untuk mampir ke Novel-novel sayang yang lain.
Dan saya harap akhir dari Novel ini bisa sesuai keinginan kalian semua. 😊
Saya sebagai Author Kan Ku Rebut Suami mu mengucapkan sampai jumpa dan terimakasih .
__ADS_1
...さよなら。...