
Diu Zhung hanya bisa terbaring memuntahkan darah. Dirinya terbaring penuh luka luka.
Kifar Wurk mencibir," Apa hanya seperti ini Kekuatan tempur orang orang Hua Xia ? Kifar Wurk menghilang di tempatnya, segera muncul di hadapan Diu Zhung.
Kifar Wurk menginjak dada Diu Zhung.
Aaakkhhh,,
Rasa sakit di dada Diu Zhung semakin luar biasa. Diu Zhung semakin memuntahkan darah segar. Wajahnya pucat akibat kehabisan darah.
Kifar Wurk memandang dengan penuh hinaan. Niat membunuh dalam dirinya sangat dalam.
Melihat Kifar Wurk mengalahkan Diu Zhung. Gultom tertawa.
Ha, ha, ha,
Jangan biarkan orang orang Hua Xia hidup. Bunuh mereka semua. Jangan pernah melepaskan satupun di antara mereka.
Wang Poujun meningkatkan Kekuatannya. Dirinya berencana menyerang Kifar Wurk.
Bajingan !.
Ucap Wang Poujun dengan penuh kemarahan.
Xin Chen seketika menghilang di tempatnya. Tiba tiba muncul di samping Kifar Wurk, Xin Chen berdiri hanya jarak 2 langkah.
Gultom Tercengang. Bahkan Organisasi Phiton ikut Tercengang.
Di, dia,
Tiba tiba pemuda itu muncul di hadapan Kifar Wurk. Ucap salah seorang Organisasi Phiton yang bernama Nidarlan. Kekuatan tempur Nidarlan berada di Alam Beladiri Yitian Tahap Puncak.
Darl Mungyi yang sedari tadi merasa senang melihat Kifar Wurk mengalahkan Diu Zhung, kini Tercengang melihat Xin Chen berada di samping Kifar Wurk.
Siapa pemuda itu ? Mengapa dari awal pemuda itu tidak mengeluarkan Auranya.
Pandangan Darl Mungyi sangat tajam melihat Xin Chen.
Xin Chen mencibir," Sebaiknya kamu melepaskannya, jangan membuatku membunuhmu !. Perkataan Xin Chen penuh dengan tekanan hebat.
Kemarahan Kifar Wurk terlihat di wajahnya. Bajingan !.
Kifar Wurk melancarkan pukulannya ke arah Xin Chen. Kekuatan penuh berada di tinju Kifar Wurk.
Xin Chen tersenyum mengejek. Lalu mencibirnya," Tidak tahu diri akan kemampuan sendiri ".
Duaaarrr,,,
Ledakan kuat terjadi. Pukulan Kifar Wurk berbenturan dengan telapak tangan Xin Chen. Tinju Kifar Wurk dapat di tangkap dengan sangat mudah oleh Xin Chen.
Xin Chen menahan pukulan Kifar Wurk dengan tangan kirinya. Aura membunuh menyelimuti tubuh Xin Chen.
Apaaa,,,
Hafer Tercengang hebat, Wajahnya memucat penuh rasa takut. Dirinya tahu kekuatan pukulan Kifar Wurk sudah di puncak maksimal. Mengapa dengan mudahnya di kalahkan oleh pemuda itu !. Siapa dia ?
__ADS_1
Dengan rasa penasaran dan keterkejutannya. Hafer segera mencari tahu siapa pemuda yang telah mengalahkan pukulan Kifar Wurk.
Hafer berkata kepada bawahannya bernama Yudanil. Cepat cari tahu siapa pemuda itu ? Cari informasi tentang dia sekarang juga !.
Baik Tuan,
Ucap Yudanil.
Kifar Wurk terdiam kaku, dirinya Tercengang melihat pukulannya di tahan dengan sangat mudah.
Me, mengapa ?
Dengan suara terbata bata, Bibir yang bergetar. Kifar Wurk ketakutan. Punggungnya terasa dingin.
Xin Chen menaikkan sudut bibirnya. Lalu mencibirnya," Kamu tidak layak untuk melawanku ". Sebaiknya kamu mempersiapkan diri menghadapi kematian !.
Dengan penuh amarah. Kifar Wurk melancarkan pukulannya dengan tangan kanannya. Dengan kekuatan penuh. Tinju Kifar Wurk mengarah ke wajah Xin Chen. Xin Chen tidak diam, segera melancarkan pukulannya untuk menghadang pukulan Kifar Wurk.
Duaaarrr,,,
Ledakan kembali terjadi. Pukulan Kifar Wurk dan Xin Chen bertabrakan. Debu debu beterbangan.
Aaakkkhh,,,
Tulang lengan Kifar Wurk patah seketika. Teriak kecil terdengar dari Kifar Wurk. Rasa sakit menjalar ke tulang tulangnya.
Kifar Wurk berusaha menahan rasa sakitnya. Xin Chen tidak banyak berbicara, langsung melakukan sebuah pukulan keras ke dada Kifar Wurk.
Buukkk,,
Kifar Wurk pingsan di tempat, tidak sadarkan diri. Darah terlihat keluar dari mulutnya. Kondisinya tidak di ketahui.
Xin Chen segera melangkah mendekati Kifar Wurk. Wajahnya terlihat datar. Xin Chen tepat berdiri di samping Kifar Wurk. Kakinya di angkat untuk menginjak kepala Kifar Wurk.
Melihat Kifar Wurk dalam bahaya. Segera
Gultom menghilang di tempatnya, niatnya menyerang Xin Chen. Sebuah pukulan hebat di arahkan ke kepala Xin Chen. Tinju yang penuh dengan kekuatan penuh.
Jarak Gultom dengan Xin Chen hanya 4 langkah. Sebuah Pukulan Aura membunuh menuju ke Xin Chen. Xin Chen tidak tinggal diam. Pukulan beraura kematian di lancarkan untuk menghantam pukulan Gultom.
Duaaarrr,,,
Tabrakan keras terjadi kembali. Debu dan bebatuan beterbangan bagaikan kertas di tiup angin kencang.
Gultom telah mengerahkan seluruh kekuatan tempurnya untuk menjatuhkan Xin Chen dengan sekali pukulan. Tapi apa yang telah terjadi, Gultom mundur 6 langkah ke belakang.
Gultom Tercengang. Tetapi cepat cepat berusaha tenang untuk menutupi keterkejutannya terhadap Xin Chen.
Lengannya terasa kesemutan akibat benturan pukulan deras. Xin Chen menatap lekat Gultom. Seakan akan ingin segera membunuhnya.
Xin Chen langsung menyerang Gultom dengan kekuatan penuh.
Melihat pihak lawan menyerangnya dengan kekuatan sangat mengerikan. Gultom segera menyilangkan kedua lengannya untuk menahan pukulan Xin Chen.
Dengan bertubi tubi Xin Chen melancarkan pukulan.
__ADS_1
Duar, duar, duar,
Pukulan yang begitu keras dan terus menerus menghantam Gultom. Tidak ada kesempatan untuk menghindar. Pihak lawan sangat cepat sehingga pertahanannya dapat di kalahkan.
Gultom melayang 8 langkah, jatuh ke tanah. Tubuh Gultom penuh luka luka. Kali ini Gultom menyadari pihak lawan sangat kuat. Gultom berusaha untuk berdiri. Dengan kekuatan yang di milikinya. Gultom menggunakan jurus rahasia.
Perlahan lahan sebuah Aura kuat keluar dari tubuh Gultom. Tanah dan bebatuan di sekelilingnya mulai terangkat. Tanah mulai bergetar hebat.
Duaaarrr,,,
Tanah di kaki Gultom meledak seketika. Terlihat tanah retak panjang beberapa puluh langkah, seperti gempa bumi mengguncang membuat retakan.
Xin Chen memandang Gultom tanpa ekspresi. Wajahnya datar, seakan akan tidak ada masalah yang di hadapinya.
Yu Gongxi menyipitkan matanya melihat Gultom yang meningkatkan kekuatannya. Yu Gongxi memerhatikan dengan seksama Kekuatan yang di keluarkan Gultom.
Yu Gongxi berbisik dalam hati," Kekuatan ini sepertinya tidak asing. Mengapa begitu familiar dengan Aura ini. Tubuh Gultom penuh tetesan darah akibat bat peningkatan Kultivasinya. Kini tibuh Gultom tidak mengenakan baju. pakaiannya robek akibat pertarungan. Lukanya dapat terlihat dengan jelas.
Sebuah garis biru terlihat di tubuhnya seperti sebuah pembuluh darah yang mengalir.
Xin Chen terkejut, matanya sangat tajam memandang perubuhan Gultom. Dalam hati, bukankah hal itu merupakan anak generasi para Dewa.
Xin Chen mengingat masa masanya bersama Ibunya sewaktu masih kecil. Xin Chen pernah di ajarkan tentang garis keturunan Para Dewa dan dia tidak mengetahui siapa Ayahnya yang sebenarnya.
Xin Chen mengingat mimpi mimpinya sewaktu kecil bertemu seorang pria bertubuh sedang, wajahnya sangat tampan, kulit bersih, memiliki kekuatan yang sangat kuat. Bahkan seorang Petarung kuat tidak berani berjalan di hadapannya. Bahkan para Dewa di langit tidak berani memprovokasinya.
Xin Chen mengerutkan keningnya memikirkan hal itu. Segera dia melihat lebih seksama lagi Kekuatan yang di keluarkan Gultom.
Xin Chen berkata," Sepertinya kekuatannya berasal dari dunia lain. Kekuatan ini bukan orang di bumi yang memilikinya.
Garis biru yang ada di tubuh Gultom sesuatu yang tidak di miliki oleh manusia di bumi. Bahkan seorang Petarung Alam tertinggi tidak akan memiliki Garis Biru seperti darah yang mengalir.
Xin Chen mencibir," Apa kamu masih lama berdiri tanpa menyerangku ? Jangan membuang waktuku lagi. Cepatlah bertarung denganku.
Darl Mungyi mendengar hinaan Xin Chen, seketika amarahnya membludak.
Duar, duar, duar,
Ledakan hebat di kaki Darl Mungyi. Tanah ikut berlubang besar.
Seketika Darl Mungyi langsung menghilang di tempatnya. Gultom yang sementara meningkatkan kekuatannya hanya terdiam mendengarkan penghinaan Xin Chen. Dirinya hanya fokus memuncakkan Kekuatannya.
Darl Mungyi terlihat sangat marah. Kecepatannya sangat cepat, tiba tiba Darl Mungyi muncul di hadapan Xin Chen. Dengan kekuatan penuh, Darl Mungyi mengerahkan tinjunya ke wajah Xin Chen.
Melihat Darl Mungyi melakukan serangan. Xin Chen memblokir pukulan Darl Mungyi dengan kedua telapak tangannya.
Duaarrrr,,,
Ledakan besar terjadi. Cahayanya sangat menyilaukan mata. Semua orang yang melihat kejadian itu menundukkan kepalanya akibat sinar ledakan besar tersebut.
Segera yang lain menyingkir sejauh mungkin untuk menghindari Kekuatan tempur mereka. Sangat memungkinkan mereka cidera parah akibat tekanan kuat di sertai ledakan besar.
Asap tebal, dan debu debu yang beterbangan menutupi tubuh Darl Mungyi dan Xin Chen.
Perlahan lahan asap dan debu menghilang. Terlihat Xin Chen dan Darl Mungyi melayang di udara. Tanah di bawahnya berlubang besar seukuran 5 meter.
__ADS_1