Kekuatan Dewa Perang Utara

Kekuatan Dewa Perang Utara
Bab 74 Lembah Gudong


__ADS_3

Kami tidak apa apa. Adik Xin tidak perlu khawatir dengan kami. Semua akan baik baik saja. Kamu tenang saja.


Ucap Wang Poujun. Kiang Zhao pun ikut mengangguk mendengar perkataan Wang Poujun.


Duarrr,,,


Yugan Wile dan Kane Diga menghilang di tempatnya. Mereka kini menyerang Wang Poujun dan Kiang Zhao.


Sebuah pukulan mengarah ke Wang Poujun dan Kiang Zhao secara bersamaan. Ternyata Yugan Wile dan Kane Diga menyerang mereka secara bersamaan.


Wang Poujun dan Kiang Zhao telah melihat serangannya dan berusaha menyilangkan kedua lengannya untuk menahan pukulan mengerikan pihak lawan.


Duarrr, Duarrr,


Ledakan kuat kembali terjadi. Pukulan Yugan Wile dan Kane Diga menghantam lengan Wang Poujun dan Kiang Zhao.


Wang Poujun dan Kiang Zhao mundur 9 langkah.


Krek, Krek, Krek,


Terdengar suara retakan tulang di lengan keduanya. Akibat menahan pukulan yang sangat kuat Wang Poujun dan Kiang Zhao memuntahkan darah. Rasa sakit menjalar ke seluruh tubuh mereka. Mereka sedikit meraung kecil.


Aaakkhhh,,,


Terdengar rintihan dari Wang Poujun dan Kiang Zhao.


Mereka berdua segera ingin berdiri. Akan tetapi luka mereka sangat berat. Membuat rasa sakit menjalar di tubuh mereka.


Melihat Wang Poujun dan Kiang Zhao ingin berdiri. Masih mampu untuk bergerak dari serangan. Yugan Wile dan Kane Diga bersiap melakukan serangan kembali.


Yugan Wile dan Kane Diga menghilang di tempatnya. Mereka berdua melancarkan sebuah pukulan berAura sangat kuat.


Yugan Wile dan Kane Diga mengarahkan pukulannya ke wajah Wang Poujun dan Kiang Zhao.


Jarak tinju Yugan Wile dan Kane Diga dari Wang Poujun dan Kiang Zhao hanya berkisar 3 langkah.


Duarrr, Duarrr,


Sesuatu telah menghalangi pukulan Yugan Wile dan Kane Diga.

__ADS_1


Sesosok wanita dan sesosok pria berusia 40 tahunan menahan pukulan Yugan Wile dan Kane Diga.


Bangggg,,,


Semua orang tercengang melihat kejadian itu. Semua orang tidak menyangka ada seorang wanita cantik yang masih muda. Wanita itu berusia 24 tahun lebih muda dari Xin Chen,e dan seorang pria berusia 40 tahunan menahan pukulan hebat Yugan Wile dan Kane Diga dengan mudah.


Xin Chen tersenyum melihat Mei Ling datang menolong Wang Poujun dan Kiang Zhao.


Aura yang sangat kuat terpancar dari tubuh Mei Ling. Yang membuat orang orang Tercengang hebat. Beberapa pria yang berdiri di belakang Mei Ling dengan kekuatan lebih menakutkan lagi.


Salah seorang pria berusia 115 tahun, Rambut yang masih sangat hitam, tetapi kulit sudah termakan usia. Kekuatannya paling tertinggi di antara orang orang yang bersama Mei Ling. Pria tua itu bernama Lau Xian.


Lau Xian pemimpin rombongan yang di tugaskan membantu Xin Chen.


Lau Xian menatap Pasukan Api, lalu mencibir," Apa kalian sekumpulan semut yang ingin mengganggu ketenangan Hua Xia ?".


Hanya dengan kekuatan Super Saiya Kripton Tahap Puncak ingin mengganggu orang orang orang Hua Xia. Jangan pernah berharap ingin keluar hidup hidup.


Mendengar cibiran Lau Xian. Ketiga Pasukan Api tercengang. Yugan Wile berkata kepada Dinla Wux," Bukankah dengan kemampuan melihat Kultivasi lawan itu berarti Kekuatannya berada di atas kita ?


Dinla Wux mengangguk lalu menimpali perkataan Yugan Wile. Kamu jangan khawatir, sekuat apapun musuh kita dia akan mendapatkan perlawanan yang setimpal. Hanya pemuda itu yang aku takutkan.


Setiap dirinya mengalami kesusahan, maka kekuatannya meningkat pesat. Di tambah pil yang di milikinya membuat lukanya sembuh q Wux memerintahkan Yugan Wile untuk menghubungi seseorang di negaranya untuk mencari tahu siapa Xin Chen sebenarnya.


Xin Chen melangkah ke depan lalu berkata," Tidak seharusnya kalian kurepotkan. Semua ini adalah tanggung jawabku melakukan tugas Negara. Bahkan aku sebagai Jenderal Tertinggi di utara Hua Xia sudah seharusnya bekerja keras menumpas musuh musuh Negara.


Adik Mei, biarkan aku mengatasi rumput liar ini. Terima kasih banyak kalian sudah membantu Negara Hua Xia. Cukup kalian melihatku bertarung.


Mendengar perkataan Xin Chen. Mei Ling mengangguk pelan.


Mendengar perkataan Xin Chen, Yu Gongxi dan Pasukan Tersembunyi lainnya beserta orang orang yang menjadi rakyat Hua Xia dapat memahami perkataan Xin Chen.


Lau Xian mengangguk menatap Xin Chen seraya memberikan isyarat agar Xin Chen bertarung melawan orang orang Petarung dari Negara Gabungan.


Mei Ling segera mundur. Wang Poujun dan Kiang Zhao ikut mundur dari pertarungan. Kini semuanya di serahkan ke Xin Chen.


Tanpa berkata kata lagi. Xin Chen meningkatkan kekuatannya lebih tinggi lagi.


Aaakhhh,,,

__ADS_1


Duar, duar, duar,


Kekuatan dahsyat meledak dari tubuh Xin Chen. Tanah dan bebatuan yang berada di sekitar Xin Chen beterbangan seperti kertas di tiup angin kencang.


Aaaaaaaaaaa,,,


Xin Chen berteriak sangat keras menahan rasa sakitnya. Kini urat uratnya di penuhi Aura sangat kuat. Bias bias cahaya mengelilingi tubuh Xin Chen. Beberapa helai rambutnya memutih. Tubuh Xin Chen terlihat lebih kuat. Tatapannya sangat tajam.


Rasa sakit menjalar ke tubuhnya membuatnya seakan akan di himpit oleh gunung. Tulang tulang dan dagingnya serasa tercabik cabik.


Kultivasi Xin Chen meningkat pesat. Perlahan lahan rasa sakit itu hilang. Tubuh Xin Chen kini tampak berbeda setelah meningkatkan kultivasinya.


Aura membunuh sangat terasa di sekitarnya. Orang orang yang melihat Xin Chen tampak tidak mengenalnya sama sekali.


Wajahnya semakin tajam untuk di pandang. Tubuh Xin Chen berisi dari sebelumnya yang di mana sebelumnya postur tubuhnya tampak sedang. Rambut Xin Chen tampak basah dan sudah sangat panjang melewati pinggangnya. Angin kecil yang bertiup sekitar Xin Chen membuat rambutnya beterbangan.


Yu Gongxi sudah lama mencurigai jika Xin Chen bukan manusia biasa. Setelah memikirkan hal itu, Wajahnya tampak terkejut.


Jangan, jangan,,,,


Mendengar bisikan kecil dari mulut Yu Gongxi. Rantauk dan lainnya menatap Yu Gongxi penuh tanda tanya.


Chang Yi bertanya," Kakek Yu !". Ada apa ? Apa sesuatu yang buruk telah terjadi kepada kakak Xin Chen ?


Yu Gongxi menggelengkan kepalanya lalu berkata," Tidak !. Xin Chen akan baik baik saja. Justru sebaliknya !. Orang orang dari Negara Gabungan dalam masalah besar.


Aku sudah dapat memahami mengapa Xin Chen bisa sangat kuat secepat itu, setelah meninggalkan Lembah Gudong.


Yu Gongxi terdiam menatap Xin Chen dari jarak 30 langkah. Dirinya memikirkan dalam dalam siapa Xin Chen sebenarnya.


Lembah Gudong adalah Klan Ruhingfu yang terletak sangat jauh. Klan Ruhingfu merupakan tempat sangat terpencil dan tersembunyi.


Terdengar cerita di dunia Beladiri, Di Klan Ruhingfu konon katanya memiliki Petarung kekuatan tempurnya berada di Alam Beladiri Super Saiya Gold Dragon Tahap Puncak. Bahkan ada rumor beredar di Klan tersebut sudah memiliki Kekuatan tempur Alam Beladiri Dewa. Tingkatannya tidak ada satupun yang mengetahui hal itu.


Lembah Gudong di penuhi oleh binatang buas dan mahluk misterius pemakan manusia. Jika kekuatan tempur di bawah Master maka kemungkinan bisa mengalami kematian.


Lembah Gudong sudah sangat banyak memakan korban kematian. Tidak sedikit orang orang yang berusaha memasuki lembah itu mati mengenaskan. Mereka mati di terkam binatang buas ataukah di makan oleh mahluk misterius.


Letak Lembah Gudong tidak di ketahui. Hanya orang orang tertentu yang mendapatkan informasi bocoran yang mengetahui Lembah Gudong.

__ADS_1


Di Lembah Gudong Xin Chen di bawa oleh seseorang yang tidak di kenal Identitasnya. Hanya beberapa Tetua Klan dan ketua Klan yang mengetahui identitas orang tersebut.


Menurut cerita yang terdengar di Klan Ruhingfu bahwa orang yang datang membawa Xin Chen bukanlah manusia biasa. Akan tetapi orang tersebut memiliki garis keturunan Para Dewa.


__ADS_2