Kekuatan Dewa Perang Utara

Kekuatan Dewa Perang Utara
Bab 41 Kaisar Aaron


__ADS_3

Sekumpulan awan hitam berkumpul. Petir terus menerus terjadi menghantam sekitar Xin Chen. Terlihat hujan mulai turun membasahi tubuh Xin Chen


Pasukan Kilat tercengang dengan fenomena alam ini. Dirinya sedari tadi tidak membantu Xin Chen dalam pertarungan.


Pihak lawan sangat kuat sehingga mereka tidak dapat berbuat apa-apa. Hanya bisa menunggu perintah dari Xin Chen.


Selang beberapa saat, Angin kencang menghantam tubuh Xin Chen. Angin semakin besar dab kuat berputar di sekitar tubuh Xin Chen. Akan tetapi pepohonan tidak begitu bergoyang akibat angin kencang tersebut.


Angin tersebut semata mata mengelilingi tubuh Xin Chen.


Melihat hal ini terjadi. Fangjuu dan yang lainnya semakin penasaran dengan fenomena Alam ini.


Tubuh Xin Chen terlihat samar samar di sebabkan kuatnya angin yang memutarinya.


Fenomena ini membuat Dexter dan Pasukan Kilat semakin tercengang. Mengapa bisa seperti itu ?


Qunlaw berkata,"


Apa hujan dan petir ini Tuan Muda yang menyebabkannya ?


Memikirkan hal ini, Dexter dan yang lainnya tidak dapat berkata kata.


Jika benar Tuan Muda yang melakukan fenomena alam ini. Sungguh aku bersumpah akan mengikutinya selamanya.


Di dunia sekuler, tidak akan ada bakat Beladiri seperti Tuan Muda. Bahkan di Beladiri Kuno saat ini, sangat tidak mungkin hal seperti ini terjadi. Gumam Dexter dalam hati.


Melihat angin dan hujan deras yang tiada hentinya. Sesekali petir menghantam tubuh Xin Chen. Di ko


Lutut Dexter terasa berat. Dexter langsung berlutut satu kaki, sambil menundukkan kepalanya.


Dengan penuh rasa emosional, Dexter berkata," Tuan aku akan mengikutimu selamanya.


Ada beberapa Pesawat Pribadi Asing mendarat di Bandara Internasional Guangzhou Baiyun di hari yang sama beberapa pesawat pribadi mewah dari Dalam Negeri.


Terlihat seorang wanita sangat cantik turun dari pesawat, di temani oleh asistennya dan beberapa pengawal pribadi yang terlatih mengikutinya.


Wajahnya yang sangat cantik dan pakaian yang feminim membuat orang yang melihatnya merasa kagum dan terpesona. Namanya Nona Niu Jiang.


Niu Jiang putri Ke 5 dari 5 bersaudara.


Niu Jiang anak bungsu.


Ke empat saudaranya laki laki semua.


Niu Jiang hanya sendiri seorang wanita di antara 5 bersaudara.


Niu Jiang sangat di manjakan. Hampir seluruh kemauannya di turutin oleh kedua orang tuanya.


Niu Jiang salah satu dari 10 Keluarga terkaya dan berpengaruh di negara Hua Xia. Keluarga Jiang memiliki aset kekayaan Ribuan Triliun RMB. Kekayaan yang fantastis. Keluarga Jiang berada di Pusat Ibu Kota Hua Xia.


Persiapkan semua yang akan di butuhkan untuk membangun perusahaan baru. Aku akan membuat sebuah perusahaan dengan kerja kerasku sendiri. Carilah beberapa mitra yang terbaik untuk bekerja sama dengan perusahaanku.

__ADS_1


Perintah Niu Jiang kepada Asistennya bernama Lusi yang keturunan perpaduan Hua Xia dan Eropa.


Baik Nona Niu. Jawab Lusi.


Niu Jiang menginap di Sofitel Sunrich Hotel di Guangzhou. Hotel tersebut salah satu milik Keluarga Jiang.


Lusi menyerahkan beberapa nama perusahaan yang menjadi target untuk bekerja sama dengan perusahaan Niu Jiang.


Setelah beberapa saat, Niu Jiang bertanya tentang salah satu nama perusahaan bernama Ling Shi.


Mendengar pertanyaan dari Niu Jiang.


Lusi menjawab,"


Perusahaan itu baru di akusisi oleh seseorang yang tidak di ketahui pemilik sesungguhnya.


Seorang wanita cantik yang di tugaskan mengurus perusahaan tersebut. Namanya Direktur Zhishu.


Direktur Zhishu yang mengendalikan perusahaan tersebut. Direktur Zhishu yang mengatur segalanya tentang perusahaan itu. Untuk berkomunikasi dengan pemilik perusahaan harus melewati seorang wanita cantik yang di tugaskan mengendalikan semua perusahaannya di Hua Xia.


Nona itu bernama Cai Ning, seorang wanita yang berasal dari keluarga Cai di Utara.


Mendengar penjelasan Lusi, Niu Jiang mengerutkan keningnya. Dalam hati bertanya. Mengapa pemiliknya menutup diri. Keberadaannya tidak ingin di ketahui. Apa pemiliknya seseorang yang memiliki pengaruh sangat tinggi ?


Apakah dia salah satu keluarga terkaya di Hua Xia ? Jika mereka, lantas apa motifnya menutup diri untuk tidak di ketahui ?


Lusi melanjutkan perkataannya.


Mendengar perkataan Lusi, Niu Jiang semakin penasaran dengan identitas orang tersebut.


Pasti orang itu memiliki identitas sangat tinggi.


Hujan berangsur angsur reda. Tubuh Xin Chen semakin terlihat semakin kuat. Terlihat Aura yang di pancarkan.


Xin Chen membuka matanya dan melihat di sekitarnya. Hanya Dexter dan Pasukan Kilat yang berdiri menunggunya.


Xin Chen tersenyum melihat Dexter. Dexter dan Fangjuu, di ikuti yang lainnya, melangkah ke hadapan Xin Chen, lalu menyapa,"


Tuan Muda.


Xin Chen pun mengangguk kecil mendengar sapaan mereka.


Xin Chen melirik Dexter lalu berkata,"


Tuan," Terima kasih sudah membantuku.


Mendengar perkataan Xin Chen.


Dexter berkata,"


Tuan Muda jangan terlalu sungkan terhadapku.

__ADS_1


Akulah yang harus berterima kasih kepada Tuan Muda, telah memberikan aku kesempatan hidup.


Xin Chen mengangguk, lalu berkata,"


Baiklah jika seperti itu.


Segera Xin Chen dan yang lainnya melangkah kembali ke Villa.


Di Sebuah Luxury Hotel, letaknya di Kabupaten King'Bao. Orang orang Eropa yang tersisa berkumpul di suatu ruang makan Hotel.


Seorang bernama Maxxel berkata," Apa yang harus kita katakan kepada penguasa Eropa Timur. Kita dapat di kalahkan dengan muda oleh Pemuda itu. Bahkan saat ini, keadaan Dexter sama sekali tidak ada yang mengetahuinya.


Sewaktu Xin Chen bertarung dengan Dexter. Teman teman Dexter meninggalkannya. Tidak ada satupun dari mereka berniat membantu Dexter. Mereka pergi meninggalkan Dexter sewaktu bertarung dengan Xin Chen.


Kini mereka sisa berlima. Kekuatan mereka yang paling tinggi hanya di Alam Beladiri Yusen Tahap Menengah.


Boxi salah satu dari mereka, yang berada di Alam Grandmaster Tahap Puncak mencibir. Kita terlalu pengecut sebagai seorang petarung. Seharusnya di saat Dexter mengalami kekalahan, kita sudah seharusnya membantunya bukan sebaliknya meninggalkannya seorang diri dalam keadaan terluka.


Mendengar cibiran Boxi, mereka terdiam tertunduk malu. Apa yang di katakan oleh Boxi sangatlah benar. Mereka hanyalah sekumpulan pecundang.


Petarung lain yang bernama Kannao menimpali. Kita sebaiknya kembali ke tempat itu untuk membantu Dexter !. Bagaimana menurut kalian ?


Lutox berkata,"


Percuma jika kembali. Kemungkinan besar Dexter telah di bunuh oleh Pemuda itu. Sebaiknya hal ini kita laporkan kepada Kaisar Aaron secepatnya, agar Kaisar Aaron dapat mengutus petarung yang lebih kuat lagi.


Semua mengangguk.


Baiklah. keputusan telah bulat. Kita tidak perlu meninggalkan Hua Xia. kita menunggu balabantuan datang. Kita mundur saja di Ibukota Provinsi


Segera mereka melaporkan situasi mereka dan meninggalkan secepatnya hotel menuju Ibukota Provinsi.


Braakkk,,, Sebuah gelas kaca di banting ke lantai. Dasar bodoh, sangat lemah. Terlihat wajah merah dari penguasa Sangyang.


Suara yang mengintimidasi di sebuah ruangan. Orang orang yang berada di tempat tersebut terdiam. Tidak ada satupun berani berkata kata.


Penguasa Sangyang berkata,"


Kematian Wu Cian sangat membuat negeri ini tercoreng. kekuatan tempur Wu Cian berada di Alam Beladiri Yitian. Akan tetapi sangat mudah di kalahkan.


Dewa Perang Utara sangat kuat. Seseorang di Alam Sain di negeri ini, harus turun tangan untuk membunuh Dewa Perang Utara.


Auranya sangat mengintimidasi suasana. Salah seorang Petua bernama Hinlong berkata,"


Tuanku, Bukankah ada seorang petarung handal lebih dulu berangkat ke Hua Xia sebelum Lai Yuntian dan Pasukan Bayangan ke Hua Xia ?


Sampai saat ini belum ada kabar


tentang Irox.


Tuan, Hinlong lanjut berkata,"

__ADS_1


Beberapa hari yang lalu Kindae Fung sudah berada di Ibukota Shanghai. Menurut informasi terakhir. Kindae Fung tidak akan langsung menyerang. Dirinya akan menyelidiki Kekuatan Dewa Perang Utara.


__ADS_2