
"Ternyata kamu kuat juga".
Ucap Yuwen Ma.
"Apa cuma sebegitu kekuatanmu ? Kamu belum layak mengalahkanku". Tubuh Yuwen Ma langsung menuju ke arah Lao Jung'an
Lao Jung'an tertawa.
"Ha,, ha,, ha,,"
"Kita lihat saja. Kemampuan kamu seperti
apa !". Lao Jung'an langsung menghilang di tempatnya.
Kekuatannya di tingkatkan. Tendangan mengarah ke kepala Yuwen Ma. Tanpa menunggu lama Yuwen Ma meningkatkan kekuatannya. Pukulan di arahkan ke tubuh Lao Jung'an.
Kedua kekuatan tempur mereka berimbang. Tendangan Lao Jung'an berjarak 30 centimeter dari kepala Yuwen Ma.
Pukulan Yuwen Ma di arahkan ke tendangan Lao Jung'an. Mereka masing masing mampu menepis serangan. Mereka kembali saling menyerang.
"Braaakkk,,,"
Kedua kekuatan saling berkecamuk. Terlihat keduanya ngos ngosan. Nafas mereka tidak beraturan. Terlihat mereka kehabisan tenaga.
Xin Chen tersenyum melihat kemampuan Lao Jung'an.
"Ternyata sangat cepat cara Kultivasi Pasukan Khusus". Gumam Xin Chen.
Seorang Grandmaster Tahap Puncak samar samar memasuki Alam Yusen tahap awal bernama Yubei mengarah ke Lao Jung'an dari arah belakang.
Melihat pihak lawan ingin membunuh dengan cara tidak terpuji menyerang dari arah belakang Lao Jung'an. Gu Zou segera menghilang di tempatnya, muncul di belakang Lao Jung'an.
Xin Chen yang melihat hal ini membiarkan Gu Zou yang menangani Yubei. Telapak tangan Gu Zou menghadang pukulan Yubei.
"Bang,,, bang,,, bang,,,"
Suara benturan keras. Tanah di bawahnya beterbangan membentuk lubang cekung.
Tubuh Yubei mundur 5 langkah, sedangkan Gu Zou mundur 2 langkah.
"Kamu hanya sampah yang berbau mencemari lingkungan. Kamu tidak layak di katakan seorang petarung". Mendengar hinaan Gu Zou, Wajah Yubei suram.
Gu Zou lanjut berkata, "Sebaiknya kamu berlutut di depan Tuan Muda!". Kekuatannya di tingkatkan. Gu Zou mengeluarkan Aura membunuh menyelimuti Yubei. Perasaan cemas dan wajah kusam terlihat dari ekspresi Yubei. Dirinya tahu kekuatan lawan sangat tinggi darinya. Dirinya sepenuhnya terkejut akan kemampuan Gu Zou yang memiliki kemampuan bertarung luar biasa.
Dengan penuh kesombongan, Yubei berusaha menutupi rasa kekhawatirannya. "Kita lihat siapa yang akan mati". Ucap Yubei.
Yubei lanjut berkata, "Jangan pernah bermimpi aku akan berlutut di hadapan pemuda sepertinya".
Tanpa omong kosong Gu Zou menghilang dari tempatnya. Dengan kekuatan maksimal, samar samar memasuki alam Yusen tahap awal menuju ke arah Yubei. Debu debu beterbangan, bahkan batu batu pecah halus.
Mudong Lee melihat kecepatan tinggi Gu Zou, dirinya tahu kalau Yubei tidak akan mampu menahan serangan Gu Zou. Seketika Mudong Lee menghilang di tempatnya, muncul di depan Yubei. Mudong Lee membawa tubuh Yubei menjauh.
"Duar,, duar,, duar,,"
Pukulan Gu Zou menghantam batu. Seketika batu itu hancur berkeping-keping. Yubei kini menyadari bahwa lawannya sangat kuat. Dirinya tidak akan mampu menahan serangan Gu Zou.
__ADS_1
Dengan tatapan tajam. Gu Zou mencibir penuh penghinaan, "Hanya seekor cacing ingin bertarung".
Wajah Mudong Lee sedikit kesal akan perkataan Gu Zou. Kedua belah pihak tidak ada yang bergerak. Mereka saling memandang. Suasana sedikit hening. Ada beberapa orang petarung telah tiba di lokasi kejadian. Mereka bersembunyi di antara pepohonan.
Xin Chen dapat mendengar pembicaraan dan merasakan keberadaan sekelompok orang yang bersembunyi di antara pohon pohon sedang berbicara.
"Sepertinya pihak lawan bukan musuh", Bisik dalam hati Xin Chen.
Mudong Lee juga merasakan keberadaan orang orang tersebut dari kejauhan akan tetapi tidak mengetahui percakapan mereka.
Mudong Lee tertawa kecil. Lalu berkata, "Sekelompok cacing ingin bersembunyi
Ha,, ha,, ha,,".
"Kalian keluar! Jangan bersembunyi di balik pepohonan. Jangan salahkan aku jika tidak sungkan terhadap kalian!".
Segera 8 orang muncul dengan Aura membunuh mendekat. Dengan kekuatan mereka sudah mampu membunuh 10.000 petarung alam Dojo dalam sekejap.
Mereka di Alam Master Tahap Puncak, dan Grandmaster tahap puncak.
Melihat mereka telah keluar. Mudong Lee melihat mereka berjumlah 8 orang. Mudong Lee memicingkan matanya. Merasakan Aura yang sangat kuat.
"Katakan dengan jujur, siapa yang berani menyuruh kalian datang ke mari ? Cepat katakan !". Kekuatan Mudong Lee di pancarkan. Seketika Auranya menyelimuti orang orang tersebut.
Ketujuh orang merasa ada gunung di pundak mereka. Kecuali pemimpin mereka tidak begitu tertekan. Ketujuh orang itu secara bersamaan mengeluarkan Aura untuk melawan Tekanan dari Mudong Lee.
Pemimpin dari 8 Pasukan bernama Yudan Gao. Kekuatannya Grandmaster tahap puncak, samar samar memasuki Alam yusen tahap awal.
Yudan Gao mencibir, "Kamu belum layak berbicara sombong di hadapanku". Ucap Yudan Gao dengan penuh Aura membunuh.
"Banggg,,,"
Mudong Lee tercengang mendengar Klan Uzuyan. "Ka,, kalian dari Klan Uzuyan? Jangan berbohong padaku !".
Dengan penuh tekanan Mudong Lee bertanya sekali lagi. "Siapa yang menyuruh kalian datang ke sini ?".
"Kamu tidak layak mempertanyakan siapa yang menyuruhku". Yudan Gao berdiri menatap Mudong Lee dengan penuh rasa amarah.
Mendengar penghinaan Yudan Gao, Wajah Mudong Lee suram, "Pihak lawan hanya di Alam Grandmaster tahap puncak.
Mengapa dia mengetahui kekuatanku. Bukankah Kekuatannya di Alam Grandmaster tahap puncak. Apakah tingkat Kultivasinya berada di atasku ? Dirinya dengan sengaja menurunkan Alam beladirinya agar tidak di ketahui oleh orang lain akan Kekuatan sesungguhnya".
Mudong Lee berfikir dalam hati. "Aku harus berhati hati menghadapinya".
Xin Chen yang menatap mereka terlihat biasa saja. Wajahnya santai, seakan akan tidak ada beban. Xin Chen pernah Mendengar dari gurunya 9 Klan Kuno di Hua Xia. 10 tahun yang lalu pemimpin dari setiap klan telah mencapai Alam Yitian Tahap Awal.
Bisa di bayangkan kekuatan seperti itu tidaklah memiliki batasan tempur. Lawannya pasti sangat mudah mati bila bertempur melawan Alam Yitian. Sesama Alam Yitian jika bertarung sungguh mengerikan. Sangat sulit tidak terluka jika berhadapan dengan Alam Yitian.
Xin Chen mengerutkan keningnya memikirkan hal ini. Dalam hati berfikir aku harus menjaga kedamaian Hua Xia. Setiap Klan harus menjaga Hua Xia dengan baik. Musuh musuh di luar sana tidak akan berhenti sampai mereka memenangkan pertempuran.
Xin Chen melangkah maju di hadapan mereka lalu berkata, "Tuan, ada tujuan apa kalian datang ke Desa kecil ini membuat keributan ?
Kalian tidak menghargaiku sebagai Tuan rumah".
Seketika Aura Xin Chen membludak.
__ADS_1
Tanah di bawahnya langsung berlubang. Tidak terlihat Alam Beladiri di tubuh Xin Chen.
Mudong Lee, Yudan Gao dan orang orang yang ada di sekitar Xin Chen tercengang.
"Kekuatan ini bukankah telah hilang ?
Mengapa di tubuhnya tidak terlihat kekuatan Alamnya ? Seharusnya terlihat tanda Kekuatan tempur itu ?".
Mudong Lee menyipitkan matanya melihat dengan seksama. Melihat kekuatan tempur Xin Chen membludak.
Yubei mencibir, "Aku belum tahu kekuatanmu seperti apa jika tidak mencobanya". Tubuh Yubei melonjakkan kemampuannya.
"Duaarrrr,,,"
Tanah di bawahnya hancur menjadi debu. Yubei bergegas menuju ke arah Xin Chen. Pukulan di arahkan ke wajah Xin Chen.
Xin Chen menangkap pergelangan tangan Yubei.
" Banggg,,,"
"Apaaaaa,," Semua mata yang melihat tercengang. Gu Zou dan ketiga Pasukan Khusus terdiam. Mereka bersikap tenang. Pasukan Khusus sudah mengetahui kekuatan Dewa Perang Utara.
"Ini,, ini,, tidak mungkin". Mudong Lee berkata, "Sebesar apa kekuatan anak muda itu ?".
Xin Chen mematahkan pergelangan tangan Yubei dengan meremukkannya.
"Krakkk,,,"
Terdengar suara renyah patah tulang. "Aahhkkk,,,"
Sakit yang begitu memilukan terasa sekujur tubuhnya. Yubei merintih kesakitan. Belum sampai di situ. Xin Chen menendang tubuh Yubei ke atas.
" Bukkk,,,"
Tubuh Yubei melayang jauh ke atas. Orang orang yang melihat hal itu, sangat memilukan. Melihat tubuh Yubei ingin jatuh ke tanah. Mudong Lee segera menangkap tubuh Yubei.
Terlihat Yubei memuntahkan darah segar. Nafasnya sangat kecil. Seakan akan mau mati. Xin Chen melempar sebuah pil berwarna merah.
Mudong Lee menangkap Pil itu. Dengan perasaan sangat marah dan tanda tanya. Mengapa dia membuat Yubei Seperti ini lalu memberikan sebuah Pil untuk menyembuhkan.
"Jika kamu tidak cepat memberikan Pil itu, dia akan segera mati". Mendengar perkataan Xin Chen, Mudong Lee segera meminumkan Yubei pil itu. seketika tubuh Yubei sedikit bergerak dan bernafas lebih baik.
Mudong Lee berkata, "Tuan,, Mengapa?".
Xin Chen memotong pembicaraan, "Aku tidak akan membunuh orang orang Hua Xia. Kalian aset terbaik Negeri ini. Musuh di luar sana sesungguhnya. Sangat banyak Negeri lain ingin Hua Xia hancur".
Mendengar penjelasan Xin Chen Mudong Lee baru dapat mengerti. Mudong Lee berkata,
"Tuan,, terima kasih memberikan kesempatan hidup kepada Yubei. Kelak aku akan mengajarinya berbuat bijak".
Xin Chen menimpali perkataan Mudong Lee. "Siapa yang menyuruh kalian kemari membuat masalah ?".
Mudong Lee menjawab, "Tuan,,, Aku dari organisasi Jitian. Pembunuh bayaran top di negeri ini. Kami mendapatkan tugas untuk membunuh Tuan. Tidak di sangka Tuan orang yang sangat bijak dan berperasaan".
Xin Chen mengerutkan keningnya mendengar jawaban Mudong Lee, "Siapa yang menyewa organisasi kalian untuk membunuhku ?" Sahut Xin Chen
__ADS_1