
Mendengar perkataan Ketua Wayne Wick. Semua Tetua terlihat semangat.
Wayne Wick berkata," Segera buka Gerbang Dewa.
Para Tetua tercengang mendengar perkataan Ketua Wayne Wick.
Seorang Tetua bernama Curtis Mayfil berkata,"
Ketua,,, Bukankah aturan Klan Brawn Ice, membuka Gerbang Dewa hanya di buka 5 tahun sekali. saat ini baru 3 tahun lebih. Semua Tetua saling mengeluarkan pendapat serta mengangguk kecil.
Saat ini sudah darurat.
Ucap Wayne Wick.
Aku yakin yang di katakan Tetua Jerricday. Menurut perhitungan, setiap 300 tahun Penguasa Langit menanam benihnya ke penduduk Bumi. Menurut perhitungan, saat ini sudah memasuki 326 tahun.
Jika anak itu telah lahir. Usianya sudah 26 tahun. Kemungkinan kekuatannya belum di ketahui. Jika anak itu memiliki kekuatan, maka tidak ada yang dapat mengalahkannya.
Mendengar penjelasan Wayne Wick. Para Tetua mengangguk kecil.
Wayne Wick memanggil
Tetua Jerricday.
Iya ketua,,
Jawab Jerricday
Kirim Pasukan Pengintai ke Hua Xia. Tempatkan 2 orang di setiap provinsi. Cari tahu keberadaan anak itu. Jika sudah di temukan, jangan bertindak gegabah.
Perintah Wayne Wick.
Kita tidak akan menuruti permintaan negara
Markdin. Fokuslah pencarian anak itu. Semoga keberuntungan di miliki
Klan Brawn Ice.
Tatapan tajam Wayne Wick terlihat.
Di Puncak Lingfung. Xin Chen telah kembali ke Villa menikmati secangkir teh. Kejadian barusan membuat keluarga Fei Hung sedikit trauma.
Xin Chen berkata,"
Paman. Untuk sementara kalian tinggal di Villa ini demi keselamatan. Aku akan menyuruh seseorang untuk membenahi rumah kalian.
Fei Hung mengangguk. Bibi Lie Lian berkata," Sebentar lagi kita akan jadi besanan. jadi gak usah sungkan sungkan. Rumah ini juga kelak milik Fei Yun.
Mendengar perkataan Bibi Lie Lian.
Fei Yun jadi malu.
Fei Qian berbisik kecil. Sepertinya Status calon Iparku tidaklah biasa. Ternyata dia orang yang sangat kaya, dan suka menolong orang lain.
Fei Yin menarik Xin Chen. ke halaman belakang. Semua orang melihat adegan ini sedikit penasaran. Mereka bertanya, sejak kapan mereka sangat dekat.
Xin Chen berkata,"
Adik Yin,, Ada apa menarikku ke sini ?
Hmm,, Begini kak, sebenarnya kakak kerjanya apa ?
Aku tidak memiliki pekerjaan. Hanya seorang pengangguran.
Fei Yin menggigit bibirnya.
Ok. Jawab Fei Yin, lalu berlalu pergi keruangan Keluarga.
Kring,, kring,, kring,,
Terdengar suara telefon. Xin Chen melihat panggilan dari Liu Yan, lalu mengangkatnya.
Haloo,,
Di ujung telefon, Liu Yan menjawab,"
Panglima Muda.
Ada hal penting yang harus aku laporkan. Musuh musuh Hua Xia telah mengutus petarung mereka. Saat ini, mereka memasuki Hua Xia dengan visa pelancong.
__ADS_1
Xin Chen mengerutkan keningnya mendengar penjelasan Liu Yan.
Apa ada informasi lainnya ?
tanya Xin Chen,"
Ada Panglima Muda. Informasi yang di dapatkan Klan Uzuyan suatu kebenaran. Kini sebagian Klan Kuno wilayah musuh membantu negara dunia Sekuler. Akan tetapi beberapa Klan Kuno lainnya tidak ingin terlibat.
Perketat perbatasan dan pemeriksaan di setiap Bandara dan Pelabuhan.
Ucap Xin Chen.
Baik Panglima Muda.
Jawab Liu Yan.
Ttuuutt,, ttuuutt,,
Xin Chen mematikan telefon lalu beranjak ke tempat yang lebih sepi. Xin Chen menelfon Penguasa Hua Xia.
Haloo,, Suara serak dan berwibawa terdengar di ujung telefon. Nama Yu Dingmao
Xin Chen berkata,"
Paman Yu,,, Apa sudah mengetahui kabar musuh musuh Hua Xia ?
Sudah,,
Jawab Yu Dingmao.
Apa rencana Paman Yu ?
Tanya Xin Chen.
Aku sudah mengutus 200 petarung Alam Yitian dan Qingdong untuk berjaga di empat perbatasan.
Baguslah kalau begitu Paman Yu. Setelah urusanku disini selesai, segara aku berangkat ke perbatasan untuk memeriksa situasi.
Baik.
Ucap Yu Dingmao.
Bung,,, Aura sangat kuat menyelimuti pepohonan.
Sekelompok orang yang berada di antara pepohonan merasakan tekanan kuat dari arah Villa, seakan akan sebuah gunung menekan tubuh mereka.
Mata mereka terbelalak merasakan tekanan sangat kuat.
Lai Yuntian dan Pasukan Bayangan melepaskan Aura kuat untuk menahan Aura mengerikan dari Xin Chen.
Kekuatan seperti ini pasti berada di Alam Yitian. Ketiga Petarung yang berada di Alam Yitian tahap awal dan akhir menyipitkan matanya melihat Xin Chen berdiri menatap mereka.
Pasukan Khusus dan Pasukan Kilat merasa Aura sangat mengerikan keluar dari Villa ke arah pepohonan. Begitupun dari arah pepohonan melepaskan Aura kuat untuk menekan kekuatan yang berasal dari arah Villa.
Pasukan khusus dan Pasukan Kilat melepaskan Aura mengarah ke pepohonan.
Xin Chen berkata lewat telepati kepada Pasukan Khusus untuk menjaga keluarganya. Biarkan Pasukan Kilat yang mengikutinya.
Xin Chen langsung menghilang di tempatnya tanpa ada sedikitpun Aura kuat. Hal ini di lakukan agar Paman Fei dan Bibi Lie Lian serta orang orang yang berada dalam Villa tidak mengetahui kedatangan sekelompok musuh musuhnya.
Banggg,,,
Ranting dan dedaunan di sekitar Xin Chen patah dan beterbangan.
Xin Chen muncul di antara pepohonan. Para petarung Pasukan Bayangan Negeri Sangyang tercengang. Mulut mereka menganga melihat kecepatan seorang Pemuda yang muncul di tengah tengah mereka.
Xin Chen mencibir. Ikut aku, kita jangan bertarung di sini. Sekejap Xin Chen menghilang kembali.
Melihat aksi seorang Pemuda berusia 25-26 tahun. Lai Yuntian tercengang. Tubuhnya kaku tidak bergerak. Rasa terkejut belum pernah dia rasakan.
Tekanan Kuat Seperti ini belum pernah di rasakan sama sekali.
Lai Yuntian dan sekelompok Pasukan Bayangan merasakan hal yang sama. Yang membuat mereka semakin tidak percaya. Tubuh Xin Chen mampu melayang di tempat lalu menghilang.
Segera Duo Maia berkata,"
Apalagi yang kalian tunggu. Cepat ikuti Pemuda itu.
Seketika Lai Yuntian dan Pasukan Bayangan menghilang mengikuti arah Xin Chen pergi.
__ADS_1
Bang,,, bang,,, bang,,,
Satu persatu Pasukan Bayangan menghilang di tempatnya, membuat ranting dan dedaunan beterbangan.
Xin Chen menuju sebuah bukit di belakang Desa San San. Xin Chen muncul di atas batu besar.
Duarrr,,,
Batu yang berada di kaki Xin Chen hancur berkeping keping.
Tubuh Xin Chen mengeluarkan Aura Kuat. Petarung Pasukan Bayangan satu demi satu bermunculan.
Darr,,, darr,, dar,,
Tanah di kaki mereka beterbangan. membentuk lubang cekung.
Melihat mereka telah bermunculan. Xin Chen berkata,"
Tuan, tuan ada urusan apa datang menemuiku ?
Liao Jung berkata,"
Apa pantas kamu bertanya siapa kami !. Hanya seorang pemuda yang di berikan sedikit kemampuan berani bersikap sombong di hadapan kami.
Liao Jung seorang Alam Beladiri Yusen Tahap Menengah. Kemampuan bertarungnya sangat luar biasa. Dirinya salah satu petarung terhandal di Pasukan Bayangan.
Liao Jung melipat kedua tangannya sambil menatap rendah Xin Chen.
Mendengar penghinaan Liao Jung. Xin Chen seketika menghilang dengan kecepatan yang tidak dapat Liao Jung melihatnya. Bahkan alam Beladiri di bawah Yusen sudah pasti tidak mampu melihat Xin Chen.
Bukkk,,,
Tubuh Liao Jung terhempas melayang jauh.
Sebelum menyentuh tanah, Liao Jung memuntahkan seteguk darah segar.
Banggg,,,
Melihat Liao Jung mendapatkan serangan dan terluka parah.
Lai Yuntian tercengang. Tubuhnya gemetar marah dan menyelimuti rasa takut.
sekelompok Pasukan Bayangan merasakan tekanan kuat dari seorang Pemuda. Melihat tubuh Xin Chen di kelilingi udara bercampur api dan air. Mereka semakin takut akan Kekuatan Xin Chen.
Duo Maia berkata,"
Jika belum mencoba, kita tidak akan mengetahui kemampuannya.
Duo Maia seorang Alam Beladiri Yitian tahap awal. Segera menghilang di tempatnya, sebuah pukulan di layangkan ke arah Xin Chen.
Melihat Duo Maia menyerang pemuda itu,
Diju Luong dan Jung Yie ikut menyerang secara bersama sama.
Xin Chen menyipitkan matanya lalu berkata,"
Apa hanya seperti ini kemampuan kalian.
Aaakkhhh,,,Xin Chen menaikkan kekuatannya, seketika tanah di bawahnya hancur membentuk lubang cekung yang dalam.
Rambut Xin Chen seketika memanjang dan berkibar kibar.
Pukulan dan tendangan di arahkan ke Xin Chen.
Buk, buk, buk,,,
Satu persatu serangan Pasukan Bayangan dapat di tangkap dengan mudah.
Tubuh Xin Chen tidak terluka sedikitpun. Bahkan tubuh Xin Chen tidak bergeser.
Xin Chen mencibir,"
Apa hanya ini kekuatan kalian ? Sebaiknya kalian segera tinggalkan Hua Xia.
Pukulan di arahkan ke tiga petarung Pasukan Bayangan.
Bak, buk, bak, buk,
Satu demi satu Pasukan Bayangan terpental jauh menambrak bebatuan. Rasa sakit luar biasa menjalar ke seluruh tubuh mereka.
__ADS_1