KEHIDUPAN SEMPURNA

KEHIDUPAN SEMPURNA
Imbran Menjadi Koki


__ADS_3

"Setelah memeluk Imbran, Angela tidak memberi Imbran kesempatan untuk berbicara. Dia lalu mengangkat mikrofon dan langsung berkata, "Sekarang konser sudah berakhir, terima kasih atas perhatian kalian semua. Terima kasih juga sudah datang untuk mendukungku. Kita akan bertemu di lain waktu See you!"


Angela langsung meninggalkan panggung dan memasuki belakang panggung, sementara Imbran turun dari panggung dan meninggalkan Stadion bersama Murni mengikuti kerumunan yang ramai.


Keduanya langsung pulang. Keesokan paginya, Imbran mengantar Murni pergi ke Universitas Stanfford.


Ketika dia kembali, hari sudah siang.


Tepat setelah makan siang, ponsel Imbran berdering.


Setelah melihat dengan saksama, ternyata Salsa yang menelepon. Imbran buru-buru menjawab panggilan teleponnya.


Omong-omong, dia sudah lama tidak bertemu dengan Salsa, entah apa kesibukannya selama ini.


"Halo, Imbran, apa Saat ini kamu ada waktu? Aku ingin minta bantuanmu!" Salsa langsung bertanya di ujung telepon.


"Salsa, kenapa kamu bicaranya begitu? Dengan hubungan kita Selama ini, meskipun harus melewati kesulitan dan mara bahaya, aku pasti harus membantumu!" kata Imbran dengan yakin.


Haha..Salsa tertawa, lalu berkata, "hmm begini, aku ingin kamu datang ke hotel kami untuk menjadi koki selama sehari dan menyelesaikan kompetisi yang Sangat penting untuk ku!"


Meskipun dia tidak mahir dalam memasak, dia memiliki air spiritual. Selama masakan yang dibuatnya diteteskan dengan beberapa tetes air spiritual, masakan itu akan langsung menjadi sangat lezat.


Imbran telah menghitung bahwa dirinya bisa memadatkan paling banyak 50 gram air spiritual setiap hari, lalu kekuatan spiritualnya akan habis. Dalam setengah bulan terakhir, dia sudah memadatkan hampir seribu gram air spiritual.


Tambak Imbran membutuhkan sekitar 30 gram air spiritual setiap hari nya. Jadi, sekarang Imbran masih memiliki 400 gram air spiritual.


Meskipun mengadakan perjamuan besar, semua air spiritual ini sudah cukup untuk dia gunakan.


"oke aku setuju.


Mendengar Imbran setuju, Salsa langsung berkata dengan penuh semangat, "Baiklah, besok kompetisi festival kuliner paling bergengsi di Stanfford di adakan. dan Besok aku akan menjemputmu!"


"Terserah kamu atur saja waktu nya nya.


Keesokan paginya, Salsa sudah tiba di depan Vila.Imbran


"Masuk ke mobil."


"Ya."Jawab Imbran Singkat.


Ketika Imbran masuk ke mobil Salsa berkata,

__ADS_1


"Dalam kompetisi festival kuliner kali ini, koki Hotel Harnet kami tiba-tiba mengalami kecelakaan sehingga dia tidak bisa berpartisipasi dalam kompetisi. Jadi, kali ini aku terpaksa mengundangmu datang."


"Tidak masalah, ini kehormatan bagiku untuk melayani wanita cantik sepertimu!"ujar Imbran Menggoda


"Wah, setelah beberapa hari tidak bertemu, kamu berubah menjadi pandai menggombal."


"Ohh ya, bagaimana situasinya kali ini?" tanya Imbran.


Setelah mempelajarinya, Imbran menyadari bahwa semua hotel dan restoran di atas bintang empat di daerah Stanfford selalu mengadakan kompetisi festival kuliner setiap tahun nya. Jika mereka menang dalam kompetisi festival kuliner, bisnis hotel selama setahun ke depan tidak perlu dikhawatirkan lagi.


Apalagi, kompetisi festival kuliner tahun ini lebih penting.


Pada kuartal tiga sampai empat, Stanfford akan mengadakan kompetisi olahraga internasional. Asalkan bisa memenangkan kompetisi festival kuliner kali ini, hotel mereka akan ditunjuk untuk menjadi tempat tinggal atlet internasional.


Jika hal itu terjadi, citra hotel mereka pasti akan meningkat pesat dan memiliki harapan untuk menjadi hotel paling terkenal.!


Jadi, festival kuliner ini sangat penting. Namun, koki Hotel Harnet tiba-tiba mengalami kecelakaan mobil dan sekarang terbaring di ranjang rumah sakit dengan kondisi kritis.


Dalam waktu singkat, Keluarga Lunar tidak punya waktu untuk mencari koki lain. Mereka tiba-tiba teringat bahwa Imbran sangat pandai memasak sehingga memintanya untuk datang menolong mereka.


Kompetisi festival kuliner kali ini diadakan di Alun-alun Tember. Ketika tiba di Alun-alun Tember, tempat tersebut sudah penuh dengan orang-orang.


"Salsa, kudengar kokimu mengalami kecelakaan mobil ya. Benar-benar sangat mengejutkan!" Orang yang berbicara itu


tidak lain adalah Alicia dari Keluarga


North yang dia temui di pasar batu giok sebelumnya.


"Alicia, kamu tidak usah berpura-pura tidak tahu. Kecelakaan koki kami kali ini adalah perbuatanmu!" Salsa langsung berkata dengan marah saat melihat Alicia.menyapa dirinya


"Jangan bicara sembarangan, apa kamu bisa membuktikan bahwa aku yang mengutus seseorang untuk menabrak kokimu?" Alicia mencibir. Lalu, dia terus mengejek, "Kali ini, Hotel North pasti akan memenangkan posisi pertama dalam kompetisi festival kuliner. Hotel Harnet pasti akan kalah!"


"Bahkan, kalian mungkin tidak akan mendapatkan peringkat sama sekali. Cih!"alicia Meludah kesal


Mendengar ejekan Alicia, Salsa berkata dengan marah, "Kamu jangan bangga dulu, kompetisi belum dimulai. Jangan banyak bicara takut nya Jika kamu Kalah Langsung Menangis!"hahha..Ejek Salsa dingin.


"Hehe, Hotel North kami telah mengundang kembali seorang master di Kota Naratama, Pendi Boso. Kamu Seharusnya kenal dengan dia, 'kan?" Alicia mengangkat alis nya sangat bangga.atas pencapaian nya


Ketika Salsa mendengar nama Pendi, wajahnya mendadak berubah menjadi pucat.


Dia tidak menyangka Alicia benar-benar memiliki koneksi seperti itu dan mengundang koki besar, Pendi!

__ADS_1


"Salsa, siapa itu Pedi?" tanya Imbran dengan ragu-ragu.


"Pendi adalah koki yang sangat terkenal. Dia bahkan pernah dijuluki Dewa Memasak. Jika Alicia benar-benar mengundang Pendi, aku khawatir mereka akan memenangkan kompetisi festival kuliner kali ini!"


"Haha, baguslah kalau kamu tahu. Kamu tinggal mengaku kalah saja nanti.!"ucap Alicia Ternyum Miris


"terakhir kali kamu menjebakku di acara judi batu. Kali ini, aku akan melihat bagaimana kamu bisa membuat keajaiban."


Alicia berbicara dengan rasa bangga, seolah-olah dia sudah menang.


"Tenang saja, aku pasti akan membantu Salsa memenangkan kompetisi kali ini!" ujar Imbran dengan datar saat menghadapi ejekan Alicia.


"Apa? Kamu datang untuk berpartisipasi dalam kompetisi? Apakah kamu bercanda?"


Alicia tertawa terbahak-bahak, seolah-olah telah mendengar lelucon yang sangat konyol!


"Salsa, apakah kamu sudah menyerah? Bisakah orang ini memasak atau jangan-jangan Batu yang akan Dia masak nanti?"haha Ujar Alicia Tertawa bahagia.


"Dia yang masih muda begini, mungkin tidak pernah belajar keterampilan pisau


dengan baik. Kalaupun mengikuti kompetisi, pasti akan sangat memalukan!"


"Tenang saja, aku tidak akan mengecewakanmu!"Imbran tidak banyak bicara. Dia memiliki keyakinan penuh pada dirinya sendiri.


Tiba-tiba, ponsel Alicia berdering. Setelah menjawab telepon, Alicia pergi ke pinggir jalan dan menjemput seorang pria berusia 40-an tahun yang mengenakan pakaian koki.


Wajah Salsa terlihat khawatir saat melihat pria itu. "Aku tidak menyangka Alicia benar-benar mengundang Pendi untuk menjadi kokinya."


"Tidak apa-apa, ada aku."ujar Imbran menghiburnya.


"Ah! Tidak apa-apa kalau kamu kalah, lakukan saja yang terbaik!" Saat dia melihat Pendi, Salsa sudah tidak memiliki kepercayaan diri dalam Kompetisi ini.


"Ayo, pergi. Aku akan membawamu ke tempat kompetisi kita agar kamu bisa mengenali lingkungannya."


Terdapat hampir 50 dapur sederhana yang terpisah di arena ini. Di dalamnya juga ada kompor dan beberapa bumbu dasar.


"Ini adalah bahan-bahan yang kami kirim dari hotel kali ini.


Kamu lihat dulu bahan-bahan nya, kalau masih membutuhkan yang lain, aku akan meminta staf hotel untuk segera mengirimnya kemari," ucap Salsa sambil menunjuk meja yang terpasang papan nama Hotel Harnet.


(To Be Continued)

__ADS_1


__ADS_2