Kaya Dengan Sistem Reputasi

Kaya Dengan Sistem Reputasi
Bab 45 Nenek tua


__ADS_3

Arya dan teman-temannya yang menatap dengan penuh kepercayaan kepada Liam, membuat Liam yang melihat dan merasakan kalau ini semua adalah hal yang tidak akan bisa dia sangkal maka dia menghela nafasnya kemudian melihat sekitar hutan yang tidak jauh dari lokasi gua tempat mereka keluar.


"Baiklah, ada baiknya saat ini kita berisitirahat dulu sebelum melanjutkan perjalanan ke istana iblis," ucap Liam yang menganggukkan kepalanya dari kejauhan ke arah kelima orang itu seperti anak ayam yang mengikuti induknya kemanapun perginya


Arya dan teman-temannya mengikuti Liam ke lokasi yang ditentukan untuk beristirahat, walaupun tidak ada siang dan malam tapi istirahat sangat di perlukan oleh iblis maupun manusia dan dewa karena mereka tidak mungkin bisa terus-terusan bekerja dengan tekanan batin.


Liam mulai membagi tim baru karena dia telah memahami sebagian masalah saat dia telah bergabung ke dalam perjalanan ini, bagi Liam tidak peduli siapa yang salah dalam masalah ini atau siapa yang akan menjadi beban karena tidak bisa mengerjakan pekerjaan dengan baik karena yang terpenting adalah kerja sama dari orang-orang yang ingin melakukan kerja sama dengan dirinya untuk mendapatkan apa yang mereka ingin capai bersama.

__ADS_1


"Kalian semua mempercayai aku bukan dalam mengambil ahli keputusan saat ini?" tanya Liam untuk memastikan sebelum dia membagi tim untuk menyiapkan tenda dan pekerja lainnnya, pertanyaan itu hanya di jawab anggukan kebingungan oleh kelima orang itu karena merasa itu bukan hal yang harusnya di tanyakan lagi karena mereka telah percaya sepenuhnya tentang dunia bawah kepada Liam


Mendengarkan ucapan yang ditanyakan olehnya dijawab dengan anggukan oleh kelimanya maka Liam mulai membagi menjadi dua kelompok karena ini adalah dunia iblis dan akan berbahaya jika hanya berdua atau sendirian.


"Kalau begitu, kita bagi menjadi dua kelompok kelompok pertama adalah aku, Arya dan Austin kami akan mendirikan tenda sedangkan untuk kelompok kedua adalah Rokhahul, Callister dan Cain,"


"Aku harap kalian tidak menggunakan hak bicara kalian untuk menolak yang aku katakan barusan karena kita saat ini berada di dunia bawah tidak ada yang tau bahaya seperti apa yang akan menanti," ucap Liam dengan senyuman yang terlihat lembut tapi membuat ketiga orang itu merasa tidak bisa berbicara

__ADS_1


"Anak muda, bisakah kalian membeli apel yang aku miliki tidak apa dengan harga murah jika ingin membelinya karena aku benar-benar memerlukan uang untuk makan sehari-hari dan bertahan hidup," ucap sang nenek tua dengan nada yang lemah dan tatapan yang menyedihkan untuk kelima orang itu tatap


Austin kali ini tidak merasakan firasat buruk hanya merasakan kalau nenek tua itu benar-benar membutuhkan bantuan kepada mereka, Arya mencoba sebaik mungkin dengan layar tipisnya setidaknya untuk memastikan apel itu apakah benar-benar sebuah apel atau bukan karena fitur itu bisa di gunakan untungnya dalam memeriksa racun atau bahaya dari apel tersebut. Setelah dia mengambil apel menggunakan sapu tangan dan memeriksanya tidak terdapat racun sedikitpun yang ada di sana kemudian Arya mengangguk ke arah Austin.


"Baiklah, kalau begitu kami akan membeli semuanya,"


"Terima kasih anak muda,"

__ADS_1


"TUNGGU!!"


Kaya Dengan Sistem Reputasi 2


__ADS_2