
Orang orang yang bersama Zurran Kino terkejut. Mereka memandang lekat Xin Chen, seakan akan ingin memakannya.
Seorang Pria Paruh Baya melangkah ke arah Zurran Kino. Biarkan aku yang mencobanya. Aku ingin lihat Kekuatannya. Pria itu bernama Draikan. Wajahnya tertutupi sebelah topeng. Matanya tajam menatap Xin Chen.
Xin Chen tetap bersikap tenang. Seakan akan tidak terjadi apa-apa. Xin Chen tidak menganggap musuhnya sebuah ancaman.
Xin Chen mencibir, "Jika kalian ingin mati, maka segeralah bertindak secara bersamaan. Jangan menunda nunda lagi.
Lancang !.
Teriak Draikan.
Draikan meningkatkan kekuatannya.
Bunggg,,,
Tanah di bawahnya meledak. Terlihat tanah itu berlubang besar berdiameter 5 meter persegi. Tubuh Draikan melayang, tidak menyentuh tanah. Kultivasinya sangat tinggi.
Segera Draikan menghilang di tempatnya menyerang Xin Chen.
Melihat Xin Chen mendapatkan serangan kuat, Wang Poujun segera menghilang dan muncul di hadapan Xin Chen.
Wang Poujun mengarahkan pukulannya ke dada Draikan. Begitu pula Draikan melayangkan pukulan ke arah Xin Chen. Akan tetapi di blokir pukulan tersebut oleh Wang Poujun.
Kedua pukulan bertemu.
Duaaarrr,,,
Ledakan besar terjadi lagi. Tanah dan bebatuan di sekitarnya beterbangan ke segala arah.
Wang Poujun mundur 2 langkah, sedangkan Draikan mundur 4 langkah. Selisih dapat di tebak siapa lebih kuat. Walaupun tidak begitu jauh perbedaannya. Akan tetapi kekuatan tempur Wang Poujun lebih di atas.
Xin Chen tetap bersikap tenang melihat kekuatan mereka saling beradu. Hal ini seakan akan tidak ada hubungannya dengan dirinya.
Draikan berkata," Jangan senang dulu, segera meningkatkan kekuatannya dan kembali menyerang Wang Poujun.
Kecepatan Draikan meningkat, pukulannya lebih kuat lagi. Wang Poujun segera memblokir pukulan Draikan.
Duar, duar, duar,
Cahaya tajam yang menyilaukan membuat orang orang yang lemah merasakan buta sementara. Cahayanya sangat menyilaukan mata.
Dua pukulan kembali bertemu membuat ledakan. Orang orang yang lemah bisa terluka parah, bahkan bisa menemui kematian.
Ledakan dahsyat kembali terjadi. Tanah semakin banyak yang berlubang akibat ledakan hebat terjadi.
Tubuh Wang Poujun mundur 5 langkah. Sedangkan Draikan mundur 1 langkah. Terasa sedikit keram di pergelangan Wang Poujun. Dia berusaha menahan rasa nyeri itu.
Dengan perlahan Wang Poujun meningkatkan kekuatannya.
Duaaarrr,,,
Tanah di bawahnya berlubang dalam membentuk cekungan. Draikan menyipitkan matanya, dan langsung meningkatkan kekuatannya ke Tahap Puncak.
Duaaarrr,,,
Tanah beterbangan ke mana mana. Tanpa banyak berbicara, Draikan segera menyerang Wang Poujun.
__ADS_1
Melihat Draikan mengarah kepadanya. Wang Poujun tersenyum mengejek lalu berkata," Dasar semut, tidak tahu kemampuan.
Wang Poujun yang secara gila gilaan meningkatkan kekuatannya terus menerus.
Duaaarrr,,,
Mata Wang Poujun memerah. Kekuatannya sangat mengerikan. Angin semakin kuat memutari tubuhnya. Bahkan tanah dan bebatuan terangkat.
Draikan menyerang dengan kekuatan penuh. Tinjunya di arahkan ke kepala Wang Poujun. Pukulan Draikan hanya berjarak 1 meter.
Duaaarrr,,,
Ledakan hebat terjadi. Serangan Draikan sangat mengerikan, Kilatan cahaya akibat benturan pukulan Draikan. Debu debu beterbangan menutupi tubuh Draikan.
Pukulan Draikan mengenai sesuatu yang sangat kuat.
Perlahan lahan tubuh Draikan mulai terlihat jelas. Selain Draikan terlihat sosok lain berdiri di depannya, pria itu tidak lain adalah Wang Poujun.
Semua orang tercengang melihat hal itu. Pukulan Draikan mampu di tangkap oleh Wang Poujun. Sebuah garis garis cahaya terlihat di tubuh Wang Poujun.
Wajah Draikan terlihat masam. pukulannya telah di patahkan dengan sangat mudah oleh Wang Poujun. Tinju Draikan di tangkap dengan mudah.
Itu, itu, kekuatan seperti apa. Mengapa dengan sangat mudah di patahkan.
Ucap salah seorang teman Draikan bernama Yung Jing.
Orang orang Hua Xia tidaklah mudah untuk di kalahkan. Mereka memiliki petarung yang sangat kuat.
Di sisi Wang Poujun yang menggenggam pukulan Draikan tersenyum menghina. Wang Poujun meningkatkan kekuatannya. Jemari Draikan di remas sampai terdengar suara tulang bersilangan.
Krek, krek, krek,
Aaahhkkk,,,
Teriak Draikan merasakan sakit di jemarinya. Draikan berusaha menarik tangannya tetapi seakan akan ada besi yang menjepit jari jemarinya.
Dengan penuh amarah, Draikan berusaha mengangkat tangan satunya untuk memukul Wang Poujun. Tatapan mata Wang Poujun sangat mengerikan. Senyum mengejek terlihat di wajahnya.
Tidak tahan dengan rasa sakit yang di rasakan. Draikan memukul wajah Wang Poujun.
Tinju Draikan berjarak 40 cm dari wajah Wang Poujun. Seketika Wang Poujun ikut melayangkan pukulan yang menghantam tinju Draikan.
Kedua pukulan kembali bertemu. Cahaya kuat yang menyilaukan mata dan ledakan kembali terjadi.
Duar, duar, duar,
Tubuh Draikan melayang sejauh 9 meter. Tangan Draikan terasa keram. Seluruh pergelangan tangannya kesemutan akibat pukulan Wang Poujun.
Sebuah tetesan darah mengalir di sudut mulut Draikan. Wajahnya sedikit masam merasakan sedikit tekanan.
Ekspresi wajah Wang Poujun terlihat tenang. Aura membunuh menyelimuti Draikan.
Zurran Kino terkejut melihat Draikan di kalahkan oleh seorang seniman Beladiri dari
Hua Xia. Wajah Zurran Kino tampak sangat serius menatap Xin Chen dan Petarung Tersembunyi.
Kalian istirahatlah. Seorang dari Petarung Negara Gabungan bernama Yujon Walk dari Klan Kuno Weafar melangkah ke hadapan Draikan. Biarkan aku yang menguji orang orang ini.
__ADS_1
Terlihat tubuh Yujon Walk berwibawa dan sangat mendominasi keadaan. Baju zirah berwana biru yang di gunakan sangat gagah. Terlihat wajahnya yang tampan dan garis wajah yang sangat tegas.
Terlihat sekumpulan orang yang melihat dari kejauhan menggunakan teropong melihat barusan pertarungan Draikan dan Wang Poujun.
Yujon Walk berkata, "Aku ingin Petarung yang lebih kuat darinya, jika perlu kalian bersamaan maju.
Terlihat jauh di sebelah timur dari markas Xin Chen. Terlihat sekumpulan orang menggunakan teropong menyaksikan pertarungan kelompok Xin Chen dan orang Negara Gabungan.
Juan Fredrick memicingkan matanya melihat kondisi yang terjadi di Medan Perang. Juan Fredrick berkata," Menurut informasi, Panglima Tertinggi Hua Xia tidak memiliki Petarung kuat yang membantunya". Tapi kini ada 7 orang yang membantunya.
Juan Fredrick bertanya ke teman temannya. Adakah di antara kalian yang mengetahui siapa ke 7 orang itu ?
Mendengar pertanyaan Juan Fredrick. Mereka saling bertatapan dan menggelengkan kepalanya. Juan Fredrick kembali berkata," Kekuatan orang orang itu sangat mengerikan. Dan musuh musuh Hua Xia yang datang sangat kuat.
Juan Fredrick memerintahkan agar segera mengirim Foto foto orang orang itu ? Segera Juan Fredrick mengirim foto foto Petarung Tersembunyi ke Klan Brawn Ice untuk segera di cari tahu.
Kembali ke pertarungan kelompok Xin Chen dan ke 7 petarung utusan Negara Gabungan. Mendengar perkataan Yujon Walk. Para Jenderal dan Petinggi Hua Xia sangat marah. Pasukan segera tembak mereka semua.
Segera sekumpulan tentara melangkah maju membidik ke 7 Petarung Negara Gabungan.
Berhenti !.
Perintah Xin Chen. Kalian jangan melakukan hal bodoh. Mereka seorang Petarung Seni Beladiri. Kita harus menghargai kehormatan mereka untuk bertarung.
Wang Poujun tanpa banyak berbicara segera menghilang di tempatnya. Segera mundur di hadapan Yujon Walk dengan jarak 1 meter.
Segera Wang Poujun melancarkan pukulannya dengan kekuatan penuh. Pukulan Wang Poujun terus di lancarkan, tapi tidak satupun menyentuh kain baju Yujon Walk.
Yujon Walk terlihat santai menghindari serangan Wang Poujun. Senyuman menghina terhadap Wang Poujun.
Semua orang tampak terkejut menyaksikan kejadian itu. Xin Chen tersenyum melihat kekuatan Yujon Walk yang dapat menghindari serangan Wang Poujun dengan mudah.
Wang Poujun berhenti menyerang. Terlihat nafasnya sedikit terganggu. Tarikan nafas yang terputus putus.
Yujon Walk mencibir," Apa hanya ini kemampuanmu menyerangku. Aku sarankan agar kalian maju bersama sama.
Mendengar perkataan Yujon Walk. Wang Poujun semakin marah. Segera Wang Poujun melakukan serangan. Kali ini kekuatannya di tingkatkan. Akan tetapi sedikitpun tidak menyentuh kain di tubuh Yujon Walk.
Baiklah, Aku yang menyerangmu. Yujon melancarkan pukulannya dengan sekejap.
Bungggg,
Tubuh Wang Poujun terlempar sejauh 11 meter. Sebelum menyentuh tanah Wang Poujun menyemburkan darah segar.
Wang Poujun serasa ingin pingsan di tempatnya. Matanya sedikit rabun dan kepalanya pusing.
Melihat kondisi Wang Poujun seperti itu. Xin Chen segera melangkah ke Wang Poujun. Xin Chen menotok beberapa titik agar Wang Poujun tetap sadar dan tidak memuntahkan darah.
Xin Chen berkata," Komandan Liu, segera bawa dia ke ruangan istirahat.
Kiang Zhao melangkah ke tengah, lalu berkata," Aku lawanmu!".
Melihat Kiang Zhao ingin menantang pihak lawan. Xin Chen mengulurkan tangannya menahan Kiang Zhao.
Xin Chen berkata dengan tenang," Dia bukan lawanmu. Sebaiknya kamu bersihkan musuh yang lain. Kiang Zhao sedikit tidak nyaman, akan tetapi dia tahu Xin Chen berusaha melindungi mereka.
Kiang Zhao mengangguk kecil menatap Xin Chen. Xin Chen berkata kepada Yujon Walk.
__ADS_1
Tuan,,,
Lawanmu adalah aku. Sebaiknya tuan kembali ke negeri kalian. Jangan menyesal jika aku tidak sungkan.