
Arya dan kelima temannya saat ini masuk ke dalam gua dipandu oleh peta sistem layar tipis dan dipandu langsung oleh Liam yang mengetahui jalan ke negeri iblis di bawah tentu memandu teman-temannya, tapi siapa yang menduga kalau ada beberapa iblis yang dia kenal saat ini sedang berada di depan dan berada di belakang mereka berenam.
"Liam Von Apollo, kamu lebih baik saat ini menyerahkan diri kepada kami,"
"Kami tidak akan menyakitimu karena ini adalah perintah yang mulia untuk mengangkat dirimu dan kamu bisa-bisanya membawa manusia ini ke dunia lewat jalur bawah tanah yang terhubung ke tempat kita,"
"Kamu memang berani untuk mengkhianati pangeran kita yang dulu memungut dirimu dengan tatapan kasihan dan ingin membantumu,"
"Yang didapatkan beliau malah hanya perasaan sakit dan pengkhianatan dari kesetiaan yang di nantikan itu," ucap salah seorang iblis itu dengan tatapan merendahkan ke arah Liam dengan tajam
__ADS_1
Liam tentu tidak akan merasakan takut kepada mereka karena mereka hanya bawahan dari para dewan iblis, dengan kemampuannya saat ini Liam bisa membuat mereka semua lumpuh hanya dengan beberapa serangan, tapi saat ini dia berusaha memahami ucapan dan situasi yang ada di sekitarnya karena akan bahaya untuknya bertindak sembarang karena termakan oleh omong kosong dari iblis licik itu.
Tetapi Arya berjalan ke arah depan Liam dan malah berbicara untuk membela Liam.
"Liam saat ini bukan berkhianat tapi dia ingin menolong saat ini dia ingin menolong sahabatnya begitu juga denganku,"
"Kami ingin membuat dirinya kembali ke rumah yang tepat yaitu kami jadi dia sama sekali tidak berkhianat kalianlah orang yang membuat penderitaan," ucap Arya dengan lantang dan penuh keyakinan membuat para monster itu merasa tidak sopannya seorang manusia lemah di depannya saat ini karena berperilaku sangat sombong ataupun angkuh dimatanya padahal Arya hanya mengatakan tanpa ada menyinggung ataupun merendahkan tapi Dimata para iblis yang tidak memiliki otak untuk hati nurani sama sekali mereka tidak akan bisa tau itu ucapan serius atau kebohongan, baik atau buruk, merendahkan atau menghormati hanya sifat buruk saja yang mereka miliki begitu terlihat.
Arya dengan cepat yang masih melayang karena melompat langsung melakukan lemparan sihir api ke arah sosok itu dengan bantuan sistem yang masih berfungsi ala kadarnya. Iblis itu tentu saja sangat mudah menghindari serangan itu karena baginya sihir manusia adalah sihir yang sangat lemah bagi iblis karena mereka bisa menangkisnya.
__ADS_1
"Liam, jangan khawatir kami akan melindungi dirimu,"
"Karena kita adalah teman seperjuangan,"
"Jadi yakinlah dengan kami yang akan menjaga dirimu supaya kita bisa membawa pulang Ling dari para iblis," ucap Arya dengan lantang untuk meyakinkan temannya yang terlihat sedikit terpengaruh dengan ucapan dari iblis itu kepadanya
Untuk sesosok Liam sebenarnya dia bisa mengalahkan iblis itu dalam hitungan detik tetapi karena kepercayaan dari orang-orang itu dia menjadi mencoba untuk menyeimbangkan dengan kemampuan mereka semua.
"Kalau begitu Arya dan Austin tolong kalian berdua menjaga sisi belakang,"
__ADS_1
"Rokhahul, kamu bantu aku dengan sisi depan sedangkan Callister dan Cain kalian tolong selalu menggunakan kemampuan kalian untuk meningkatkan sihir dan stamina,"
Kaya Dengan Sistem Reputasi 2