
Ledakan keras akibat dua kekuatan hebat beradu.
Dexter terkejut dari tendangan Wu Cian yang hampir mengenai kepalanya. Wajah Dexter sedikit muram.
Melihat Wu Cian mundur beberapa langkah. Dexter tanpa ragu menyerang dengan kekuatan Alam Duyun Tahap Puncak.
Pukulan Dexter mengarah ke dada Wu Cian. Melihat situasi berbahaya bagi Dexter.
Xin Chen tidak tinggal diam. Xin Chen langsung menghilang di tempatnya.
Kali ini Xin Chen tidak memberikan kesempatan kepada Pasukan Bayangan lagi. Xin Chen meningkatkan kekuatannya, melepaskan kekuatan Aura.
Xin Chen mengunci Wu Cian dengan Aura menakutkan.
Wu Cian yang melihat Dexter mengarah kepadanya bersiap menyerang. Akan tetapi merasakan tekanan sangat kuat dari Xin Chen. Wu Cian merasakan beban berat dan rasa takut menyelimutinya.
Jarak Dexter dengan Wu Cian berjarak 2 meter. Xin Chen ikut menyerang bersamaan.
Kecepatan Xin Chen lebih cepat dari Dexter menuju ke Wu Cian. Xin Chen mengepalkan tangannya menuju wajah Wu Cian.
Wajah Wu Cian tampak muram dan kacau. Menghadapi tekanan Aura kuat sekaligus 2 pukulan datang secara bersamaan dari arah berbeda.
Sssuuuttt,,, Bayangan hitam terlihat menuju Dexter. Keadaan berbalik berbahaya mengarah ke Dexter. Ternyata Shunyuan mengarahkan pukulan ke Dexter.
Seketika Xin Chen merubah arah pukulannya. Kakinya di hentakkan mengarah ke Shunyuan. Dengan senyum membunuh. Shunyuan tersenyum kepada Dexter.
Dexter yang sedari tadi tidak menyadari bahaya mendatanginya. Hanya fokus ke arah Wu Cian.
Melihat Xin Chen mengarahkan pukulannya ke Shunyuan. Wu Cian sedikit tenang. Wu Cian menyilangkan kedua tangannya menahan pukulan Dexter.
Di saat yang bersamaan. Pukulan Xin Chen bertabrakan dengan pukulan Shunyuan.
Bang, Bang, Bang,
Terjadi ledakan di mana mana. Tanah di bawah Wu Cian langsung beterbangan akibat ledakan pukulan Dexter.
Tubuh Wu Cian mundur 3 langkah.
ini,, ini,, tidak mungkin. Seorang Beladiri Alam Duyun Tahap Puncak. Dapat memukul mundur seorang Beladiri Alam Yitian.
Zhou Wei dan Jinliung tercengang melihat Wu Cian mundur beberapa langkah. Dexter tersenyum mengejek.
Dexter melihat Xin Chen menyerang Shunyuan.
Pukulan Xin Chen lebih mengerikan lagi. Terdengar ledakan dahsyat. Tanah di bawahnya seketika langsung berlubang.
Dua Pukulan bertabrakan.
Bang, Bang, Bang,,,
Mendengar ledakan dahsyat terjadi. Cahaya menyilaukan dari ledakan membuat mata seseorang dapat mengalami kebutaan.
Telinga sekelompok Pasukan Bayangan sedikit berdenging.
Tekanan ledakan sangat kuat. Membuat mereka terpukul mundur belasan meter.
__ADS_1
Tanpa menunggu lama lagi. Xin Chen kembali menyerang Shunyuan dengan pukulan tangan kirinya. Mata Shunyuan penuh ketakutan. Kekuatan pukulan Xin Chen terasa lebih meningkat.
Melihat pukulan Xin Chen berjarak 1 meter. Shunyuan segera menahannya dengan menyilangkan kedua tangannya.
Banggg,,,
Terjadi ledakan besar. karena besarnya ledakan. Bunyi retakan tangan Shunyuan samar samar terdengar.
Tubuh Shunyuan melayang 7 meter. Merasakan sakit menjalar di seluruh tangannya.
Shunyuan berusaha menahan rasa sakit tersebut.
Aahhkkk,,, Terdengar rintihan kecil dari mulut Shunyuan.
Lai Yuntian tercengang melihat kondisi Shunyuan.
Tangannya kini menggantung akibat di patahkan oleh pukulan Xin Chen.
Dalam sekejap, Xin Chen menghilang, menyerang Wu Cian. Debu debu beterbangan. Bahkan batu yang di lewati Xin Chen hancur.
Pukulan Xin Chen di arahkan ke dada Wu Cian. Melihat Kekuatan Xin Chen sangat kuat. Wu Cian tidak dapat melepaskan dirinya.
Wu Cian memblokir pukulan Xin Chen dengan kedua telapak tangannya.
Bukkk,,,
Pukulan Xin Chen menembus pertahanan Wu Cian. Tubuh Wu Cian melayang 9 meter. Sebelum menyentuh tanah, Wu Cian memuntahkan seteguk darah segar dan tidak sadarkan diri.
Tepat di dada Wu Cian terlihat membekas sebuah pukulan Xin Chen.
Lai Yuntian tercengang melihat kematian Wu Cian.
Segera mundur. Perintah Lai Yuntian kepada Pasukan Bayangan yang tersisa hidup.
Bagi Lai Yuntian menghadapi Xin Chen dengan kekuatan seperti itu sama saja mencari mati.
Kini 2 Petarung Alam Yitian Pasukan Bayangan telah di kalahkan dengan mudah. Kekuatan tempur Dewa Perang Utara sangat mengerikan.
Bagi Lai Yuntian rumor tentang Kekuatan Dewa Perang Utara bukanlah cerita omong kosong. Kini dirinya membuktikan secara langsung.
Kita harus segera meninggalkan Hua Xia secepat mungkin.
Baik ketua,"
Ucap Jinliung. Satu persatu dari mereka ingin meninggalkan Puncak Lingfung.
Xin Chen mencibir. Aku akan mengirim seorang lagi menuju ke neraka. Bertemu dengan Raja Azura.
Xin Chen melayangkan sebuah lemparan kayu ke arah salah satu Pasukan Bayangan.
Srruuuutt,,,
Bunyi kayu yang di lepaskan dari tangan Xin Chen. Kecepatannya sangat tinggi. Menyimpan sebuah energi.
Aahhkkk,,,
__ADS_1
Salah seorang Pasukan Bayangan jatuh ketanah. Matanya terbelalak. Mati dalam keadaan mengenaskan.
Lai Yuntian tercengang melihat Donfao mati.
Tubuh Donfao tergeletak di atas tanah. darah segar mengalir dari batang kayu yang menembus kulit.
ini,, ini,, Mengapa bisa terjadi ? Ucap Lai Yuntian
Memikirkan hal ini, Lai Yuntian tidak ingin menunggu lama lagi. jika tidak, mereka semua akan di bunuh oleh Dewa Perang Utara.
Segera Lai Yuntian meninggalkan Puncak Lingfung. Dengan kecepatan tinggi. Lai Yuntian dan sekelompok Pasukan Bayangan meninggalkan wilayah Puncak Lingfung.
Dexter berdiri menatap Xin Chen. Berbisik dalam hati, Kekuatan tempur dia sangat mengerikan. Di usia yang masih sangat muda. masa depannya tidak terbatas. Dirinya akan berdiri di atas Puncak.
Angin kencang menerpa baju Xin Chen. Awan gelap mulai berkumpul di satu titik. langit yang sebelumnya sangat cerah, tiba tiba gelap. awan tebal terlihat jelas.
Sepertinya akan turun hujan deras.
Terlihat Sambaran petir di mana mana. Segera Dexter berlindung dari Sambaran petir yang terus menerus.
Xin Chen hanya berdiri tegak. Aura kuat dalam tubuhnya semakin kuat. Pembuluh darah nampak berwarna kebiru biruan.
Xin Chen berteriak keras.
Aaahhhkkkkk,,,
Petir ikut menyambar di mana mana.
tanah di sekitar Xin Chen berlubang lubang akibat Sambaran petir yang terus menerus menyambar.
Fei Yun yang mencari keberadaan Xin Chen di Villa merasa cemas.
Fei Yun berkata dalam hati,"
Kamu pergi ke mana ?
Melihat awan tebal di sebuah bukit, dan petir menyambar nyambar di satu titik. Fei Yun semakin takut. keberadaan Xin Chen tidak dia temukan.
Fei Yun merasa sedih tidak melihat Xin Chen. Perasaan Fei Yun terhadap Xin Chen mulai menunjukkan rasa sayang.
Fei Yun melihat ke arah bukit. Fei Yun berkata,"
Apa yang telah terjadi ?.
Mengapa ada fenomena alam seperti itu. Di Desa ini belum pernah terjadi hal seperti itu.
Apakah akan terjadi bencana di
Desa San San ?
Xin Chen tetap berdiri. Matanya sangat tajam. Terlihat dari tubuhnya yang berubah ubah warna tubuhnya.
Dexter yang melihat kejadian itu tercengang.
Apa yang telah terjadi terhadap Tuan Muda ?
__ADS_1