Kaya Dengan Sistem Reputasi

Kaya Dengan Sistem Reputasi
Bab 44 Dunia bawah


__ADS_3

Arya dan teman-temannya yang kalah jumlah di dalam gua itu berhasil membuat para iblis itu mundur kembali ke negeri bawah. Walaupun dia berhasil Liam terluka dalam pertarungan itu karena dia harus bertarung jarak dekat dengan para iblis yang bisa menggunakan dua kemampuan itu, perjalanan mereka berenam saat ini akan menjadi lebih sulit mengingat Ling telah mengutus pasukannya untuk menangkap Ling hidup atau mati karena dia sakit hati dikhianati oleh bawahan yang dia percayai.


"Liam, apakah kamu masih bisa? Jika tidak kita istirahat sebentar karena di sini sudah aman untuk sementara waktu," ucap Austin dengan tatapan khawatir karena dia juga lengah saat bertarung tadi dan mengharuskan Liam yang menggantikan dirinya terkena serangan iblis itu


Liam yang di khawatirkan menggeleng pelan dan dia tetap percaya kalau dia masih mampu untuk melanjutkan perjalanan ini walaupun harus di paksakan, karena tidak akan banyak kesempatan atau waktu untuk dirinya dan teman-temannya pergi ke sana mengingat itu adalah gua jadi bisa saja di runtuhkan kapan saja dan itu adalah salah satu jalan masuk yang aman untuk di lewati dibandingkan jalur air yang harus menggunakan kapal.


Austin yang melihat betapa kerasnya keinginan Liam untuk menyelamatkan atasannya dari jeritan iblis mengangguk mengerti dan mengobatinya dengan sihir yang lumanyan bisa sedikit meringankan setidaknya sedikit luka yang dibuat.


"Baiklah, kita akan melanjutkan perjalanan ini tetapi Liam kamu akan berada di tengah-tengah formasi ini karena kami khawatir dengan keadaanmu," ucap Rokhahul yang mengambil keputusan mengingat dirinya adalah orang yang memiliki kemampuan yang hebat dalam mengambil sebuah keputusan di setiap situasi walaupun tidak semuanya bisa di percaya kemudian semuanya mengangguk setuju untuk membiarkan Liam di tengah-tengah posisi perjalanan mereka


Di sisi lain di negeri dunia bawah, sebuah kota yang besar mirip dengan negeri para manusia atau dunia tengah. Banyak sekali jenis dan bentuk iblis yang berada di tempat itu dari yang manis mematikan sampai yang menyeramkan tapi mematikan ada di tempat itu. Dunia yang hanya ada malam tidak ada siang ataupun pagi itu terus berjalan dengan banyak hal-hal yang tidak mengenal kasih sayang ataupun belas kasihan karena mereka sangat menjunjung ciri khas seorang iblis yaitu kejam, jahat dan tidak berbelas kasih kepada siapapun. Yang licik, jahat dan kuat yang menang di dunia bawah ini adalah pegangan hidup yang mereka semua jalani sejak iblis masih kecil.

__ADS_1


Di samping semua kehidupan rakyat di negeri bawah yang sehari-hari bekerja di istana raja iblis semua petinggi iblis datang untuk memulai rapat, tapi sebelum itu sesosok anak laki-laki yang membuat kontrak dengan Iblis dan menjadikan dirinya sebagai bagian dari iblis menemui sesosok laki-laki yang tidak jauh usianya dari dirinya di sebuah kamar.


Dibukanya pintu itu terlihat sesosok laki-laki yang telah lelah memberontak ataupun mengharapkan sosok laki-laki itu untuk kembali seperti dulu, karena dia sendiri saat ini tidak berdaya di dalam ruangan itu telah terkunci selama berhari-hari dan mungkin sudah ada berminggu-minggu.


"Kakak sudah lama tidak bertemu,"


"Apakah kakak sudah terbiasa dengan kehidupan di negeri bawah tanpa ada siang ataupun pagi ini?"


"Walaupun saat ini aku bukan lagi seorang manusia, tapi seorang iblis tapi kakak lebih baik tidak banyak berpikir dan menjalani kehidupan,"


"Maka dengan senang hati cepat lambat aku akan membiarkan kakak keluar dari ruangan ini dan berjalan-jalan," ucap laki-laki itu dengan tatapan dingin kepada sang kakak yang duduk memandang ke luar jendela yang tidak ada siang dan malam tanpa tersenyum sedikitpun

__ADS_1


Sang kakak hanya bisa diam tidak melawan ataupun berbicara dengan sang adik karena dia telah tau kalau itu semua akan sia-sia berdebat dengan dirinya. Saat ini dia hanya bisa berdoa di dalam hatinya dan menunggu kedatangan orang-orang yang mungkin akan bisa menyelamatkan dirinya dan menyadarkan adiknya. Kembali lagi dengan Arya dan teman-temannya saat ini mereka akhirnya bisa melewati gua itu walaupun harus berurusan dengan para iblis dan para monster yang menjaga sarang mereka di dalam sana.


Arya dan keempatnya terkejut karena ada langit seperti ini ternyata di dunia bawah sama persis ketika dia bertemu dengan seorang iblis yang mencoba membunuh mereka pada saat di bawa ke tempat itu sedangkan Liam yang sudah terbiasa dengan dunia bawah hanya diam dan menunggu mereka semua selesai kagum dengan tempat mereka berada. Kini perjalan mereka menentukan nasib mereka apakah mereka akan tetap bisa bertahan menyelamatkan semua orang di tempat ini atau mati disini karena terlalu nekad.


Sistem Arya tidak bisa digunakan di dunia iblis sama sekali seperti peta dan fitur beberapa anugerah dewa yang diberikan kepadanya tidak ada yang bekerja hanya membuatnya menghela nafas berbeda dengan gulungan layar tipis yang hanya ada peta itu dia masih bisa berfungsi dengan baik seolah-olah memang di rancang di dunia bawah.


"Jadi Liam apa yang akan kita lakukan saat ini kamu yang menentukan karena hanya kamu yang mengetahui lokasi di negeri bawah ini,"


"Kami akan mengikutimu sebaik mungkin karena kami percaya kalau kamu bisa mendapatkan posisi itu,"


Kaya Dengan Sistem Reputasi 2

__ADS_1


__ADS_2