Kekuatan Dewa Perang Utara

Kekuatan Dewa Perang Utara
Bab 58 Dari Desa Luhan


__ADS_3

Tanpa banyak berfikir, Xin Chen menyerang Danial Ark dengan cepat.


Husss, Husss,


Xin Chen menyerang Danial Ark dengan pukulan mematikan. Danial kembali menyilangkan tangannya untuk menahan pukulan dari Xin Chen.


Banggg,,,


Tinju Xin Chen telah mengenai lengan Danial Ark. Kekuatan yang sangat besar menghantam Danial Ark.


Kraakkk,,,


Suara retakan tulang terdengar dari pergelangan tangan Danial Ark. Bersamaan dengan itu, Danial Ark melayang jauh 9 meter menghantam bebatuan.


Sebuah rasa sakit yang luar biasa di rasakan Danial Ark. Sakit itu menjalar ke bahunya. Serasa ada sebuah besi menghimpit lengan dan bahunya.


Danial Ark terbaring di tanah dengan luka berat. Wajahnya memucat. Dirinya tidak menyangka kalau Xin Chen dapat mengalahkannya dengan mudah.


Tak, tak, tak,


Suara langkah beberapa orang. Ada sekitar 5 orang melangkah menghadang Xin Chen, salah satunya adalah Zurran Kino.


Bersiaplah !.


Kita serang bersamaan.


Baik !.


Ucap serentak ke empat Petarung Negara Gabungan.


Serang,,, Perintah Zurran Kino


Husss, Husss, Husss.


Zurran Kino dan ke Empat temannya menyerang Xin Chen dengan kekuatan penuh. Alam Beladiri mereka berada di Tahap Sain, Salah seorang dari mereka bernama Jinggo berada di Alam Beladiri Saiya Tahap Awal.


Mereka semakin dekat dengan Xin Chen dengan jarak 3 meter. Pukulan yang di lancarkan sangat kuat secara bersamaan.


Tanah dan bebatuan yang di lewati semua berhamburan. Aura yang kuat menyelimuti sekitarnya.


Xin Chen menyipitkan matanya, segera menghilang di tempatnya.


Dengan kekuatannya yang sangat besar, Xin Chen menyerang Zurran Kino dan ke 4 temannya.


Bang, bang, bang, bang, bang,


Pukulan saling bertabrakan. Zurran Kino dan ke 4 temannya tercengang. Kekuatan Xin Chen mampu menahan pukulan mereka secara bersamaan.


Salah seorang teman Zurran Kino bernama Aliax Brin berkata, "Pemuda ini sangat menakutkan, Usianya masih sangat muda tapi memiliki kemampuan para Dewa". Sangat sedikit orang orang yang memiliki bakat Beladiri seperti itu.


Aliax Brin melanjutkan perkataannya, "Di Beladiri Kuno bisa di hitung jari orang orang seperti pemuda ini".


Keluarga Pemuda ini bukan Keluarga biasa. Pasti memiliki latar belakang yang sangat kuat dan menakutkan.


Zurran Kino dan yang lainnya mengangguk mendengar pendapat Aliax Brin.


Yunox Brown salah seorang dari teman teman Zurran Kino menimpali, "walaupun Pemuda itu memiliki kekuatan yang sangat besar tapi bukan berarti kita tidak dapat mengalahkannya.


Teman teman !. Yunox Brown memanggil semua temannya. Saatnya sekarang kita meningkatkan kekuatan lebih tinggi lagi.


Mendengar perkataan Yunox Brown, mereka secara bersamaan meningkatkan kekuatannya secara gila gilaan. Mereka masing masing meminum sebuah Pil yang berwarna merah darah.


Aaakkkhh,,,


Seketika kekuatan di tubuh mereka melonjak ke Alam yang lebih kuat. Tubuh mereka terlihat sangat menakutkan. Urat uratnya membesar.


Jinggo yang awalnya memiliki kekuatan Alam Beladiri Saiya Tahap Awal, meningkat ke Tahap Puncak.

__ADS_1


Para Jenderal dan Petinggi Negara Hua Xia tercengang melihat kekuatan mereka.


Tanah dan bebatuan beterbangan di udara terbuka. Batu batu yang tenang kini seakan akan menjadi gila, Kekuatan pengendali Aura.


Xin Chen menyipitkan matanya melihat mereka memaksakan Kekuatan tempur. Xin Chen hanya menaikkan sudut bibirnya memandang hina Zurran Kino beserta teman temannya.


Hamadal dan yang lainnya yang tidak ikut menyerang Xin Chen, semakin tercengang. Mereka tidak dapat berbuat apa apa. Suasana yang di lihatnya semakin mencekam.


Hamadal berkata, " Mundur !.


Segera Teman teman Hamadal mundul sejauh puluhan meter


Juxan salah seorang teman dari Hamadal, yang memiliki kekuatan Alam Beladiri Yusen Tahap Awal berkata, " Usiaku kini beranjak 70, belum pernah menyaksikan kejadian seperti ini. Terlalu banyak kekuatan yang di tampakkan oleh orang orang ini.


Juxan mengatupkan giginya berfikir dalam tentang Kekuatan Xin Chen yang begitu menakutkan.


Husss,,,


Xin Chen menghilang di tempatnya, dengan kekuatan yang luar biasa. Xin Chen meningkatkan kemampuan bertarungnya.


Xin Chen menyerang Zurran Kino dan teman temannya. Belum cukup sedetik, Xin Chen berdiri di hadapan seorang Petarung Alam Beladiri Sain bernama Xaxon.


Dengan wajah yang tenang, Xin Chen menatap Xaxon seakan akan ingin memakannya.


Xaxon dengan penuh amarah melihat' tatapan Xin Chen kepadanya. Xaxon mengangkat tangannya kanannya untuk memukul kepala Xin Chen.


Sruuuttt,,


Suara pukulan yang membelah angin, Pukulan Xaxon telah di arahkan ke wajah Xin Chen.


Apaaa,,,


Tangan kanan Xaxon telah di tangkap oleh Xin Chen.


Tinju Xaxon di pegang oleh Xin Chen.


Mengapa ? Mengapa ?


Xin Chen tersenyum menghina, lalu meremas tinju Xaxon lalu memelintir lengan Xaxon.


Kreekkk, kreekkk,


Suara patah dan remukan tulang terdengar.


Aaaahhhkk,,


Teriakannya sangat kuat sampai membuat orang yang melihatnya merasa ngilu.


Rasa sakit yang luar biasa di rasakan Xaxon menjalar ke seluruh tubuhnya. Lengannya telah patah dan tinjunya remuk.


Melihat kondisi seperti itu, hati Zurran Kino teriris, merasakan hubungan persahabatan antara mereka sangat dalam.


Wajah kemerahan terlihat di wajah Zurran Kino.


Bajingan !.


Teriak Zurran Kino.


Zurran Kino langsung menyerang Xin Chen dengan kekuatan yang meledak dari tubuhnya. Aura membunuh telah menyelimuti seluruh tubuhnya.


Duar, duar, duar,


Tanah dan batu yang telah di lewati Zurran Kino meledak dan beterbangan. Terlihat tanah yang di lewati berlubang seperti garis panjang yang besar.


Xin Chen yang masih memegang pergelangan tangan Xaxon. Tersenyum menghina, Mata Xin Chen mengeluarkan Aura membunuh yang kuat. Sudut bibir Xin Chen naik ke atas.


Ada yang tidak beres dari senyuman Xin Chen. Angin kencang bertiup mengelilingi Xin Chen dan Xaxon.

__ADS_1


Bukkk,,,


Tubuh Xaxon terpental belasan meter. Xin Chen memukul Xaxon dengan kekuatan besar. Secara bersamaan Zurran Kino telah sampai di posisi Xin Chen.


Pukulannya di lancarkan ke arah wajah Xin Chen. Wajah Xin Chen tetap datar melihat tinju Zurran Kino mengarah pada wajahnya.


Bunggg,,,,


Ledakan menggema. Debu berhamburan dan asap di sekelilingnya sangat tebal menutupi tubuh mereka berdua.


Semua orang yang menyaksikan penuh keterkejutan. Kekuatan mereka sangat kuat. Semua mata memandang pertarungan Xin Chen dengan utusan pertarung orang orang Negara Gabungan.


Perlahan lahan asap dan debu mulai menghilang. Tubuh Zurran Kino dan Xin Chen mulai terlihat.


Apaaa,,,


Ini, ini tidak mungkin !.


Teriak Hamadal dan sekumpulan teman temannya tercengang melihat Xin Chen yang menahan pukulan Zurran Kino hanya dengan satu jari.


Banggg,,,


Para Jenderal dan Petinggi Negara Hua Xia serta orang orang yang menyaksikan kejadian itu tercengang hebat.


Bola mata Zurran Kino yang melihat Xin Chen menahan pukulan terkuatnya hanya dengan 1 jari.


Si, Siapa dia ???


Mengapa ? Mengapa dia begitu kuat ?


Tubuh Zurran Kino gemetar hebat.


Xin Chen tersenyum menghina menatap Zurran Kino. Xin Chen berkata dengan Aura membunuh," Apa ada kata kata terakhirmu ?


Ekspresi wajah Zurran Kino terlihat ketakutan. Wajahnya pucat. Tidak dapat berkata kata. Dalam hatinya lawan kali ini sangat mengerikan.


Zurran Kino memaksakan untuk berbicara. Dengan terbata bata, Zurran Kino bertanya," Tu, Tuan". Siapa anda sebenarnya. Jika aku harus mati, beritahu aku siapa anda sebenarnya ?


Baiklah aku akan memberi tahumu siapa aku sebenarnya. Xin Chen berkata," Aku adalah Xin Chen, dari Desa Luhan Seorang Jenderal Tertinggi di Hua Xia". Orang orang memberikanku gelar Sang Dewa Perang Utara.


Banggg,,,


Wajah Zurran Kino semakin memucat. Tubuhnya tegang, seakan akan dirinya tidak dapat percaya. Dirinya berbisik kecil, hanya Xin Chen yang mendengar perkataannya. Ternyata kekuatan tuan sangat menakutkan. Sangat beruntung Hua Xia memiliki seorang petarung sejati Seperti Tuan.


Aku salah satu orang yang bodoh. Hanya demi bayaran tinggi aku menjalankan tugas dari ketua untuk berhadapan seorang petarung mematikan.


Matilah dengan tenang. Xin Chen mengeluarkan Kekuatan sangat ganas. Terlihat di ujung jari telunjuk Xin Chen memancarkan cahaya kuat.


Tungguuu...


Terdengar suara seorang pria tua berumur 100 tahun. Memakai baju Tang berjalan mendekat.


Di samping Pria Tua itu l, seorang wanita sangat cantik, berusia 21 tahun. Pria Tua itu bernama Kiano Fang dan wanita itu bernama Cintia Fang.


Kiano Fang seorang darah campuran. Ibunya berasal dari Negara benua Amerika. Sedangkan Ayahnya berasal dari Benua Asia, tepatnya di Negara Jiuzang. Salah satu Negara yang di takuti dunia.


Xin Chen menyipitkan matanya memandang Pria Tua itu. Pandangannya tertuju pula ke wanita cantik Cintia Fang.


Xin Chen menahan kekuatan di ujung jarinya. Cahaya kuat yang terlihat, mulai menghilang.


Pria Tua Kiano Fang berhenti di depan


Xin Chen di ikuti Cintia Fang penuh aura kuat.


Kiano Fang berkata," Tuan Xin. Mohon pengampunan untuk tuan muda ini. Berikan mereka kesempatan hidup kali ini.


Kiano Fang menjelaskan tentang Zurran Kino. Tuan Xin, Pria yang ingin anda bunuh, bernama Zurran Kino. Berasal dari keluarga terhormat di belahan Bumi bagian Selatan. Keluarganya sudah berada di puncak Beladiri.

__ADS_1


Pria itu sangat naif ingin menguasai Dunia, sehingga ikut bergabung salah satu organisasi terlarang.


Utusan Keluarganya sedang menuju kemari untuk membawanya pulang untuk di adili. Tuan !. Biarkan dia kembali untuk menerima hukuman dari keluarganya.


__ADS_2