Kan Ku Rebut Suami Mu

Kan Ku Rebut Suami Mu
Terbongkar


__ADS_3

"Leon sialan.." Teriak Karmila seraya melemparkan berbagai barang-barang ke lantai.


Amarahnya sangat memuncak untuk sekarang, dia tak menyangka jika wanita penggoda suami nya itu sungguh tak tahu malu dan dengan bangga memamerkan kelakuan busuknya pada Karmila.


"Pelakor sialan, awas saja yah setelah aku tahu siapa dirimu. Aku akan membuat mu menyesal seumur hidup telah menggoda suami ku." Ucap Karmila kesal.


Dia sangat ingin tahu siapa wanita yang telah menggoda suaminya itu, lalu Karmila teringat akan apartemen yang sempat Leon kunjungi untuk menjemput seorang wanita.


"Kenapa aku tidak terpikir," Gumam Karmila.


Lalu Karmila langsung mengambil kunci mobil miliknya, dia sendiri yang akan datang langsung ke apartemen wanita j*lang itu.


Karmila mengemudikan mobil nya dengan kecepatan penuh, dia sudah tak sabar ingin menjambak rambut wanita penggoda suaminya itu.


Tapi sekarang masalahnya, Karmila tidak tahu di lantai berapa wanita itu tinggal.


Sesampainya di apartemen tersebut, Karmila langsung turun dari dalam mobil.


Kemudian kakinya segera melangkah menuju resepsionis apartemen untuk menanyakan dimana Leon tinggal.


"Permisi, Mbak." Ucap Karmila seraya tersenyum ramah.


"Iya ada yang bisa saya bantu?" Tanya nya.


"Saya ingin menanyakan kamar apartemen teman saya, dan ini orang nya." Ucap Karmila seraya menunjukkan foto Leon bersama dirinya. "Dan saya berusaha untuk menghubungi nya tapi telpon nya tidak aktif," Sambung Karmila.


Setelah melihat foto tersebut, resepsionis pun langsung memberitahukan di lantai berapa Leon tinggal.


Karmila dengan senyuman ramah langsung mengucapkan terimakasih dan segera bergegas masuk ke dalam lift.


"Leon sialan, beraninya kau membohongi ku. Kau bahkan memiliki apartemen dan tak memberitahu ku? Dan menjadikan apartemen itu, sebagai tempat perselingkuhan mu." Ucap Karmila kesal.


Ting..


Pintu lift pun terbuka, kemudian Karmila langsung menuju pintu dengan nomor yang di beritahu oleh resepsionis tadi.


Tok.. Tok.. Tok.


Karmila terus mengetuk pintu kamar, dan tak beberapa lama pintu kamar pun terbuka.

__ADS_1


"Leon.." Panggil Karmila saat melihat suami nya yang telah membuka pintu kamar tersebut.


"Kau? Untuk apa kau ke sini?" Tanya Leon sedikit terkejut saat melihat Karmila berada di depan pintu apartemennya.


"Siapa dia, sayang.." Terdengar suara seorang wanita dari dalam apartemen.


Karmila yang marah pun langsung menerobos masuk ke dalam untuk melihat wanita j*lang yang telah menggoda suami nya.


Diana yang tengah bersantai pun langsung di kaget kan dengan jambak kan seseorang kepadanya.


Leon yang melihat Karmila menjambak rambut Diana, langsung mendorong Karmila.


Kini Karmila bisa dengan jelas melihat wajah wanita yang telah menggoda suami nya.


"Kau.." Tunjuk Karmila dengan mata yang membulat sempurna.


Diana yang melihat Karmila datang hanya tersenyum tipis, lalu dia langsung memeluk Leon dan memasang wajah yang takut.


"Sayang, sakit." Ucap Diana dengan mata yang berkaca-kaca.


"Apa yang kau lakukan, Karmila?" Tanya Leon dengan nada tinggi.


"Ini bukan urusan mu." Jawab Leon.


"Jelas urusan ku, kau suami ku. Dan kau Diana, apa kau tak tahu malu telah menjadi orang ketika di rumah tangga ku." Maki Karmila.


Diana ingin sekali membalas perkataan Karmila tapi untuk sekarang, dia harus menjadi wanita yang sangat menyedihkan.


"Maafkan aku.. Hiks, harusnya aku tak datang di kehidupan mu." Ucap Diana seraya menangis di dalam pelukan Leon.


Leon yang melihat Diana menangis pun tak tega.


"Sebaiknya kau pergi dari sini, Karmila. Sebelum aku melakukan sesuatu yang lebih kejam." Jawab Leon.


"Kau..! Aku tak percaya kau akan menjadi seperti ini, Leon. Dan kau Diana, apa kau tak malu dengan mendiang suami mu. Bukannya menjadi wanita baik-baik, kau malah menjadi seorang pelakor." Ucap Karmila dengan nada marah.


Leon langsung mengerutkan keningnya saat mendengar perkataan Karmila.


"Nona Karmila, kenapa anda tahu mendiang suami saya?" Tanya Diana pura-pura tidak mengetahui hubungan mereka berdua.

__ADS_1


Karmila yang sadar akan ucapannya pun hanya bisa diam.


"Dasar wanita j*lang.." Maki Karmila seraya menyerang Diana dengan sangat brutal.


Tapi Leon langsung menghentikan Karmila, dia mencengkeram tangan wanita itu dan segera membawanya keluar dari dalam apartemen.


"Leon, apa yang kau lakukan? Kenapa kau berselingkuh dari ku? Aku kurang apa? Aku sangat mencintaimu? Dan kau bahkan melindungi wanita sialan itu." Maki Karmila.


"Aku sedang tak ingin bertengkar, Karmila. Dan satu lagi, pernikahan ini bukan keinginan ku tapi keinginan mu jadi kau harus terima semua konsekuensi nya." Jawab Leon.


"Aku tak akan membiarkan wanita itu bahagia, kau adalah suami ku dan aku istrimu. Atas dasar apa wanita itu bahagia sementara aku menderita?" Teriak Karmila seraya menangis sejadi-jadinya.


Di saat Leon dan Karmila tengah berbicara, Diana pun datang menghampiri.


"Mas, sebaiknya kau antar Nona Karmila untuk pulang. Lagi pula yang di katakan nya benar, kalian berdua adalah sepasang suami istri dan aku adalah orang luar." Ucap Diana.


Mendekati perkataan Diana, Karmila langsung marah-marah.


"Atas dasar apa kau memerintah suami ku." Teriak Karmila.


"Hiks.. Hiks.. Hiks.. Maaf, aku tak bermaksud seperti itu." Jawab Diana seraya menangis.


Melihat hal itu, Leon memutuskan untuk pergi mengantarkan Karmila pulang ke rumah.


Diana yang melihat kepergian Leon, hanya bisa tersenyum tipis.


Dia sangat senang ketika melihat raut wajah Karmila. "Sekarang kau tahu kan, rasanya berada di posisi ku dulu ketika kau dengan tanpa tahu malu merebut suami ku?" Gumam Diana.


Lalu Diana langsung bergegas masuk ke dalam apartemen, dia tak menyangka jika Karmila dengan cepat bisa mengetahui apartemen tempat nya tinggal.


"Sekarang apa yang harus ku lakukan? Ah, dan mungkin sebentar lagi akan ada berita yang menyudutkan ku lagi." Gumam Diana karena dia tahu, pasti Karmila akan memposting hal ini ke media sosial untuk mendapatkan simpati dari semua orang.


"Akan ku buat kau kepanasan, Karmila. Agar kau tahu, bagaimana rasanya menjadi diri ku di masa lalu. Dan akan ku buat Leon selalu berada di pihak ku dan menuruti semua perkataan ku." Gumam Diana.


Lalu ingatan Diana kembali memutar saat suaminya tidak memberikan uang sepeser pun kepadanya, hingga dia tak memiliki beras sedikit pun di rumah.


Dan semua itu karena ulah Karmila yang menyuruh Danu untuk tidak memberikan uang hasil kerjanya kepada Diana.


"Karmila, sialan.. Akan ku buat kau merasakan pahitnya di selingkuhi, akan ku buat kau seperti itu. Meski aku harus membuang jauh-jauh harga diriku, yang terpenting adalah kau.. Kau bisa menderita, sangat-sangat menderita."

__ADS_1


__ADS_2