
Arya dan teman-temannya disambut oleh dua orang yang mereka kenali sebelum mereka beberapa saat hampir sampai ke depan pintu ruangan akhir bertemu dengan Ling dan Edward. Dua orang yang menyambut mereka adalah Charles dan Feuer. Arya tidak menyangka kalau dua sosok orang yang tidak terlihat ternyata akan menjadi lawan mereka sebelum bertemu dengan Ling dan Edward dibalik pintu tersebut.
"Padahal aku pikir ingin bersantai sebentar menikmati waktu tetapi kalian malah keluar dan membantai para dewan iblis dengan cepat,"
"Bukankah artinya kalian sama saja dengan sifat seorang iblis?" ucap Charles dengan tatapan dingin dan tajam ke arah Arya dan teman-temannya yang berada di depannya
Arya dan teman-temannya terdiam sebentar saling menatap untuk menunggu apakah trik yang dimainkan oleh Charles saat ini kepada mereka berlima. Tetapi Charles sejak tadi hanya diam dan berbicara dengan mereka seolah-olah tidak berniat untuk menyerang tetapi hanya mengulurkan waktu dengan mereka.
Rokhahul dan Austin dengan menggunakan isyarat tatapan keduanya langsung menyerang ke arah Charles yang sejak tadi diam saja karena menurut mereka akan sangat lama jika harus meladeni Charles dalam berbicara panjang dan lembar sejak tadi.
__ADS_1
Ketika keduanya menyerang serangan mereka bisa-bisanya langsung di tangkis oleh Feuer yang merupakan seorang gadis yang hanya menggunakan senjata sederhana yaitu dua buah pedang samurai.
"Sepertinya kamu sudah cukup berbicara pemanasan dengan mereka Charles jadi lakukan dengan cepat pekerjaan ini," ucap Feuer dengan tatapan dingin langsung menyerang ke arah Rokhahul dan Austin yang menyerang ke arahnya
"Hoh, kalian sudah bertindak blak-blakan ya,"
"Jadi katakan padaku bukankah kalian sama kejamnya," ucap Charles dengan tatapan dingin ke arah Arya seorang yang dari tadi masih mendengarkan ucapan dari Charles yang belum menyerang sama sekali
"Kami sama sekali tidak membunuh bahkan iblis sekalipun kami tidak membunuhnya kami hanya memberikan obat tidur kepada mereka karena kami juga tau mereka adalah orang yang patuh kepada atasannya jadi tidak akan kami sakiti mereka," ucap Arya yang telah terlihat kesal karena di tuduh bermacam-macam oleh Charles sejak tadi
__ADS_1
Setelah mendengarkan ucapan dari Arya adalah jawaban yang cukup puas untuknya dia langsung menyerang ke arah Arya dengan tanaman merambat dengan duri-duri di sekitar tanaman itu. Tanaman itu terus berusaha menangkap Arya yang ada di depannya, dia terpikirkan untuk membakarnya dengan sistem dengan cepat dia mencari minyak dan korek api untuk membakar tanaman merambat yang digunakan oleh Charles dengan sihir.
"Cukup cerdas hingga aku tau apa yang akan kamu lakukan tetapi tanamanku akan lebih cepat bergerak sebelum kamu melakukan itu Arya," ucap Charles dengan tatapan dingin dan masih dengan cepat mengincar tubuh Arya untuk di ikat dan Arya masih dengan cepat menghindar dari semua itu
Tidak lama kemudian Callister dan Cain ikut membantu Arya, setelah merasa Feuer bisa di urus oleh Rokhahul dan Austin. Anehnya Charles bukan kesal karena sekarang dia harus melawan tiga orang dia malah tersenyum dan mengaktifkan sihir peredam suara di sekitar mereka.
"Kalau begitu mari kita akhiri ini,"
Kaya Dengan Sistem Reputasi 2
__ADS_1