Kawin Gantung

Kawin Gantung
Ngedate


__ADS_3

Bersahabat selama belasan tahun hingga berlanjut dengan status menikah dalam usia belia tentu menjadi hal yang sangat tidak di sangka sama sekali oleh Jodi dan Rara dalam mimpi sekalipun.


Selama belasan tahun itu pula mereka tidak pernah menghabiskan waktu secara khusus hanya berdua seperti sekarang. Rasa canggung di alami oleh keduanya walau sebisa mungkin di tutupi dengan tingkah konyol mereka.


Sebagai gadis yang tidak pernah berkomitmen dalam hubungan pacaran Rara nyaris sulit bernafas tatkala tanpa sadar ia harus memeluk punggung Jodi yang iseng sering memainkan rem motornya dalam perjalanan mereka.


Belum lagi kalau tiba-tiba Jodi bersikap manis menuntun tangannya di tempat keramaian atau menghapus sisa ice cream coklat yang menempel di bibir Rara.


Jodi sendiri walaupun sudah pernah berpacaran dengan Dina selama 3 bulan tetapi dirinya belum pernah menghabiskan waktu kencan berdua karena sengaja selalu mengajak Dodit dengan berbagai alasan.


"Ra, nonton yuk?" Ajak Jodi ketika melewati bioskop XXI.


"Males." Jawab Rara singkat tanpa melihat ekspresi mupeng dari Jodi.


"Gue belum pernah tau masuk kesana." Jodi merengek agar Rara menuruti keinginannya.


"Bohong aja loe! Dinasaurus apa kabarnya tuh? Loe pasti sering modus in die pan kalau nonton gelap-gelapan. Iya kan?" Sembur Rara seolah ia tersengat rasa cemburu mengetahui kebohongan pasangan didepannya.


"Loe tanya aje sono sama orang nye, kemane aje selama gue pacaran sama die. Asal loe tau aje kalau gue selalu jalan bertiga sama die selain di sekolah." Sahut Jodi tanpa beban.


"Bertiga?" Rara keheranan dengan penjelasan Jodi yang tiba-tiba menimbulkan pertanyaan tak jelas dihatinya.

__ADS_1


"Iye, gue selalu jalan bertiga sama Dodit juga." Jodi menjelaskan.


"Astaghfirullah aladzim... Loe sehat? Ngeri gue nih serasa loe takut si Dodit cembokur loe jalan sama si Dinasaurus." Celetuk Rara asal.


"Waaahh, sekate-kate loe ngomong. Gue risih tau kalau cuman berdua sama si Dina jadi gue ajak Dodit." Jodi gemas menyahuti prasangka Rara.


"Masa? Terus ngapa sekarang si Dodit kagak ngikut?" Rara tidak puas dengan jawaban Jodi.


"Iya ya beda lah..." Jodi tiba-tiba di dera gelagapan menjawabnya.


"Beda pegimane? Oh iye loe pan nyuruh die balikin motor gue ke rumah. Hehehe" Rara terkekeh menjawab pertanyaan yang tadi ia ajukan sendiri.


Tatapan Jodi yang sulit di mengerti oleh Rara membuat Rara memilih membuang pandangannya ke arah lain agar tidak terlihat gugup. Duh, jantung kalem dong kagak usah sok serasa lari maraton. Batin Rara berperang.


"Lucu loe ye kalau lagi grogi sama gue. Hehehe." Jodi ingin mencairkan suasana.


"Asembarangan loe... Gue males lihat muke loe." Sentak Rara kesal sambil melanjutkan langkahnya meninggalkan Jodi.


Jodi sontak berusaha menahan langkah Rara dengan menarik tangannya. Ia bertekad hendak mengajak Rara untuk mau menonton film bersamanya.


.

__ADS_1


.


"Ra, loe gak apa-apa kan kite pulang rada malem?" Jodi bertanya ketika mereka sudah duduk sesuai nomor tempat duduk.


"Loe kan tadi udah telepon babeh gue." Rara melirik sinis kepada Jodi.


Katakanlah Jodi pria yang keras kepala karena demi keinginannya merasakan sensasi menonton film di bioskop bersama pasangannya tadi ia menelepon Beni untuk memberi Rara izin menonton film bersamanya saat ini.


"Ra, kalau loe nanti gak nyaman sama filmnya gak usah dipaksain ye? Kita bisa tuker film nye atau gak usah nonton aje juga enggak apa-apa." Jodi seakan memahami betul selera gadis yang sedang bersamanya itu sehingga memilih bertanya lebih dahulu.


"Bawel!" Bentak Rara karena lampu di dalam ruangan hendak dimatikan.


"Ra, ini ngapa gelap gini ye?" Jodi celingukan melihat sekitarnya yang temaram.


"Norak loe. Et deh diem ngapa biar fokus nontonnya." Rara merasa terusik dengan keluguan Jodi yang memang tak pernah mengenal bioskop.


Film yang mereka lihat bergenre horor komedi sehingga ada unsur menegangkan sekaligus terpingkal oleh tingkah usil para pemainnya.


15 menit setelahnya Jodi merasa bosan dan mulai tidak fokus menonton. Bagi Jodi saat bersama Rara jauh lebih seru ketimbang menonton film yang hanya bermodal kehaluan.


Setelah nya Jodi benar-benar terlelap begitu nyenyak nya ketika film sedang di putar. Suara dengkuran halus dari Jodi membuat Rara membelalakkan matanya. Dasar semprul, tadi aja semangat nya bukan main mau coba sensasi menonton film di bioskop eh udah masuk nonton malah di tinggal molor! Batin Rara kesal ke arah Jodi.

__ADS_1


__ADS_2