Kaya Dengan Sistem Reputasi

Kaya Dengan Sistem Reputasi
Bab 34 season 2


__ADS_3

Arya telah berpikir matang untuk pergi ke negeri iblis, walaupun tidak tau dimana tepatnya lokasi tempat para iblis tinggal saat ini. Hanya dengan kata kunci negeri bawah yang membuatnya mencari ke sistem yang dia miliki tapi nihil tidak dia temukan satupun yang berhubungan dengan kata kunci itu.


Arya hanya bisa menghela nafas dan mengingat kembali semua kejadian yang pernah dia temui selama berada di dunia ini, dari mulai canda tawa sampai penghianatan yang tidak terduga, begitu lucu rasanya semua itu terjadi begitu saja selama dia hidup di kehidupan kedua ini. Dan di kehidupan kedua ini bukan hal yang mudah juga untuk menjalaninya karena dia harus memilih antara menghancurkan para iblis atau malah membebaskan temannya dari jeratan iblis yang padahal sudah dikatakan kalau dia adalah salah satu tangan iblis saat ini.


Semua orang di akademi saat ini membicarakan tentang Arya yang sangat hebat dan beberapa pengkhianat yang padahal mereka adalah garda terdepan ketika dibutuhkan, semua itu menjadi pembicaraan selama beberapa hari di kalangan murid akademi dan orang tua dari para siswa-siswi, sejak kejadian itu telah selesai berlalu dan acara yang kacau balau.


Memang sejak awal para iblis adalah kekhawatiran kerajaan-kerajaan di dunia karena mereka adalah ancaman terbesar dimanapun letaknya terbukti negeri timur saja bisa menjadi rata dan gelap karena mereka.


"Huli, apakah kamu benar-benar tidak tau dimana lokasi para iblis saat ini?"


"Karena mereka pasti membutuhkan kita saat ini," ucap Arya dengan tatapan dingin dan khawatir ke arah luar jendela


"Jika sistem tidak tau apalagi aku? Saat ini semua sistem hampir diambil ahli oleh pihak para iblis tidak banyak yang dari kita bisa mengambil ahli kembali sistem yang telah di rebut lewat virus,"


Para dewa juga saat ini sedang rapat dan tidak bisa diganggu," ucap Huli yang dengan wujud manusianya tapi masih dengan ekor dan telinga rubah memegangi dahinya karena banyak pikiran serta lelah dengan semua kejadian yang telah terjadi


"Kalau begitu apakah tidak ada jalan untuk mencari mereka?" tanya Arya sekali lagi dengan tatapan terlihat memohon karena antara tanggung jawab atau keinginannya dia ingin hidup damai semuanya tergantung dengan caranya menghadapi para iblis

__ADS_1


Tiba-tiba sesosok laki-laki menerobos masuk ke dalam kamar Arya dengan terburu-buru tanpa mengetuk pintu sama sekali, kali ini sosok itu adalah laki-laki yang sangat dia kenali dengan kacamatanya.


"Arya, kamu ternyata di kamar asrama,"


"Aku telah mencari dirimu sekeliling akademi bersama dengan Rokhahul, tapi akhirnya aku bisa menemukan dirimu," ucap sosok laki-laki berkacamata itu dengan terbata-bata dan duduk menjulurkan kakinya karena lelah seperti habis melakukan lari beberapa putaran


"Austin, ada perlu apa denganku sampai kamu terlihat terburu-buru seperti itu?" tanya Arya dengan tatapan kebingungan dengan situasi Austin yang telah terduduk di lantai itu


"Aku kesini karena aku ingin mengumpulkan semua anggota Schonheit yang tersisa untuk rapat besar,"


"Kita telah menemukan cara untuk pergi ke dunia bawah, tapi sebelum kita pergi ke sana,"


Kali ini Arya tidak menyangka kalau mereka tidak akan rapat di dalam ruangan dewan Schonheit yang biasanya mereka gunakan tetapi ruangan ini adalah ruangan bawah tanah yang tidak pernah Arya lihat, ruangan itu terbilang cukup besar dan mewah sama seperti ruangan kelas atau ruangan di asrama mereka di akademi. Padahal letak ruangan yang akan digunakan berada di bawah tanah, tapi ruangan yang tidak kalah mewahnya itu membuat Arya merasa kalau sepertinya memang akan mudah atau ringannya pembahasan yang akan dibawa di rapat ini, tapi menurut Austin ini adalah tempat teraman saat ini supaya tidak ada yang menyusup ataupun menguping rencana kita di sini.


Di depan pintu besar setelah menuruni tangga, Austin menghela nafas sebentar sambil memegang gagang pintu dengan erat kemudian membuka pintu besar itu dengan tatapan serius ke dalam ruangan rapat terlihat sesuai dengan sistemnya tunjukkan tentang identitas yang akan hadir di dalam rapat ini. Setelah Arya dan Austin masuk dengan cepat sang raja langsung memberikan isyarat untuk duduk tanpa memberikan penghormatan, karena sangat membuang-buang waktu.


"Baiklah sepertinya semuanya sudah berada di sini,"

__ADS_1


"Kalau begitu kita sudah bisa langsung memulai rapat darurat ini," ucap Rokhahul dengan langsung mengetuk sebuah palu untuk menenangkan semua orang yang masih berbicara di dalam ruangan tanpa melihat situasi yang saat ini terjadi


Semua langsung terdiam setelah ketukan palu itu karena memang sangat efektif jika digunakan di situasi manapun, rapat itu dimulai dengan pembahasan penculikan orang-orang negeri timur yang diculik paksa oleh iblis sampai ke tahap cara masuk ke negeri bawah tempat tinggal para iblis, inilah yang ditunggu-tunggu oleh Arya yang tidak bisa menggunakan layar tipisnya untuk mencari tentang cara masuk ke dunia bawah tempat tinggal para iblis.


Terlihat sebuah gulungan yang membuat dirinya terkejut karena gulungan itu adalah gulungan yang mirip dengan layar tipis miliknya tapi bedanya itu adalah sebuah gulungan. Dia tidak menyangka kalau gulungan itu disimpan oleh keluarga kerajaan dan alasan kenapa dia tidak bisa menemukan cara ke dunia bawah itu jawaban pastinya karena gulungan itu dibuat dengan sistem yang sama dengan sistem yang saat ini dia gunakan bukan terbuat dari sihir ataupun kertas untuk menulis sehingga sulit sekali informasi yang akan dia dapatkan.


Dibukanya gulungan itu oleh raja, yang tiba-tiba sercecah cahaya keluar dari gulungan itu menampilkan sesuatu melalui cahaya yang muncul seperti hologram, terlihat itu adalah peta yang sangat jelas tentang dunia bawah yang akan mereka jelajahi selanjutnya.


"Pertama-tama kita hanya bisa menentukan lima orang yang akan berangkat ke tempat terlarang ini,"


"Karena lokasinya juga berada di sebuah pulau yang paling gelap dan hampir tidak pernah ada yang pernah berhasil pergi ke tempat itu," jelas sang raja sambil membacakan apa yang tertulis dengan tulisan aksara kuno yang bisa juga dibaca oleh Arya


"Jika ada yang bersedia untuk melakukan ini tolong ajukan diri kalian,"


"Karena aku juga tidak bisa memaksa kalian jika kalian tidak ingin turun ke sana," ucap sang raja dengan menatap semua bangsawan dan Schonheit yang hadir di sana terlihat para bangsawan itu langsung tertunduk ketika ditatap oleh raja


"Aku mengajukan diri untuk pergi ke sana,"

__ADS_1


Kaya Dengan Sistem Reputasi2


__ADS_2