
Setelah melihat tatapan dan aura dari Chen, membuat Arya sadar kalau orang ini memang bukan orang yang bisa di anggap remeh atau disepelekan karena orang yang paling berbahaya adalah orang yang diam. Karena jika mereka diam dan selalu berbuat baik maka mereka tidak akan bisa waspada terhadap situasi yang mereka jalani saat sekarang.
Setelah ucapan dari Chen, beberapa hari kemudian penggelapan pajak dan transaksi gelap milik keluarga itu di ketahui di seluruh penjuru negeri bahkan sampai ke telinga sang raja kerajaan yang memimpin kerajaan saat ini.
Setelah berita itu semua properti di ambil ahli oleh kerajaan dan dibagi oleh ke Asosiasi perdagangan guna untuk menjual kembali aset yang di sita untuk mendapatkan keuntungan dua kali lipat dari barang yang di sita.
Chen tentu mendapatkan keuntungan dari masalah ini jadinya dengan rendah hati di terimanya tawaran dari sang raja, dari sinilah Arys mendapatkan pembelajaran tentang bisnis yang sebenarnya di keluarga Fu. Mereka akan menggunakan informasi orang lain yang melakukan kejahatan untuk mencari keuntungan lebih.
Arya yang melihat hal ini langsung bertekad untuk melayakkan diri lebih dibantu sistem reputasi, yang memberikannya berbagai misi hingga dia memiliki saham di sistem.Tidak terasa tiga tahun berlalu begitu saja Arya dan Ling tumbuh menjadi remaja yang cukup tampan hingga membuat beberapa gadis bangsawan yang melihat mereka berdua langsung berteriak-teriak, tapi keduanya tidak menghiraukan hal semacam itu karena menurut mereka berdua kalau uang adalah segalanya.
Di usia lima belas tahun keduanya mendapatkan perlindungan khusus langsung dari Liam karena dia seumuran dengan keduanya. Saat ini mereka bertiga sedang berada di ruang kerja kepala keluarga resmi untuk berbincang-bincang santai.
"Aku sempat berpikir untuk mengikuti komunitas para bangsawan tapi para laki-laki di komunitas itu menatapku dengan tatapan haus darah jadi aku mengurungkan niatku untuk bergabung,"
"Padahal aku yakin kita bisa mencari investor yang bagus di sana," ucap Ling dengan tatapan dingin menatap cangkir teh yang tidak jauh darinya, mendengarkan ucapan dari Ling membuat Arya tertawa kaku karena mengingat kejadian saat pertama kali kenal dan mengetahui sifat asli dari keluarga Fu.
__ADS_1
Dari mulai menipu sampai dengan pembantaian kepada orang-orang yang memiliki melakukan kejahatan di dunia bawah kerajaan, tapi itulah tugas dari keluarga Fu yang diberikan hak eksklusif oleh kerajaan untuk menetap di kerajaan sebagai pedagang. Tapi hak yang diberikannya tugas atau hak itu bukan dari kerajaan yang saat ini dia tinggali saja tapi juga kerajaan lain tempat asosiasinya berdiri.
"Kalian berdua dapat surat permintaan dari akademi untuk masuk ke akademi jalur rekomendasi atau undangan,"
"kalian bertiga ingin coba masuk ke akademi?"
"Disana juga sama menguntungkan dengan komunitas bangsawan kalangan atas atau malahan lebih menguntungkan karena semua kalangan ada di akademi tidak memandang status yang di miliki,"
"Dan juga kalian bisa menambah pengetahuan kalian tentang sihir atau senjata," ucap Chen dengan seringaian dingin berbicara dengan nada orang-orang yang berbisnis pada umumnya kepada ketiga orang yang duduk di depannya. Tentu saja karena hal itu membuat ketiganya menjadi tertarik untuk masuk ke dalam akademi dengan tatapan berbinar-binar sedangkan rubah kecil yang sedang duduk di pangkuan Ling menatap Chen dengan tatapan tajam karena merasakan keanehan dari senyuman itu.
Setelah habis waktu mereka untuk berbincang-bincang bersama maka ketiganya segera keluar ruangan dan menjalankan aktivitas seperti biasanya. Arya yang hari ini tidak memiliki kegiatan apapun memutuskan untuk kembali ke kamar untuk membaca surat-surat yang di kirimkan ke toko yang dia bangun.
"Karena dengan pengetahuan yang aku miliki, seharusnya keluarga Fu kembali ke negeri timur jika ingin mendapatkan pendidikan tapi ini pertama kalinya keluarga Fu menempuh pendidikan di akademi kerajaan terbaik,"
"Pasti ada yang dia sembunyikan sampai meminta kita untuk melakukannya," ucap Huli dengan tatapan dingin di depan layar-layar tipis yang mencantumkan berbagai informasi tentang keluarga Fu, karena hal yang dikatakan oleh Huli cukup masuk akal maka Arya juga ikut terpikirkan sambil membaca surat-surat penting yang masuk ke akademi.
__ADS_1
Walaupun perasaan curiga ada di benak Arya tapi dia mengingat kembali semua hal yang diberikan oleh keluarga Fu kepadanya. Semua keuntungan yang dia miliki sampai saat ini hingga mampu membeli atau membangun dua bangunan mansion dan membeli tanah strategis untuk membangun sebuah toko karena bantuan dari keluarga Fu dan sistem yang dia miliki saat ini.
Surat demi surat di pilah olehnya dari ajakan pertemuan membahas bisnis sampai ke pertanyaan apakah dia memiliki tunangan atau kekasih, memang tidak heran jika banyak orang yang ingin menjodohkan anaknya dengan orang-orang yang memiliki kekuasaan atau kekayaan lebih supaya orang tua mereka bisa mendapatkan keuntungan dari perjodohan itu.
Sebuah layar tipis muncul di depan Arya yang masih asik membaca surat-surat yang di kirim. Misinya kali ini adalah masuk ke akademi dan berteman dengan seorang putri keluarga Marques yang merupakan keluarga yang memiliki potensi yang bagus saat berbisnis kain, yang artinya dia akan siap untuk membangun sebuah butik pakaian.
Sistem yang terlihat licik tapi memang hidup di dunia manapun jika tidak ada kelicikan atau bisa melihat peluang maka dia akan sulit untuk bertahan hidup itulah pendapat Arya saat melihat semua kejadian yang terjadi di dunia ini. Dengan adanya kemampuannya dari kehidupan sebelumnya tentu akan mudah bagi Arya untuk menjalankan hidup kedua kalinya jika seandainya kesialan datang kepada dirinya.
"Putri keluarga Marques itu, apakah ada foto atau lukisan mengenai dirinya? kalau bisa identitas dari nama sampai karakter atau sifat yang dimilikinya,"
"Aku jadi mudah untuk mencari cara atau kesempatan untuk mendekatinya," ucap Arya dengan senyuman polos membuat Huli menatap dengan datar
Beberapa hari kemudian, tes masuk akademi tiba dan di hadiri oleh banyak orang dari berbagai kalangan dari rakyat biasa sampai ke para pewaris keluarga kelas atas. Tes akademi terdiri dari atas tes sihir, tertulis, pertarungan menggunakan senjata dan tes alkimia, tes ini bisa di pilih sesuai dengan kemampuan masing-masing kecuali tes tertulis karena itu adalah tes yang menguji pengetahuan atau kemampuan siswa-siswi dalam berpikir.
Arya dan Ling mengambil tes sihir dan alkimia sedangkan Liam mengambil satu tes yang berbeda dari keduanya yaitu tes pertarungan menggunakan senjata. Ketika tes tertulis di jalankan Arya tidak menyangka kalau semua yang dia pelajari di sistem semuanya soal hampir mirip bahkan dia menemukan beberapa kesalahan dalam penulisan soal itu.
__ADS_1
"Aku harap hasilnya tidak sesial kehidupanku,"
Kaya Dengan Sistem Reputasi