
Penguasa Sangyang Lai Jungsu mengangguk mendengar perkataan Petua Hinlong.
Lai Jungsu berfikir dalam dan berkata,"
Sudah sekian hari Kindae Fung berada di Hua Xia, tapi belum ada kabar sama sekali darinya.
Seorang pria paruh baya bernama Yuen Chao berkata," Tuanku.
Setahuku cara kerja tuan Kindae Fung sangat tinggi kehati hatiannya dalam bertindak.
Tuanku.
Seorang Pria berumur 80 tahun menimpali perkataan Yuen Chao. Namanya Chang Fung. Ia pun lalu berkata,"
Biasanya Saudaraku bekerja penuh perhitungan. Karakter yang begitu tenang. Keluarga Fung menjulukinya air tenang yang menghanyutkan.
Tuanku,"
Sebaiknya kita menunggu beberapa hari lagi. Kemungkinan Kindae sedang merencanakan sesuatu.
Mendengar perkataan Chang Fung, Penguasa Sangyang Lai Jungsu berkata,"
Baiklah, kita akan menunggu beberapa hari lagi kedepan.
Jika belum ada kabar darinya. Maka Tuan Qiao Fang dan rekan rekannya akan berangkat bersama 10 Petarung Jiunxu.
Banggg,,,
Mendengar perkataan Penguasa Sangyang Lai Jungsu. Para Tetua terkejut.
Me,, mereka bukankah Pasukan Kematian yang sangat mengerikan. Kekuatan bertarung mereka berada di Alam Qindong Tahap Menengah yang paling rendah.
Pasukan Jiunxu merupakan orang orang pilihan. mereka berjumlah 200 orang. Bisa di bayangkan kekuatan seperti itu,,, Sangat mengerikan. Jumlah yang sangat mengerikan. Apalagi mereka di Alam Beladiri Qindong yang paling rendah. Pemimpin mereka berada di Alam Sain Tahap Puncak.
Jika bukan hal hal yang sangat mendesak. Pasukan Jiunxu tidak akan mungkin di gunakan untuk menjaga keselamatan rakyat Negeri Sangyang.
Hinlong berkata,"
Tuanku. Apa hal ini tidak begitu berlebihan. Kekuatan Pasukan Jiunxu merupakan Pasukan yang tidak dapat di gunakan tanpa hal hal genting.
Aku ingin bertanya satu hal. Siapa di antara kalian berangkat ke Hua Xia untuk membunuh Panglima Muda Utara.
Ucap Lai Jungsu. Jika ada yang ingin ke Hua Xia untuk membunuh Xin Chen.
Negeri Sangyang akan berterima kasih kepada kalian dan akan memberikan hadiah besar jika membunuh Dewa Perang Utara.
Apakah kalian sanggup melakukan hal ini ? Mendengar pertanyaan Lai Jungsu. Para Petinggi saling bertatapan.
Semua terdiam. tidak ada satupun dari mereka berbicara.
Tatapan tajam Penguasa Sangyang Lai Jungsu memberikan tekanan kuat. Lalu berkata," Sudah saatnya Pasukan Jiunxu ikut berpartisipasi dalam hal ini.
Seketika Aura yang sangat mengerikan menyelimuti kediaman Penguasa Sangyang Lai Jungsu.
Para Petinggi Negeri Sangyang tercengang. Aura ini sangat mengerikan. Tekanannya sangat kuat. Seakan akan pundak mereka memikul sebuah gunung.
Perlahan tubuh mereka sangat lemah. Terasa lutut mereka akan menyentuh lantai.
Orang orang lemah langsung memuntahkan seteguk darah. Tubuh mereka tidak mampu menahan tekanannya.
Bahkan Lai Jungsu Penguasa Sangyang merasakan tekanan hebat.
__ADS_1
ini, ini, kekuatan macam apa ? Mengapa tekanan begitu kuat.
Penguasa Sangyang Lai Jungsu mengeluarkan Aura sangat kuat untuk melawan Tekanan hebat itu. Beberapa petarung beladiri Alam Yitian Tahap Puncak segera ikut mengeluarkan Aura sangat kuat.
Orang orang yang di bawah Alam Yitian segera bertekuk lutut tidak mampu menahan tekanannya.
Seorang Pria berumur 100 tahun lebih. melayang mendekat.
Rambut dan jenggotnya telah memutih. Tubuhnya melayang di udara.
Baju putih bersih yang di kenakan berkibar kibar tertiup angin. Auranya sangat mematikan.
Orang orang yang melihat kejadian itu tercengang hebat. Bahkan para petinggi Negeri Sangyang memucat melihat Pria tersebut.
Mereka Petinggi Negeri Sangyang belum pernah melihat Aura yang sangat mengerikan keluar dari tubuh seseorang seperti ini.
Hmmm,,,
Sekelompok orang orang lemah berkumpul mengadu nasibnya. Seharusnya kalian bercermin dengan kemampuan kalian yang begitu lemah.
Hua Xia adalah Sumur hitam yang dalam. Dengan kemampuan kalian yang seperti ini hanya akan mengantarkan kematian.
Mendengar penghinaan Pria Tua tersebut. Salah seorang petarung bernama Jiaolong menyerang dengan kekuatan sangat mengerikan.
Jiaolong berada di Alam Beladiri Yitian Tahap Akhir. Tubuhnya seketika menghilang di tempatnya. Terlihat bayangan yang menuju ke arah Pria Tua itu.
Jaraknya cukup dekat sekitar 2 meter. Pria Tua tersebut mencibir penuh penghinaan. RT Idak tahu diri. Hanya sampah ingin mengotoriku.
Pria tua itu melambaikan tangannya.
Banggg,,,
Krakkk,,, Terdengar suara benturan tulang. Terlihat setitik darah di kening Jiaolong, beberapa detik berikutnya. darah mengalir di keningnya.
Jiaolong mati mengenaskan di tempatnya tanpa melakukan apa apa lagi.
Semua orang yang menyaksikan kejadian itu tercengang hebat.
Tubuh para Petinggi gemetar hebat. Pria Tua tersebut berkata,"
Segeralah kalian berlutut. Dengan tekanan begitu kuat. Pria Tua itu menghentakkan kakinya. Secara bersamaan mereka semua berlutut seketika.
Lai Jungsu yang melihat sikap Arogan Pria Tua itu. Lai Jungsu mengeluarkan Aura sangat kuat.
Pria Tua itu mengerutkan keningnya menatap Lai Jungsu. Pria Tua itu berkata," Hanya kemampuanmu seperti itu ingin mengusikku jangan bermimpi.
Lai Jungsu langsung menghilang di tempatnya. Lai Jungsu langsung menyerang Pria Tua itu dengan kecepatan sangat tinggi. Pria Tua itu menggelengkan kepalanya lalu berkata,"
Sungguh tidak tahu diri. Hanya melambaikan tangannya, Kekuatan sangat menakutkan keluar mengarah ke tubuh Lai Jungsu.
Kekuatan itu mendekati Lai Jungsu, Merasakan kekuatan itu. Wajah Lai Jungsu masam. Dirinya pasrah akan kematian.
Seorang Pria Tua muncul menghalangi kekuatan itu. Pria Tua itu ayahnya Lai Jungye namanya lain Lai Jungye.
Lai Jungsu merasa tidak percaya melihat ayahnya Lai Jungye menyelamatkannya.
Ayah,,,
Lai melirik sedikit, mengerutkan keningnya. Lai Jungsu berkata," Terima kasih ayah sudah menyelamatkanku.
Mendengar ungkapan Lau Jungsu. Lain Jungye tidak menggubrisnya. wajahnya tetap datar.
__ADS_1
Lai Jungye beberapa langkah ke tengah lalu membungkuk.
Ini, ini, Mengapa ayahku bisa begitu hormat kepadanya. Lai Jungsu penuh rasa tanda tanya.
Siapa Pria Tua itu ? Mengapa Kekuatannya begitu mengerikan. Ayahku saja seorang berpengaruh dan berkedudukan tinggi masih merendahkan diri di hadapannya ?
Ayah,,
Lai Jungsu memanggil Lai Jungye, akan tetapi Lai Jungye tidak memperdulikannya.
Lai Jungye berkata,"
Paman Gen Rong. Maafkan anakku yang tidak tahu diri.
Banggg,,, Semua orang tidak menyangka kalau Tuan Besar Lai Jungye begitu segan dan menghormati seorang pria yang masih segar, walaupun hampir seluruh rambutnya memutih. Aura yang terpancar dari tubuhnya sangat menakutkan.
Semua orang menatap lekat dan bertanya siapa Pria Tua itu ?
Salah seorang dari Petua Changfu berfikir dalam Pria Tua itu.
Haaa,,,
Di,, di,, dia.
Petua Changfu langsung berlutut.
Brukkk,,, Terdengar sura keras lutut menghantam lantai.
Semua orang melihat Petua Changfu berlutut. Salah seorang dari mereka petinggi Sanghyang bertanya,"
Sebenarnya apa yang terjadi ? Mengapa Petua Changfu ikut berlutut !.
Apa status Pria Tua itu ?
Paman Gen,"
Apa yang membuat paman mengunjungi Dunia Sekuler ini ?
Mendengar perkataan Lai Jungye.
Gen Rong terdiam beberapa saat. Matanya tajam menatap sekumpulan petinggi Sanghyang.
Gen Rong mencibir. Apa begitu berani anakmu dan orang orang dunia Sekuler mengusik Singa tidur ( Hua Xia ). Kedatanganku saat ini karena paksaan dari Tuan besar Rong untuk memperingatkan orang orang Dunia Sekuler agar tidak menyinggung Panglima Tertinggi Hua Xia.
Gen Rong terdiam. Wajahnya keras dan terlihat penuh kebencian terhadap orang orang Petinggi Sanghyang.
Bagi Gen Rong. Hua Xia salah satu Samudera hitam yang sangat berbahaya.
Bukan Panglima Tertinggi yang Gen Rong di takutkan tapi latar belakangnya dan Keluarga Beladiri Kuno, yang menjaga stabilitas
Hua Xia.
Begitu banyak petarung berdiam diri menjauhi urusan duniawi. Kekuatan mereka sangat tidak dapat di jangkau.
Petarung perarung Hua Xia berkultivasi terus menerus. Bahkan ada rumor. Ada seseorang dari Hua Xia mengalahkan Dewa langit.
Gen Rong berkata kepada Lai Jungye, Demi persahabatanku dengan Ayahmu. Kali ini aku mengampuni anakmu.
Perintahkan Petarung Hua Xia yang memasuki Hua Xia agar kembali ke Negeri Sangyang.
Jika terjadi peperangan hebat. Bahkan orang orang dari Beladiri Kuno tersembunyi tidak akan mampu mengalahkan kekuatan tersembunyi Hua Xia.
__ADS_1