Kekuatan Dewa Perang Utara

Kekuatan Dewa Perang Utara
Bab 61 Teknik Qinlong


__ADS_3

Xin Chen dan Niang Su beserta Petarung Tersembunyi telah tiba di sekelompok orang orang terkuat Negara Gabungan.


Tatapan Xin Chen tertuju kepada 2 orang yang berdiri paling jauh ke belakang. Tampak Aura yang kuat terpancar ke dua Petarung tersebut.


Salah satu dari kedua Petarung Negara Gabungan memainkan seruling. Terdengar sangat indah alunan seruling tersebut.


Xin Chen memicingkan matanya. Sekelompok Petarung Negara Gabungan yang berjumlah 23 orang mengeluarkan Aura Kuat.


Niang Su dan Chang Yi merasakan Aura yang sangat kuat dari orang orang Negara Gabungan.


Setelah beberapa menit kemudian, Diu Zhung beserta Petarung Tersembunyi telah sampai di hadapan Xin Chen. Kini Petarung Tersembunyi memancarkan kekuatan yang sangat kuat.


Rantauk berkata, adik Xin, hari ini kita harus menyelesaikan mereka agar kelak pihak musuh tidak akan berani datang kembali untuk menyerang Hua Xia.


Xin Chen penuh rasa senang sambil tersenyum memandang Rantauk dan yang lainnya. Xin Chen menganggap Petarung tersembunyi seperti saudara sendiri.


Xin lalu berkata," Baiklah kakak Yung ". Masalah ini harus ku selesaikan hari ini. Jangan menyisakan satupun mereka yang berada di depan. Kirim mereka menemui raja Neraka Azura.


Dari kejauhan. Tiba tiba sebuah Aura yang sangat kuat menekan di sekitarnya. Xin Chen memicingkan matanya merasakan Aura


kuat itu.


Kekuatan yang sangat kuat datang dari arah belakang, seseorang mendekat menghampiri Xin Chen dan Niang su. Kekuatan Alam Beladiri itu sangat kuat, membuat Pasukan Tersembunyi sedikit terkejut.


Aura membunuh yang keluar dari tubuh memancarkan cahaya. Seseorang dengan wajah yang tenang dan rambut panjang yang terurai yang tampak basah berkibar di tiup angin. Tubuhnya memancarkan cahaya.


Xin Chen dapat merasakan tekanan Aura kuat tersebut. Xin Chen menyipitkan matanya dan bersiap menahan serangan musuh. Pihak lawan semakin mendekat ke arah Xin Chen. Xin Chen menaikkan kekuatannya.


Duarrr,,,


Debu debu beterbangan, bebatuan bahkan pecah pecah. Sesaat terlihat sebuah lubang dalam di bawah kaki Xin Chen. Tubuhnya melayang. Sebuah Aura yang menakutkan terpancar dari tubuh Xin Chen.


Di pihak Petarung Negara Gabungan ikut merasakan Tekanan hebat yang di pancarkan Aura Xin Chen.


Kifar Wurk seorang Petarung hebat dari Negara Gabungan memandang Aura Xin Chen daru kejauhan. Usia Kifar Wurk memasuki 75 tahun. Sebagian rambutnya telah memutih.


Dengan penuh perasaan penasaran


Kifar Wurk berkata," Pantas saja lawan lawannya kalah di tangan pemuda itu". Kekuatan Alam seperti itu tidak akan mampu di kalahkan oleh utusan Jenderal Bair Dain dan Jenderal Azack.


Kifar Wurk melanjutkan perkataannya,"Negara Gabungan terlalu gegabah dalam mengambil keputusan". Peperangan yang lalu mereka telah di kalahkan dengan mudah seorang Dewa Perang. Kini mereka sudah mengalami kemunduran besar. Sebagian besar Pasukan Negara Gabungan telah tewas mengenaskan.


Mendengar perkataan Kifar Wurk, seorang Petarung bernama Gultom yang memegang seruling memicingkan matanya menatap lekat Kekuatan Xin Chen dari kejauhan.

__ADS_1


Gultom berkata,"Di Negara Jark Harkin di usia seperti itu hanya orang orang dari Klan Kuno yang memiliki kekuatan seperti itu". Suatu keberuntungan suatu negara memiliki seorang Petarung berbakat seperti pemuda itu.


Dengan sikap tenang, Gultom kembali memainkan serulingnya. Alunan suara yang di hasilkan seruling tersebut sangat indah di dengar. Bahkan Xin Chen terpukau mendengar përmainan seruling Gultom.


Gultom memberhentikan suara seruling lalu berkata,"Kabari pusat untuk mencari tahu siapa pemuda itu". Sebentar lagi kita akan berhadapan dengannya.


Kifar Wurk berkata,"Baik".


Segera Kifar Wurk menghubungi Agen Negara Jark Harkin.


Terlihat wajah seorang wanita sangat cantik memandang Xin Chen penuh rasa penasaran. Wanita itu memakai baju yang begitu indah. Wanita itu berjalan mendekat ke Xin Chen.


Wanita itu utusan dari Klan Uzuyan. Namanya Mei Ling. Kekuatan yang di pancarkan Aura Mei Ling membuat Niang Su dan Chang Yi merasakan tekanan hebat.


Alam Beladiri Mei Ling sudah memasuki Alam Beladiri Super Saiya.


Niang Su dan Chang Yi menyipitkan matanya memandang kedatangan Mei Ling.


Mei Ling menyapa Xin Chen dengan senyuman sangat manis. Mei Ling sedikit menurunkan lututnya memberikan salam kepada Xin Chen.


Mei Ling berbisik kecil dalam hati. Tuan Xin Chen sangat muda dan begitu tampan. Sangat jarang seseorang mampu mencapai Alam Beladiri seperti dirinya.


Kekuatannya tidak dapat kurasakan berada di Alam Beladiri apa ?


Apakah Kekuatan Tuan Xin Chen berada di atasku ?


Xin Chen tertegun sejenak menatap Mei Ling. Dirinya tidak menyangka seorang wanita cantik dan masih sangat muda memiliki kekuatan bertarung yang sangat kuat. Usia Mei Ling 24 tahun.


Xin Chen merasa senang dengan kedatangan Mei Ling. Awalnya Xin Chen merasa kalau


Mei Ling seorang musuh yang menyerangnya dari arah belakang, ternyata Mei Ling seorang utusan dari Klan Uzuyan. Dengan kekuatan Mei Ling. Kini di pihak Xin Chen semakin kuat.


Xin Chen berkata,"Sampaikan terima kasihku kepada Ketua Uzuyan.


Tuan Chen.


Sapa Mei Ling, sebenarnya aku tidak sendirian. Aku berlima dengan saudara seperguruanku, akan tetapi mereka memakai Teknik QinLong sehingga Tuan Chen tidak dapat merasakan keberadaan mereka.


Banggg,,,


Niang Su dan Chang Yi beserta Petarung Tersembunyi lainnya Tercengang mendengar perkataan Mei Ling.


Rantauk berbisik kecil kepada Yu Gongxi.

__ADS_1


Kakek Yu !.


Tegur Rantauk.


Rantauk melanjutkan untuk bertanya,"Apa benar ada teknik seperti itu ?"


Yu Gongxi mengangguk kecil, Lalu berkata," Hanya orang orang yang berkemampuan Alam Beladiri Super Saiya yang mampu melakukannya.


Banggg,,,


"Apaaaa???"


Rantauk dan lainnya semakin Tercengang mendengar penjelasan Yu Gongxi.


Rantauk menyeringai penuh rasa heran. Berarti orang orang ini sudah di Alam Beladiri Super Saiya ?


Yu Gongxi mengangguk, lalu menjawab,"Iya" Aku dapat merasakan tekanan hebat dari mereka. Berhati hatilah yang berbaju hitam.


Yu Gongxi memandang sekumpulan orang dari Negeri Gabungan, terlihat 2 sosok pria 2 bagian belakang sedang memainkan seruling dan seorang lagi berdiri sambil menutup matanya, sedangkan sebuah pedang berada di punggungnya. Kedua pria tersebut yaitu Kifar Wurk dan Gultom.


Yu Gongxi lanjut berkata,"Mereka berdua sangat menakutkan, akupun belum tentu dapat mengalahkannya".


Mata Diu Zhung terbelalak mendengar perkataan Yu Gongxi. Diu Zhung menganggap Yu Gongxi sudah memasuki Alam Super Saiya tahap Awal, akan tetapi merasa tidak dapat mengalahkan mereka berdua.


Dengan semangat juang. Diu Zhung berharap kelak dia mampu meningkatkan kekuatannya ke Alam Beladiri Super Saiya, bahkan lebih tinggi lagi.


Bersiap,,,


Teriak Xin Chen.


belum beberapa detik teriakan Xin Chen, seseorang telah datang mengarahkan pukulannya ke arah Kiang Zhao.


Aura yang sangat kuat menuju ke arah Xin Chen dan Pasukan Tersembunyi. Pria itu berusia 48 Tahun. Namanya Jackal,


Kekuatan tempur Jackal berada di Alam Beladiri Sain tahap Awak


Pukulan pihak lawan sangat kuat dan cepat. Melihat pihak lawan semakin mendekat. Kiang Zhao tersenyum mengejek. Seketika Kiang Zhao menghilang di tempatnya, tubuhnya terbang ke arah Petarung tersebut.


Kiang Zhao mengumpulkan kekuatan pada tinjunya. Kedua pukulan langsung bertemu.


Duar, duar, duar,,,


Ledakan terjadi. Pihak lawan mundur 5 langkah, sedangkan Kiang Zhao mundur 1 langkah. Sudah dapat di bayangkan tingkat kekuatan Kiang Zhao.

__ADS_1


Merasakan rasa sakit dan nyeri di pergelangan tangan pihak lawan. Pihak lawan merasa tidak nyaman. Terdengar suara keluhan oleh Petarung Negara Gabungan.


Dengan kepiawaian Kiang Zhao, Pihak lawan sedikit terkejut. Dirinya tidak pernah menyangka akan seperti ini kejadiannya.


__ADS_2