Kaya Dengan Sistem Reputasi

Kaya Dengan Sistem Reputasi
Bab 53 Negosiasi sia-sia


__ADS_3

Arya terkejut dengan ucapan yang di ucapkan oleh Ling yang tiba-tiba saja sosok laki-laki itu berubah pikiran, Arya tentu menolak ini tanpa harus memikirkan panjang karena menurutnya bukanlah sesuatu yang layak jika menggunakan kekuatan untuk menindas seseorang bahkan jika dimasa lalu pernah di perlakukan sangat buruk oleh orang tersebut. Tekadnya sudah bulat untuk menyelamatkan Ling dari pengaruh sisi iblis dan dunia yang tidak seimbang  atas dominasi para iblis di dunia yang akan menyebabkan kehancuran dimana pun.


"Coba pikirkan dan pertimbangkan dengan baik sebelum kamu menolak aku dengan mentah-mentah,"


"Ini adalah kerja sama yang bagus, coba kamu pikirkan kamu bisa mendapatkan kekuasaan dan kekayaan seperti impian yang banyak di impikan oleh banyak orang," ucap Ling dengan seringai percaya diri kepada Arya tapi Arya menggelengkan kepalanya dengan tegas karena dia benar-benar tidak ingin terlibat dengan hal-hal yang membuat orang lain menderita ataupun kesulitan walaupun di kehidupan masa lalu dia pernah menderita karena kesialan yang dia miliki tapi juga karena orang-orang melakukan penindasan kepada dirinya


"Aku tidak ingin melakukan hal yang buruk seperti itu karena aku pernah merasakan penderitaan dan sakit yang dirasakan oleh orang-orang yang tidak memiliki apa pun pada saat itu,"


"Ditambah lagi aku tidak tertarik dengan kekayaan yang bisa aku cari dengan usahaku sendiri,"

__ADS_1


"Jadi Ling aku akan tetap kepada pendirianku untuk mengembalikan dirimu dan membuatmu sadar," ucap Arya yang langsung menyerang Ling menggunakan sebuah tombak yang bisa mengeluarkan peluru seperti penggunaan pistol pada umumnya


"Baiklah sepertinya negosiasi ini sia-sia ya,"


"Jangan harap kamu bisa hidup lagi Arya," ucap Ling yang melancarkan panah sihir dengan target yang tidak bisa di lepaskan menggunakan sistem


Arya tentu tidak tau kalau Ling mengincar titik lemahnya yang telah terlihat, sistemnya juga tidak berfungsi setengah sistemnya hingga dia tidak bisa melihat kemungkinan Ling akan menyerang di mana. Di saat panah milik Ling melesat dengan cepat ke arah Arya yang berusaha menangkis serangan panah dari sisi lain, Liam yang memperhatikan panah yang melesat cepat dari atas kepala Arya tanpa di sadari oleh dirinya sendiri.


Dengan cepat Liam langsung mendorong Arya yang kemudian terkena panah milik Ling padahal seharusnya Liam yang terkena panah itu.

__ADS_1


"Liam, kamu bukan hanya berani berkhianat kepadaku tapi sepertinya kamu sudah siap untuk mati di tanganku,"


"Kalau begitu akan aku buat kamu mati," ucap Ling dengan tatapan dingin dan aura membunuh ke arah Liam yang baru saja terkena satu panah di bahunya karena harus menangkis serangan panah sebelumnya


Edward yang melihat ini kemudian menenangkan Ling terlebih dahulu dan memintanya untuk fokus kepada satu hal dulu dan menyerahkan urusan Liam kepadanya. Saat ini mereka menjadi lawan yang seimbang dua lawan dua, tekad kedua belah pihak tidak akan berubah. Edward langsung memberikan serangan beruntun kepada Liam yang tidak mungkin tahan dengan serangan itu hingga muntah darah, sedangkan sisi lain Arya masih terus bertahan dari panah yang dilancarkan oleh Ling, tapi mendengarkan batuk darah temannya secepat mungkin dia langsung datang ke depan Liam.


"Liam, apakah kamu masih sanggup? Jangan memaksakan dirimu,"


Kaya Dengan Sistem Reputasi 2

__ADS_1


__ADS_2