
Liu Yan berkata dengan niat menguji, "Wanita sebaiknya ke dapur mengurus makanan buat Panglima. Sudah saatnya waktu makan buat Panglima".
Chang Yi mengerutkan keningnya mendengar perkataan Liu Yan. Hatinya terasa kesal mendengar perkataan Liu Yan.
Dengan rasa tidak senang, Chang Yi berkata, "Apa kamu sudah bosan menghirup udara segar ? Jangan salahkan aku jika tidak sungkan. Aku bisa segera mengirimmu menemui kematian".
Liu Yan sedikit merasa tidak enak dengan ancaman Chang Yi, lalu berkata, " Nona! jangan marah, aku hanya bercanda. Tidak serius berkata. Nona! maaf, aku hanya bercanda jangan masukkan di hati" Chang Yi tidak memperdulikan Liu Yan lagi.
Segera Chang Yi melesat menuju musuh musuh Hua Xia. Dirinya sudah tidak sabar ingin bertarung dengan musuh.
Kekuatan Chang Yi sangat mengerikan. Chang Yi mendekati pihak musuh. Melihat Chang Yi bertindak, seorang wanita sangat cantik bernama Niang Su yang mengeluarkan Aura Kuat ikut menerjang musuh.
*Bunggg,,,*
Aura yang begitu besar terpancar dari tubuh Niang Su.
*Braaakkk,,,*
Tanah di bawahnya langsung berlubang membentuk cekungan dalam. Tatapan Niang Su semakin mengerikan.
Liu Yan dan Pasukan Serigala serta tentara yang bersiap menghadang Petarung musuh tercengang melihat kekuatan kedua wanita itu.
"Ke, ke, kekuatannya sangat menakutkan". Ucap seorang Pasukan Serigala bernama Dung Wuxing yang sedang berdiri di samping Liu Yan.
Liu Yan yang sedari tadi memandang Niang Su merasa kagum. Liu Yan berkata, " Masih sangat muda tapi Kekuatannya sudah seperti itu. Seorang wanita jenius dalam hal Beladiri".
Liu Yan berbisik kecil, "Panglima Muda mendapatkan orang orang ini di mana ? Mengapa aku tidak pernah mengetahuinya? Kekuatan mereka sangat menakutkan. Bahkan Alam Beladiri mereka tidak dapat kuketahui sampai di mana".
Melihat tentara musuh semakin mendekat, Liu Yan memerintahkan menembak musuh dengan senjata otomatis dan Artileri.
Tembaaaakkk,,,
Teriak Liu Yan.
Bum, bum, bum
Suara ledakan tembakan dari senjata berat Artileri. Pasukan musuh banyak mati akibat ledakan dan Peluru yang menghujam tentara musuh.
Chang Yi berkata, " Sebaiknya kita bergegas menuju ke arah mereka. Aku tidak ingin membuang buang waktu menunggu kedatangan mereka".
Chang Yi dan Niang Su langsung menghilang di tempatnya. Mereka berdua telah menerjang ke sekumpulan musuh.
Kecepatan mereka berdua tidak dapat di lihat oleh mata orang biasa. Chang Yi dan
Niang Su melancarkan pukulannya ke musuh musuh Hua Xia.
Debu dan bebatuan yang di lewati Chang Yi dan Niang Su, semua beterbangan. Jarak Chang Yi dan musuh sangat dekat berkisar 5 meter. Pukulan telah di daratkan ke arah musuh.
*Bak, Buk, Bak, Buk*
__ADS_1
Terdengar suara benturan pukulan ke beberapa orang. Satu persatu Petarung musuh terpental jauh. Banyak terlihat tidak mampu menerima pukulan sekuat itu. Pihak musuh banyak terbaring. Mereka memuntahkan darah segar. Sebagian mengalami patah tulang.
Kekuatan yang sangat mengerikan terlihat di tubuh Niang Su. Udara yang mengelilingi Tubuhnya, sangat kuat seperti angin topan.
Pihak musuh sebagian penuh ketakutan. Mereka tidak dapat percaya apa yang barusan terjadi. Hanya 2 orang wanita sangat cantik telah membuat mereka terluka berat. Bahkan ada yang tidak sadarkan diri.
Yang membuat mereka semakin tercengang. Usia mereka yang sangat muda tapi memiliki kekuatan yang begitu mengerikan. Usia mereka sekitar 20an tapi sudah memiliki kekuatan yang sangat menakutkan.
Petarung Negara Gabungan saling memandang. Seolah olah mereka tidak percaya apa yang telah terjadi barusan.
"Kita tidak dapat mengalahkannya dengan mudah. Kita harus bersatu dan menyerang secara bersamaan" Ucap seseorang bernama Bourne dari Negara Gabungan.
Mereka saling menatap. Mendengar perkataan Bourne, "Suatu saran yang sangat bagus".
Mereka segera semua bergerak cepat untuk menggabungkan kekuatan. Petarung Negara Gabungan berkumpul. Mereka tidak berpisah tempat seperti sebelumnya.
Segera mereka meningkatkan kekuatan. Angin semakin kencang di sekitar pertarungan.
Niang Su dan Chang Yi menyipitkan matanya. Senyum mengejek terlihat di wajah mereka berdua. Niang Su dan Chang Yi tidak menyerang. Mereka berdua menunggu pihak musuh selesai meningkatkan kekuatan mereka.
Chang Yi mencibir, "Apa seperti itu kekuatan kalian sehingga ingin mencari kematian di Hua Xia ? Aku berikan kesempatan kepada kalian untuk hidup. Tinggalkan tempat ini segera, jika kalian menolak, jangan salahkan aku mengirim kalian kepada kematian".
Aura yang sangat kuat mendominasi sekitarnya. Pihak musuh berusaha meningkatkan kekuatannya ke Alam yang lebih tinggi.
Pemimpin di antara mereka hanya dapat menembus Alam Yitian Tahap Akhir. Sisanya berada di Alam Qindong Tahap Menengah dan Alam Yusen dan Grandmaster.
Bagi orang orang di dunia Sekuler. Kekuatan ini sangat mengerikan. Bahkan Liu Yan dan Pasukan Serigala menghadapi kekuatan seperti itu adalah jalan kematian. Akan tetapi bagi Pasukan Tersembunyi adalah hal yang tidak dapat di perhitungkan.
Chang Yi mencibir, "Apa kalian sudah selesai meningkatkan kekuatan ? Kalau sudah, segeralah bertarung denganku!".
Dengan penuh kesombongan, Chang Yi berkata penuh penghinaan kepada pihak lawan, "Kalian jangan menunda nunda waktuku menunggu hal merugikan. Kalian hanya sekumpulan sampah yang tidak layak berhadapan dengan orang orang Hua Xia".
Pemimpin pihak musuh bernama Hamadal sangat marah mendengar penghinaan
Chang Yi. Mata Hamadal memerah menahan marah. Urat urat di Tubuhnya membesar.
Kekuatan Hamadal semakin tinggi, Aura yang menyebar sangat kuat. Penuh tekanan, orang orang di sekitarnya merasakan tekanan hebat dari Kekuatan Hamadal.
Tubuh Hamadal terlihat sangat menakutkan. Tubuh yang semula biasa saja, kini semakin kuat dan besar. Tubuh Hamadal mengeluarkan aura kuat, ototnya membesar dan mengeras.
Orang orang yang melihatnya tampak merasa ngeri dan takut. Kekuatan Hamadal meningkat beberapa kali lipat.
Seorang pria tua melangkah ke hadapan Hamadal, bernama Firox. Usianya 78 tahun. Firox lalu berkata, "Kita serang secara bersamaan!".
"Jumlah kita 16 orang, masing masing 8 orang setiap melawan satu orang dari mereka berdua".
"Jangan pernah mundur! Lebih baik kita mati daripada harus mengaku kalah".
"Hei,,, Kalian !!!"
__ADS_1
Niang Su memandang mereka dengan penuh hinaan. Niang Su mencibir, "Sampai kapan kalian seperti itu ? Sebaiknya kalian menyerah saja".
Hamadal berkata penuh amarah "Jax Pimpin teman teman membunuh wanita berbaju kuning ( Chang Yi ), aku dan yang lainnya akan menyerang wanita berbaju biru ( Niang Su )".
Segera Hamadal berteriak keras, "Seranggg !"
Seru Hamadal kepada teman temannya.
Segera mereka Petarung Negara Gabungan meningkatkan kekuatan tempur. Seketika menghilang di tempat masing masing.
Terlihat begitu banyak meninggalkan lubang cekung di tempat mereka menghilang. Debu tebal berhamburan dan kerikil pecah.
Mereka bergerak sangat cepat. Mereka secara bersamaan menuju Chang Yi dan Niang Su dengan Aura membunuh.
Chang Yi dan Niang Su mengerutkan keningnya melihat sekumpulan Petarung mengarah kepadanya.
"Jika hanya seperti itu kekuatan kalian sebaiknya kalian bercermin dalam dalam". Niang Su melesat menerjang 8 orang yang sedang mengarah kepadanya.
Petarung Gabungan bersamaan mengarahkan pukulannya ke Niang Su. Akan tetapi kekuatan Niang Su di atas mereka, Niang Su mencibir, "Rasakan kematian yang kalian cari! ".
Pukulan Niang Su semakin kuat. Sebuah api menyala di tinju Niang Su. Tubuh Niang Su terlihat menjadi beberapa orang.
"Jurus Bayangan"
*Banggg*
Petarung Negara Gabungan tercengang. Mereka tidak menyangka menghadapi musuh begitu hebat.
Tinju Niang Su mendarat di dada pihak lawan. Ke 8 Petarung Negara Gabungan terpental jauh belasan meter.
7 Di antaranya memuntahkan darah segar.
Terlihat 4 mati di tempat. Dari 8 orang, hanya seorang yang terlihat baik. Akan tetapi mengalami luka dalam yang serius.
Hamadal mengalami guncangan hebat setelah mendapatkan pukulan yang mengerikan dari Niang Su.
Di pihak Chang Yi juga mengalami hal serupa, ke 8 Petarung Negara Gabungan yang melancarkan pukulan dan tendangan ke Chang Yi mengalami goncangan hebat.
Dengan kecepatan tinggi, Chang Yi mengeluarkan Jurus Mengerikan. Telapak tangan Chang Yi mengeluarkan Api menyala nyala. Kekuatan di telapak tangannya di tingkatkan. Terlihat Api menyala di telapak tangan Chang Yi yang sangat mengerikan.
*Buk, buk, buk*
Pukulan Changyi telah menghantam dada lawan dengan cepat. Ke 8 Petarung melayang jauh. Sebelum menyentuh tanah 5 Petarung sudah menyemburkan darah dan tidak sadarkan diri.
Ke 3 Petarung yang terluka parah hanya dapat merangkak memandang Chang Yi penuh rasa takut. Jika bukan karena Kultivasi mereka sudah sangat tinggi dan mempersiapkan pertahanan diri. Kemungkinan besar mereka juga akan menemui Raja Neraka Azura.
ke 5 Petarung Negara Gabungan terlihat Dada mereka menghitam setelah menerima pukulan dari Chang Yi. Kelima pasukan mati mengenaskan.
Chang Yi dan Niang Su menatap penuh rasa menghina. Chang Yi mencibir, "Hanya kekuatan seperti itu berani menyerang
__ADS_1
Hua Xia. Apa kalian sekumpulan orang bodoh yang datang menghantarkan diri sendiri ke arah kematian ?".