Kawin Gantung

Kawin Gantung
Romansa sedih


__ADS_3

Jodi begitu terpesona kala menatap dalam manik hitam mata Rara. Ada terbersit ketakutan dan pertanyaan dalam dirinya seperti, apakah Rara benar akan memilih pendidikan nya dan meninggalkan dirinya?


"Di, bisa berlubang nih muka gue loe liatin mulu!" Sinis Rara.


Rara ingin menghindari tatapan mata suaminya yang sebenarnya selalu ia rindukan.


"Ra, aku mohon dalam kondisi apapun jangan pernah kamu tinggalin aku..." Harap Jodi.


Mendengar permintaan Jodi membuat Rara dilema galau gundah melanda. Apa sekarang waktunya untuk jujur kalau ia berencana kuliah di lain kota setelah dirinya lulus Rara menimbang keputusan nya untuk belajar jujur biar mujur. Semoga...


Bismillahirrahmanirrahim...


Ketika Rara sedang menimbang cara untuk menyampaikan keinginannya untuk kuliah di Jogja, ternyata sudah didahului oleh Jodi.


"Ra, kalau kamu milih kuliah di Jogja, aku bakal milih kuliah dan menetap selamanya di Jepang." Jodi sengaja menantang Rara.


Jodi membuka lemari besi miliknya lalu mengambil sebuah map biru yang berisi semua berkas yang ia persiapkan untuk mengikuti program seleksi penerimaan mahasiswa di Jepang.

__ADS_1


"Je... Jepang?" Rara tak percaya begitu saja dengan apa yang baru ia dengar dari Jodi.


"Iye, gue gak sanggup ade dimari kalau loe merad ke Jogja." Ada guratan kekecewaan dari sorot mata yang sebelumnya penuh cinta untuk Rara.


"Ta, tapi Jogja pan masih di Indonesia..." Rara tak ingin di salahkan sepenuhnya.


"Hah, sama aja..." Jodi membuang muka.


Tangan Rara gemetar saat ia memastikan bahwa semua berkas yang diberikan oleh Jodi memang benar dan tinggal menunggu hasil pengumuman ujian kelayakan. Rara mengerjap-ngerjap saat cairan bening itu tumpah ke permukaan mata begitu saja membasahi pipinya yang memerah.


"Maaf..." hanya kata itu yang bisa Rara ucapkan.


"Oke, gue enggak tahu gimane perasaan loe ke gue tapi yang jelas kalau emang ini care nyang loe pilih, gue bakal ikutin care loe merad ke Jepang ampe gue nutup usia disane." Jodi menguatkan hatinya saat mengucapkan kalimat menyakitkan yang barusan ia ucapkan.


Rara merasakan Indra pendengarannya bermasalah karena sosok yang ada didepan nya ini beberapa menit lalu bersikap sangat romantis sehingga begitu memabukkan gairahnya.


Namun kini mengapa ia melihat sosok ini berubah sangat drastis hanya dalam hitungan menit? Apakah hal indah yang baru ia rasakan hanya sepihak ia rasakan?

__ADS_1


Bola matanya tak berhenti memanas merasakan begitu sesak ia menahan derasnya cairan bening yang ia anggap memalukan mengingat hanya dirinya yang terluka.


"Loe gak cuma ngancurin perasaan gue dengan keputusan loe mau ke Jogja tapi juga gak nganggap gue sebagai laki loe. Jadi... kalau loe mau lepas ikatan sama gue, loe urus aje sendiri pembatalan pernikahan kite." Jodi langsung meninggalkan Rara yang terdiam di kamar nya seorang diri.


Ketika dirinya berada di kamar tamu, Jodi melampiaskan semua kesedihannya yang tak mungkin ia tunjukkan didepan Rara. Keputusan ini sudah pikirkan sejak menjatuhkan pilihan kuliah ke Jepang lantaran sakit hati tak di anggap oleh istrinya. Setelah ini ia yakin pasti kedua orangtuanya akan mencerca hal bodoh yang ia lakukan ini. Biarlah dalam hal ini dirinya yang dianggap bersalah.


Rara yang merasa diabaikan Jodi tanpa berkata apapun langsung berkemas dan meninggalkan rumah suaminya itu. Ia sempat bingung ketika mengetik lokasi tujuan dalam aplikasi ojek online yang ia pesan hingga akhirnya memutuskan untuk langsung ke sekolah saja karena memang masih ada ujian praktek agama hari ini.


Cukup lama Jodi merenungi apa yang telah ia lakukan di kamar itu hingga tak menyadari Rara telah pergi dari rumahnya.


"Ck, emang die gak pernah anggap gue ini laki nye." Keluh Jodi setelah membuka pintu kamarnya dan tidak menemukan keberadaan Rara di setiap sudut rumah nya.


Apa gue tadi kebangetan ye nyakitin perasaan nye? Ah, die aja kagak peduli ame gue. Lagian kalau emang die ade cinte ame gue dikit aje pasti die bakal meluk gue kek. Tega bener sih loe, Ra bikin gue benci ame loe nyang tega ame gue kek gini...


Benci oh benci.... emang tuh kata singkatan dari benar-benar cinta...


Othor udah berhasil belom naro bawang nih?

__ADS_1


__ADS_2