Kawin Gantung

Kawin Gantung
Ceritanya Honey moon


__ADS_3

Seminggu setelah menggelar resepsi pernikahan yang menghebohkan itu akhirnya Jodi dan Rara sepakat menjalankan rencana honey moon ala mereka. Yogyakarta menjadi kota pilihan mereka.


Nuansa klasik dan unsur keindahan kota pelajar itu menjadi alasan mereka untuk mengenang Yogyakarta sebagai destinasi pilihan. Rupanya mereka masih sulit melepas status pelajar yang baru beberapa hari mereka lepaskan.


"Di, kenapa sih Jogja di sebut kota pelajar?" Rara melirik suaminya.


"Di? Panggil sayang dong atau paling enggak Abang gitu..." Protes Jodi yang masih kecewa istrinya terlihat berat memanggil dirinya dengan panggilan mesra ala pengantin baru.


"Iya Abang jago ku, sorry belum adaptasi soalnya udah dari kecil biasa panggil nama. Hehehe." Rara tertawa seraya memamerkan deretan gigi putihnya.


"Belajar dong, Yang. Aku kok tanpa perlu adaptasi langsung enak aja panggil kamu sayang, Yang..." Jodi menatap Rara sambil membelai rambut hitam, lembut tak berkutu milik Rara.


"Emang kamu aja yang biasa gombalin cewek di luaran sana kali." Ucap Rara asal.


"Oh, jadi boleh nih gombalin cewek di luaran sana?" Tantang Jodi sambil memainkan alisnya.


"Au ah," Sungut Rara dan tak lama ia menjerit kesal karena menyadari sekujur leher dan dadanya banyak terdapat tanda merah alami dari suaminya.


Mereka memang masih bergelung dalam selimut yang sama pagi ini dalam kondisi sama-sama polos. Pelaku yang membuat istrinya kesal itu hanya tertawa geli dengan tingkah lucu sang istri.


Rara lalu mengambil bantal dan memukuli Jodi tanpa ampun sehingga terjadilah perang bantal. Ending nya tentu saja Rara kalah dan harus memenuhi keinginan Jodi untuk perang keringat khas pengantin baru. (Inget, baru kemarin lebaran jadi othor masih menjaga kesucian readers kesayangan biar gak usah mikirin adegan pemersatu bangsa 🤭)


.

__ADS_1


.


Rara membalaskan rasa kesalnya kepada Jodi dengan memilih outfit couple berwarna putih. Warna yang paling tidak di sukai Jodi karena menurutnya mudah terlihat kotor.


"Yang, harus banget apa ini pake warna putih?" Jodi merajuk.


"Sayang, putih itu baik, kenapa harus takut sih pake baju warna putih?" Rayu Rara.


Jodi seketika mengulum senyumnya karena tak biasa mendengar Rara memanggilnya dengan panggilan sayang.


"Kita hari ini mau ke pantai, sayang... Putih itu bikin keliatan cepat kotor karena kita bakalan kena pasir pantai." Jodi membeberkan alasannya.


"Duh, suami bawel ku ini kok enggak mau nyenengin istrinya ya? Enggak apa-apa pake warna putih biar keliatan nanti pembeda setelah pulang dari pantai kulit kita masih seputih sekarang apa tambah eksotis." Elak Rara tanpa merasa bersalah.


"Nanti pulang mantai kita ke candi Prambanan terus keliling Malioboro ya?" Pinta Rara.


"Aduh, please deh sayang... Kita ini lagi honey moon bukan lagi study tour sekolah jadi pilihan lokasinya yang beda dong..." Jodi menolak ingat kalau dia baru saja melepas status pelajar nya.


Setelah menyelesaikan perdebatan mereka akhirnya melanjutkan rencana pergi ke pantai Indrayanti yang merupakan salah satu pantai romantis di Gunung Kidul yang memiliki hamparan pasir putih dan air laut yang sangat jernih.


Pantai ini juga memiliki fasilitas yang beragam, seperti persewaan jetski, restoran dengan hidangan khas pantai, hingga cottage atau penginapan untuk tempat bermalam di pantai ini.


"Yang, bikin pose foto yang unik, yuk?" Rajuk Rara.

__ADS_1


Jodi yang tak biasa mendengar panggilan mesra dari istrinya itu mengernyitkan dahinya. Firasat kurang baik pun ia rasakan karena sebelumnya Rara memanggilnya sayang lalu memintanya memakai outfit couple warna putih. Apalagi nih permintaan ajaib istriku? Batin Jodi.


"Kok bengong sih, Yang?" Rara menepuk pelan bahu suaminya.


"Um, pose unik yang gimana maksudnya?" Jodi berusaha menenangkan pikirannya.


"Kamu kuat kan gendong aku?" Tanya Rara.


"Oh, kamu mau aku gendong terus di foto?" Jodi memperjelas keinginan Rara.


"Yuk, minta fotoin sama mbak yang jual es kelapanya terus kamu gendong aku disana." Rara mengarahkan dagunya ke bibir pantai.


"Mba, tolong bantu fotoin ya kita mau foto dekat pantainya." Jodi menyodorkan ponselnya kepada mba penjual es kelapa yang sejak tadi akrab berbicara dengan Rara.


Begitu Jodi menemaninya berdiri di bibir pantai, Rara langsung mengambil posisi ingin di gendong lalu berteriak, "Mba, siap ya hitungan ketiga foto kita berdua."


Tepat di hitungan ketiga Rara menjatuhkan kepalanya ke bawah dan sontak membuat Jodi terkejut tapi ia tetap berusaha menahan bobot tubuh istrinya sambil memasang wajah cool karena menyadari sedang di foto.



Alhamdulillah senangnya hati othor kalau ada yang komen bikin senyum sendiri walaupun kadang jarang aku balas. Hehehe...


Ini extra part-nya cukup segini aja apa mau di lanjut lagi? 😎

__ADS_1


__ADS_2