
Tanpa meminta dan mendapat persetujuan dari Rara pagi itu Jodi dengan penuh percaya dirinya menjemput Rara di rumahnya. Ia bahkan sengaja tidak sarapan terlebih dahulu di rumahnya sehingga membuat Rojak dan Rodiah menggelengkan kepalanya. Dasar bocah kasmaran.
"Assalamualaikum... Eh, elo pagi bener kemari. Sarapan nyok?" Halimah terkejut melihat kedatangan Jodi.
Beni yang sebelumnya mendapat kabar dari Rojak mengenai kedatangan Jodi tak bisa berkutik untuk menolak kehadiran menantunya itu.
"Ah, Enyak gak usah repot-repot." Jodi merasa sungkan mendapat tawaran sarapan bersama keluarga Rara pagi ini.
"Kagak repot kok ini pan sekalian kite sarapan bareng." Halimah menanggapi santai.
"Rara nya ada Nyak?" Jodi tak bisa menyembunyikan rasa penasarannya karena tidak melihat keberadaan pujaan hatinya.
"Bentaran lagi palingan die nongol." Halimah tersenyum dan menahan tawanya melihat Jodi yang salah tingkah.
"Beh, maaf ye jam segini aye udah dateng lagi." Jodi menyapa Beni yang menatapnya dengan tatapan tajam.
"Hmm," Sahut Beni datar.
"Eh anak Enyak akhirnya keluar juga." Halimah menyambut kedatangan anaknya.
"Loh, kok loe udah nongol aje? Enyak Rodiah kagak masak sarapan buat elo?" Rara keheranan melihat kedatangan Jodi.
Ck, mesra dikit ngapa nyambut suami. Protes Jodi dalam hati karena segan melihat tatapan mata Beni yang ia tahu tidak suka melihat kedatangan nya sepagi ini.
__ADS_1
Melalui isyarat mata Rara meminta persetujuan dari Beni ketika Jodi menawarkan untuk mengantarkan dirinya berangkat bersama ke sekolah.
Beni yang menyadari tatapan mata anaknya tak bisa berkutik dan menolak tawaran Jodi karena tidak ingin hubungan nya menjadi buruk dengan kedua orangtua Jodi.
Setelah menghabiskan sarapannya akhirnya Jodi dan Rara berangkat ke sekolah bersama.
.
.
Berita mengenai pengakuan Jodi ketika di parkiran motor kemarin yang mengakui Rara sebagai 'Ayank gue' ternyata cepat menyebar di kalangan semua warga sekolah.
Jodi yang baru sebulan melepas jabatannya sebagai ketua OSIS dan Rara sebagai team Paskibraka yang sudah beberapa kali memenangkan kejuaraan antar sekolah sangat di kenal sebagai sosok yang sama-sama pintar dan supel dalam bergaul dengan semua orang.
Hal ini membuat Jodi dan Rara bersemu kemerahan lantaran pernikahan mereka saja tidak diketahui oleh orang lain selain keluarganya. Jadi bagaimana mereka bisa di sambut seperti ini?
"Masya Allah... Ada yang abis ngabisin cabe aida sebungkus ampe merah gitu!" Pekik Dodit mengomentari Jodi dan Rara.
Konyolnya mereka semua malah menyalami Jodi dan Rara layaknya sedang memberi ucapan selamat di panggung mempelai. Sementara kedua orang yang masih tercengang itu belum bisa berpikir jernih dan mencerna kalau tindakan temannya hanya candaan semata.
Ah, seandainya ini benar terjadi. Harap Jodi tapi ia berusaha menutup rapat bibirnya agar tidak mengakui status kawin gantung nya dengan Rara di depan teman-temannya. Ia tidak mau terjadi perang bharatayuda dengan Rara.
"Eh, ini apakah? Gue kok ketinggalan berita?" Rara dan Hilda selaku sahabat Rara ingin ikut nimbrung. Mereka baru tiba di sekolah.
__ADS_1
"Lo beneran sohib nye si Rara?" Sindir Rafli. Ia senang punya kesempatan menggoda gebetannya yang jinak-jinak merpati itu.
"Iye lah jelas!" Dengus Rosa tak suka dengan pertanyaan Rafli.
"Lah kalau sohib mah pasti tau dong ngapa kita ledekin." Pancing Rafli sambil memainkan alisnya sambil melirik ke arah Jodi dan Rara.
Rosa dan Hilda saling pandang ke arah Rara yang memilih membuang muka menghindari tatapan intimidasi mereka.
"Maksud loe ini bocah dua mirip kek nyang lagi viral artis gambus?" Hilda langsung menutup mulutnya tak percaya.
"Katanya enggak ah,
Katanya Ogah ah,
Mana lah tau...
Katanya temen,
Sekedar kawan,
Lah kok di rayu juga..." Seloroh Rosa bernyanyi mengikuti lagu Tik tok yang sedang viral lengkap dengan ekspresi wajah lucunya meledek penyangkalan Rara saat dia menolak memiliki perasaan kepada Jodi.
"Wah iya kite bikin video viral aje nih buat bocah berdua. Sa, camera action!" Usul Dodit yang langsung membuat Jodi dan Rara melotot tak percaya mereka menjadi bulan-bulanan di pagi hari.
__ADS_1
"Hai Assalamualaikum... kalian nungguin aku gak? Gak mau. Gak suka gelay!" Pekik Siska.