
Ucapan yang diucapkan oleh Austin cukup membuat Arya terdiam karena sudah jelas bisa di lihat itu adalah kapal tua dan dia masih banyak bertanya ditambah lagi mereka mungkin akan mengalami berbagai hal tak terduga nanti di tengah laut mengingat kalau katanya setiap ada orang yang ingin mencoba kesana sebelum sampai mereka semua mati di tengah perjalanan menuju pulau yang katanya menuju dunia bawah. Hanya tersisa jasad saja yang sampai ke tepi nanti ketika dikembalikan.
Tidak lama setelah mereka berpikir bagaimana cara mereka ke pulau itu tiba-tiba sesosok laki-laki yang mereka kenal datang ke sana sosok laki-laki itu adalah Liam laki-laki yang telah lama menghilang entah pergi kemana, tanpa meninggalkan informasi sedikitpun kepada mereka ada di depan mereka saat ini seolah-olah memang menunggu kedatangan teman-temannya ke tempat ini.
"Aku telah lama menunggu kalian di sini dan akhirnya kalian sampai,"
"Untungnya peta itu di tangan kalian maka aku akan dengan mudah membawa kalian ke sana," ucap Liam sambil berjalan ke arah kelima orang yang ada di sana
Kelima orang itu menatap dengan tatapan kebingungan karena bagaimana bisa Liam berada di tempat ini dan kenapa dia berada di tempat ini ditambah lagi bagaimana dia tau tentang peta yang dibawa oleh mereka untuk ke istana raja iblis.
"Liam, kamu tidak pernah ada informasi dan mengabari kami tiba-tiba kamu ada di tempat ini dan mengatakan hal yang membuat kami bingung bagaimana kamu bisa tau apa yang akan kami lakukan dan peta ini kamu tau dari mana?" tanya Rokhahul dengan tatapan tajam dan menyidik ke arah atas sampai ke bawah ke arah Liam untuk memperhatikan apakah ada yang mencurigakan atau tidak dari dirinya
"Karena aku yang memberikan kepada raja secara diam-diam dan memintanya untuk tutup mulut tentang aku yang memberikan peta ke istana raja iblis itu secara diam-diam,"
"Dan tentu aku juga tau kalau Arya dan yang lain akan pergi ke istana iblis jadi aku tidak perlu khawatirkan apapun tentang perjalanan kalian dan menunggu di tepi ini," ucap Liam dengan tatapan percaya diri tanpa ada yang mencurigakan ataupun aneh darinya
__ADS_1
Rokhahul yang memperhatikan gerak-geriknya tidak ada yang aneh tentu percaya dengan yang di ucapkan mereka kemudian mengikuti Liam karena Liam memberikan isyarat kalau tidak aman berada di tempat ini bahaya bisa kapan saja datang ke tempat itu mengingat mantan orang yang dia pilih sebagai atasan dia khianati demi menyelamatkan sosok itu dari iblis. Liam membawa mereka semua ke sebuah rumah kecil yang disana banyak sekali barang dan layar-layar tipis yang cukup mirip dengan sistem miliknya.
Dia memang sedikit kebingungan dan ingin bertanya, tetapi dia kali ini memutuskan untuk tidak banyak bertanya ataupun berbicara karena takut dianggap aneh oleh teman-temannya nanti.
"Kalian berdua mungkin ini pertama kalinya kita bertemu tetapi aku kenal kalian dan telah mengamati kalian sejak lama,"
"Aku adalah Liam Von Apollo, tapi jika kalian ingin memperkenalkan diri kalian lagi sebagai tanda kerja sama aku tidak masalah," ucap Liam dengan senyuman lembut ke arah dua sosok laki-laki adik kakak itu
Callister dan Cain saling tatap kemudian memperkenalkan diri mereka juga kepada Liam untuk formalitas saja walaupun Liam sudah mengetahui banyak tentang mereka, Arya sedikit curiga tentang siapa sosok Liam tapi dia saat ini dia ingin fokus misi yang dia jalankan.
Kelima orang itu duduk dengan diam sambil memperhatikan hal-hal aneh dari tempat itu, tidak lama kemudian dia kembali dengan teh hangat. Setelah selesai berbincang-bincang ringan Austin memutuskan untuk meminta Liam untuk ikut dalam perjalanan dan menanyakan cara melintas ke dunia bawah.
"Kalian harus beristirahat dulu karena pada saat sampai di dunia bawah kalian bisa lebih cepat mati, dan Austin bisakah kamu memberikan aku petanya aku akan menambahkan beberapa lokasi di dunia bawah," ucap Liam yang mengulurkan tangannya untuk menunggu Austin menyerahkan peta
Karena dia merasakan kalau Liam adalah orang yang membantunya maka dia menyerahkan peta itu kepada Liam dan dengan cepat Liam menghubungkan dengan semua sistem layar tipis dan sistem yang berada di sana. Entah bagaimana Liam bisa dengan lancar menggunakan sistem yang berada di rumah kecil itu seperti dia sudah terbiasa menggunakannya.
__ADS_1
"Liam, apakah kamu tau tentang layar tipis sistem ini? Dan bagaimana kamu bisa dengan baik mengendalikan sistem ini?" tanya Arya yang tiba-tiba membuat semua orang di sekitar sedikit kebingungan dengan yang dimaksud sistem ini karena mereka hanya mengenal sihir di dunia ini
"Arya, sepertinya kamu sangat paham dengan yang aku kerjakan,"
"Kamu ingin bertanya apa jadinya? Dan kenapa kamu tau semua ini adalah sistem? Tidak banyak informasi yang bisa aku dapatkan tentang dirimu sejak kamu datang ke keluarga Fu dan semua terlalu misterius untukku lihat ketika aku cari tau tidak ada informasi yang aneh tapi ada hal yang ditutup-tutupi oleh sistem terhadap identitas dirimu,"
"Asalmu saja yang paling sederhana tidak bisa aku temukan di sistem manapun seolah-olah rahasia yang harus di tutup," ucap Liam dengan tatapan tajam dan mulai menatap dengan begitu penasaran yang selama ini tidak pernah banyak dia tanyakan atau dia bicarakan sambil mengerjakan pekerjaannya di sistem
Arya terdiam sebentar karena di tempat ini banyak sekali orang-orang yang saat ini memperhatikan dirinya dan Liam yang begitu curiga dengan identitas dirinya saat ini karena tau tentang sistem sedangkan keempat orang itu tidak mengetahui sama sekali benda apa yang dari tadi di otak-atik oleh Liam dengan peta itu.
Beberapa jam terdiam Arya masih belum menjawab semua itu sampai Liam sendiri menyelesaikan data peta yang akan dibawa untuk perjalanan.
"Baiklah, kita akan langsung berangkat sekarang ke negeri bawah karena aku telah menyelesaikan semua ini dan Arya kamu harus menjelaskan semuanya setelah ini selesai," ucap Liam yang telah melengkapi data baru kemudian diberikan kepada Austin lagi
Setelah siap mereka semua pergi dari ruma tua itu yang tiba-tiba menghilang entahlah benar-benar menghilang atau karena memang dia menggunakan sistem. Mereka berlima dibimbing oleh Liam untuk ke sebuah gua yang lokasinya cukup jauh dari tempat rumah kecil itu berada.
__ADS_1
"Kita akan masuk ke sana jadi semuanya berhati-hati,"
kaya Dengan Sistem Reputasi 2