Kekuatan Dewa Perang Utara

Kekuatan Dewa Perang Utara
Bab 33 Apa Tuan ingin merampokku?


__ADS_3

Ekspresi wajah pasukan Khusus datar dan mengeluarkan Aura membunuh.


Dung Yian merasa takut. Tubuhnya gemetar hebat. Dirinya merasa tidak ada lagi harapan untuk hidup. "Tu,, Tuan. Maafkan aku.


Aku tahu salah. Mataku buta, tidak seharusnya aku melakukan hal seperti ini".


Dung Yian merangkak ke hadapan Xin Chen, membenturkan kepalanya ke tanah.


"Duk,, duk,, duk"


Terdengar suara benturan kepala ke tanah. Gu Zou dengan segera menarik kerah baju Dung Yian. Tanpa berbicara, Gu Zou mematahkan kedua kaki Dung Yian.


"Aahhkkk"


Teriak jeritan Dung Yian di dengar semua orang. Orang orang yang melintas di depan rumah Fei Hung ikut tercengang.


Seorang pejalan kaki yang melihat kejadian itu dari kejauhan Berkata, "Apa yang telah terjadi ? Mengapa begitu ramai di kediaman keluarga Fei Hung".


para pengawal yang menyaksikan kedua kaki Dung Yian gemetar hebat. Mereka tidak dapat berbuat apa-apa. Keempat Pasukan Khusus tidak dapat di kalahkan.


Wajah Dung Yian sangat kusam. Sakit menjalar ke seluruh tubuhnya. Hanya mampu merintih kesakitan.


"Tuan,, tolong jangan bunuh aku. Lepaskanlah kami. Aku salah satu keluarga terkaya di Kabupaten King'Bao. Jika tuan melepaskan kami, aku akan memberikan sejumlah uang".


Melihat kejadian tersebut. Paman Fei dan Bibi Lie Lian merasa kasihan.


"Xin Chen,,!", Tegur Bibi Lie Lian.


Mendengar panggilan Bibi Lie Lian, Xin Chen dapat memahami maksud Bibinya. Xin Chen tahu karakter Paman dan Bibinya yang tidak bisa menyakiti orang lain walaupun mereka


di sakiti. Xin Chen menarik nafas pelan. Lalu mengangguk kecil kepada Bibinya.


Wajah Xin Chen tetap datar. Tidak terlihat belas kasih, Xin Chen berkata, "Aku akan melepaskan kalian asalkan kalian membayar 10 miliar RMB. Waktumu 2 menit untuk membayar kompensasi. Jika lewat jangan salahkan aku jika tidak sungkan".


"Banggg,,,"


Semua orang tercengang mendengar jumlah uang yang di minta Xin Chen. Keluarga Fei dan orang orang yang mendengar perkataan Xin Chen. Mereka tidak menyangka kalau Xin Chen meminta uang sebanyak itu.


Dung Yian matanya terbelalak mendengar jumlah uang itu. Aset Keluarganya hanya 300 miliar RMB. Kalau pun harus mengeluarkan uang sebanyak itu, harus banyak pertimbangan.


"Apa Tuan ingin merampokku. Bukankah uang sebanyak itu bukan jumlah sedikit."


Xin Chen mencibir, "Aku tidak sedang bernegosiasi denganmu. waktumu semenit lagi".


Dung Yian merasa kesal. Hatinya merasa tidak terima. Akan tetapi dirinya tidak berani berkata kata. "Bisakah aku memberikanmu 2 miliar RMB ?".


Mendengar perkataan Dung Yian. Paman Fei dan Bibi Lie Lian menganggap uang sebanyak 2 miliar sangatlah banyak. Uang sebanyak itu keluarga Fei tidak pernah memilikinya.


"Waktu sudah lewat 2 menit", Ucap Xin Chen.


Lalu Xin Chen lanjut berkata, "Patahkan kedua tangannya!". Segera Pasukan Khusus melangkah menuju ke hadapan Dung Yian.


"Tu,, Tuan, Baik,,, Baiklah, aku bayar sekarang".

__ADS_1


Segera Dung Yian mengeluarkan ponselnya, lalu berkata, "Tuan berikan nomor akun anda!".


Xin Chen melangkah ke hadapan Fei Hung, lalu berkata, "Paman Hung! Tolong berikan nomor akun anda. Bajingan itu akan mengganti kompensasi buat Paman!".


Fei Hung gemetar mendengar perkataan Xin Chen. Uang sebanyak 10 miliar RMB sangat banyak sekali.


Calon menantunya yang akan memberikan uang sebesar itu. "Siapa sebenarnya Xin Chen. Mengapa ke empat orang itu begitu hormat kepadanya ? Apa status dia ?".


Begitu banyak pertanyaan yang ingin di tanyakan tapi tidak berani berbicara hal itu.


Memikirkan hal ini, membuat kepala Fei Hung sedikit pening.


"Paman Hung!". Xin Chen menegur Fei Hung yg lagi tidak konsentrasi.


Fei Hung terperanjat, "Iya, iya,, Ini nomor akun saya".


Segera Xin Chen memberikan no akun Fei Hung ke Dung Yian. Tanpa fikir panjang. Dung Yian mentransfer sejumlah 10 miliar RMB.


"Ting,, Ting,, Ting,,".


Terdengar suara notifikasi pemberitahuan uang 10 miliar RMB masuk ke akunnya.


Matanya terbelalak melihat sejumlah uang 10 miliar RMB masuk ke akun pribadinya.


"Ini,, ini,,". Sebuah mimpi yg tidak akan pernah Fei Hung dapatkan seumur hidupnya.


Seluruh keluarga Fei Hung terkejut melihat Dung Yian mentransfer uang 10 miliar RMB ke akun Fei Hung.


Fei Qian sedari tadi melihat keadaan seperti itu, tercengang. Baru semalam dirinya di selamatkan Xin Chen dan menerima uang ke akunnya.


"Pergilah sekarang! Mulai sekarang kamu tidak boleh menginjakkan kaki di Desa San San. Aku tidak ingin melihatmu lagi di Desa San San. Jangan salahkan aku berbuat lebih bila melihatmu lagi".


"Baik Tuan"


Segera Dung Yian pergi meninggalkan rumah Fei Hung yang rusak parah akibat pertarungan Pasukan Khusus dengan pengawal Dung Yian.


Fei Hung dan anak istrinya segera beranjak masuk ke rumah. Seketika 2 orang muncul dari kejauhan melempar sebuah pisau kecil ke arah Gu Zou.


"Sruuttt,, Sruuttt,,"


Pendengaran Xin Chen sangat tajam. Bahkan sebuah pisau yang di lemparkan dari jarak 100 meter dapat di dengar dengan jelas.


Dengan kecepatan tinggi. Tanpa di sadari orang orang di sekitarnya. Xin Chen menjentikkan jarinya. Sebuah ranting menghantam pisau pisau yang mengarah ke Gu Zou.


"Ting,, Ting,, Ting,,"


Benturan keras. Semua orang mendengar benturan keras itu. Mereka mencari arah bunyi suara benturan besi itu.


Seorang dari dua pria Pasukan Bayangan bernama Niu Lao berkata, "Apa yang telah terjadi ? Mengapa serangan ku dapat di ketahui oleh seseorang".


"Hë,,hë,,hë,,"


Kui Hong tertawa kecil mendengar perkataan Niu Lao.

__ADS_1


Jurus pisau terbangnya dapat di patahkan seseorang tapi kamu tidak mengetahui siapa yang melakukannya. Kamu harus lebih sering berkultivasi.


"Ayo kita pergi dari sini!". Sahut Kui Hong.


Niu Lao mengangguk kecil. Terlihat 2 bayangan pergi meninggalkan kediaman keluarga Fei Hung. Kecepatannya sangat cepat.


Melihat mereka pergi. Xin Chen memicingkan matanya. Kemampuan Xin Chen dapat melihat lawannya dari jarak jauh.


"Husss,, husss,,". Kedua Pasukan Bayangan pergi meninggalkan Puncak Lingfung dengan sangat cepat.


Niu Lao berkata, "Apa kita harus melaporkan kepada ketua bahwa ada seseorang yang sangat kuat berada di Puncak Lingfung ?".


Kui Hong berkata, "iya. Sebaiknya kita melaporkan kepada ketua tentang hal ini".


Kui Hong dan Niu Lao di tugaskan untuk menguji kekuatan Xin Chen. Tapi mereka tidak menyadari bahwa kekuatan Xin Chen tidak terbatas. Semakin kuat lawan maka semakin beradaptasi kekuatan Xin Chen untuk lebih kuat.


Belum sempat Xin Chen melangkah masuk menemui Fei Hung. Sebuah mobil Rolls-Royce phantom berhenti.


Segera Aura yang sangat kuat menekan kediaman keluarga Fei Hung. Xin Chen mengernyitkan alisnya.


Keluarga Fei Hung ikut merasakan tekanan sangat kuat, seakan akan ada gunung di pundak mereka.


Pasukan Khusus yang di Alam Grandmaster tahap Puncak, segera mengeluarkan Aura kuat untuk melawan Aura itu. Keempat Pasukan Khusus bersama sama mengeluarkan Aura sangat kuat untuk menekan pihak lawan.


Pihak lawan bisa sedikit merasakan tekanan dari Aura kuat Pasukan Khusus. Pihak lawan di Alam Grandmaster tahap Puncak.


Gu Zou berkata, " Kali ini aku akan menguji kemampuanku".


Terlihat 3 orang turun dari mobil. 2 di antara Alam Grandmaster tahap Puncak. Satu di antaranya berada di Alam duyun tahap menengah.


Paman Fei dan Bibi Lie Lian Sampai lemas merasakan tekanan kuat dari pihak lawan. Fei Hung dan Istrinya sudah bertekuk lutut di lantai akibat tekanan kuat.


Salah seorang dari mereka bertiga bernama Yuwen Ma berada di Alam Grandmaster. "Sebaiknya aku tidak berlama lama disini! Siapa di antara kalian bernama Xin Chen ?".


Xin Chen berkata, "Aku".


Xin Chen hanya berdiri melihat Paman Fei dan Bibi Lie Lian dalam keadaan lelah.


Xin Chen berkata, "Paman, Bibi, semuanya segera tinggalkan tempat ini!".


Xin Chen memerintahkan, Gu Zou. Suruh salah seorang Pasukan Khusus mengantar mereka ke Puncak Lingfung.


"Baik Tuan Muda!". Ucap Gu Zou


Segera salah seorang Pasukan Khusus dan keluarga Fei Hung meninggalkan tempat kejadian.


Xin Chen berkata, "Siapa di antara kalian ingin menemui raja neraka AZURA"


Tanpa berbicara seketika Yuwen Ma menyerang Xin Chen. Melihat Yuwen Ma menyerang Xin Chen. Lao Jung'an menghadangnya. Lao Jung'an salah satu Pasukan Khusus yang sangat kuat.


Lao Jung'an berkata, "Lawanmu adalah aku!


Kamu tidak layak melawan Tuan Mudaku". Yuwen Ma langsung memukul Lao Jung'an. Terjadi pukulan bertubi tubi dari kedua belah pihak.

__ADS_1


"Banggg,,, Banggg"


Terjadi ledakan di tempat mereka bertarung. Serangan demi serangan dari kedua belah pihak terjadi. Tubuh mereka berlumuran darah akibat menerima pukulan satu sama lain.


__ADS_2