Kekuatan Dewa Perang Utara

Kekuatan Dewa Perang Utara
Bab 49 Merupakan Klan Para Dewa


__ADS_3

Di sebuah Hotel pusat Kota Yanjing. Nona Niu Jiang sedang berbicara dengan Ayahnya di telefon.


Niu Jiang berkata, "Ayah, Urusan aku belum selesai. Aku akan segera pulang jika semua telah kuselesaikan".


Tuan Besar Jiang Fao Yung berkata di ujung telefon, " Aiih, kamu harus segera pulang. Keluarga Lao sudah sering menghubungi Ibumu untuk segera menikahkan kamu dengan putranya".


"Setelah menikah baru kamu lanjutkan urusanmu. Suruh saja asisten kamu menyelesaikannya. Untuk apa kamu bersusah payah membangun perusahaan ?".


Tuan Besar Jiang Fao Yung lanjut berkata, "Apakah kamu kekurangan harta. Setelah menikah, keluarga Lao pasti membantumu?".


Niu Jiang menimpali, "Sudah dulu Ayah, aku mau ke kamar mandi".


Ttuuutt, ttuuutt, ttuuutt,


Niu Jiang mematikan telefon dengan segera. Dirinya merasa bosan menerima nasehat pernikahan. Niu Jiang belum siap untuk menikah.


Niu Jiang terlihat sangat kesal dengan sikap keluarganya yang memaksakan dirinya untuk segera menikah.


Niu Jiang mengomel tanpa henti untuk melepaskan kekesalannya. Ekspresi wajah Niu Jiang terlihat sangat lucu.


Ha, ha, ha, ha.


Melihat tingkah Niu Jiang. Lusi tertawa terbahak bahak.


"Kamu mengejekku ya ?". Tanya Niu Jiang. Dia bertanya kembali, "Apa kamu sudah bosan untuk bersamaku?".


Seketika Lusi terdiam lalu membujuk. "Nona Niu terlalu serius, aku hanya bercanda, anda terlalu lucu jika lagi marah".


Niu Jiang berkata, "Sudah jangan basa basi lagi. Apa semua urusan yang kuserahkan sudah kamu selesaikan?".


Lusi mengangguk kecil, lalu berkata, " Semua sudah terselesaikan. Tapi salah satu perusahaan direktur Zhishu ingin mendapatkan keuntungan 55% dari hasil penjualan".


Tanpa banyak berfikir. Niu Jiang menyetujuinya.

__ADS_1


"Jika itu keinginan direktur Zhishu maka penuhi saja". Lusi sedikit terkejut dengan arahan Niu Jiang.


Lusi berkata, "Bukankah kita akan lebih kesulitan untuk mendapatkan keuntungan? Dalam kerjasama ini, Niu Group yang akan lebih banyak bekerja dalam pemasarannya".


Niu Jiang berkata, " Aku melakukan hal ini semata mata ingin mendekati siapa pemilik Group Ling Shi".


Setelah mendengar maksud dan tujuan Niu Jiang. Lusi dapat memahaminya.


"Baiklah jika seperti itu. Aku akan mencari cara agar lebih dekat dengan Group Ling Shi". Ucap Lusi dengan penuh semangat.


Lusi lanjut berkata, "Aku sudah menyelidiki tentang Group Ling Shi. Menurut sumber terpercaya. Pemiliknya seorang pria yang sangat tampan dan dermawan. Pria itu sedikit misterius, sangat sulit untuk di temui".


Niu Jiang memicingkan matanya menatap Lusi. Niu Jiang semakin penasaran dengan pemilik Group Ling Shi.


"Upayakan mendekati Group Ling Shi, cari tahu siapa tangan pertama dari Group Ling Shi. Aku harus tahu pemilik Group Ling Shi". Perintah Niu Jiang


Niu Jiang berkata, "Perusahaan yang baru berkembang sudah memiliki beberapa cabang di Hua Xia. Sepertinya pemilik Group Ling Shi tidak sederhana. Orang itu pasti memiliki kekayaan yang melimpah. Pengaruhnya pasti sangat kuat".


***


Sebuah pesawat komersial yang terakhir mendarat. Rencana pemerintah Hua Xia akan menutup penerbangan di Utara terkait adanya konspirasi dari musuh musuh Hua Xia ingin menyerang.


Seorang Pria berumur 80 tahun di ikuti 5 Pria Paruh Baya dan 2 Pemuda. Mereka berjumlah 8 orang meninggalkan Bandara menuju ke medan perang. Mereka bertujuan untuk mencari tahu seperti apa Kekuatan Panglima Tertinggi Dewa Perang Utara. Kelompok yang memimpin kelompok itu bernama Juan Fredrick.


"Kalian jangan terlalu dekat dengan lokasi peperangan. Kemungkinan peperangan kali ini akan lebih mengerikan dari sebelumnya. Klan Brawn Ice netral dalam hal ini".


Perintah Juan Fredrick.


Juan Fredrick kembali berkata, "Dari informasi yang di terima. Kekuatan musuh Hua Xia semakin kuat. Walaupun jumlah musuh Hua Xia kali ini yang menyerang sedikit, akan tetapi kekuatan tempur mereka sangat kuat. 1 berbanding 200 orang".


"Baik Tuan Juan". Ucap salah satu Pria Paruh Baya bernama Sambril.


"Jika sudah tidak ada pertanyaan, sebaiknya persiapkan semua sesuai rencana. Kita lanjutkan perjalanan ke perbatasan Utara segera mungkin agar dapat menyaksikan pertempuran".

__ADS_1


Terlihat sebuah helikopter mendarat di barisan Artileri dan peluncur roket yang telah siap di tembakkan.


Xin Chen turun dari helikopter menuju perkemahan. Liu Yan menyambut hangat Xin Chen.


Liu Yan berkata, "Panglima Muda, semua telah siap. Kami menunggu perintah untuk menyerang".


Xin Chen berkata, " Persiapkan 2 kelompok yang berjumlah 300 orang dari arah kanan dan kiri. Ketika terjadi peperangan dari arah depan. Pasukan pemukul akan menghabisi dari kedua sisi kanan dan kiri !".


Xin Chen berkata, " Kirimkan perintah kepada Jendral Thomber dan Petinggi musuh agar segera meninggalkan perbatasan Utara 1 jam dari sekarang. Jika mereka tidak meninggalkan perbatasan Utara. Maka aku akan mengirim mereka ke neraka bertemu Raja Kematian AZURA".


"Baik Panglima Muda".


Segera Liu Yan menghubungi musuh Hua Xia agar meninggalkan perbatasan Utara dengan segera.


"Ketua, Ketua"


Ucap seorang Pemuda berumur 35 tahun memasuki ruangan pertemuan Ketua dan Petinggi Klan. Pria itu bernama Andis Morgan.


Andis Morgan berkata, "Informasi telah di terima dari Tuan Juan Fredrick, kalau mereka kini berada di perbatasan Utara memantau akan terjadi peperangan".


Wayne Wick memicingkan mata mendengar perkataan Andis Morgan lalu memerintahkan kepada Andis Morgan.


"Sampaikan kepada Tuan Juan Fredrick untuk bersiap siap. Dalam pertempuran Brutal kali ini, akan melibatkan Petarung kelas tinggi dan mematikan. Pantau terus pergerakan. Panglima Tertinggi Dewa Perang Utara. Jika dia mendapatkan bantuan dari Klan tersembunyi maka bantu Panglima Tertinggi Dewa Perang Utara".


Mendengar perintah Ketua Klan. Andis Morgan berkata, "Baik Ketua". Segera Andis Morgan meninggalkan ruangan.


Seorang Petinggi Klan Brawn Ice bernama Eroldusk berkata dengan tegas, " Ketua! Bukankah dalam hal ini kita tidak akan membantu siapa pun?".


Mendengar perkataan Eroldusk. Wayne Wick menimpali, "Apa mata kamu sudah buta sehingga tidak dapat membedakan kebaikan dan keburukan. Bukankah Klan Ruhingfu merupakan Klan tersembunyi di Hua Xia".


"Klan Ruhingfu adalah Klan yang sangat di hormati seluruh Dunia. Mereka dahulunya adalah Klan Para Dewa yang membantu Kaisar Langit untuk mengalahkan Dewa Dewa yang menyimpang dari kebaikan. Klan Ruhingfu merupakan kekuatan teratas di muka bumi ini. Bahkan para Dewa berfikir ribuan kali untuk menyinggung Klan Ruhingfu. Klan Ruhingfu merupakan Samudera terdalam di Bumi ini. Hanya orang orang tertentu dapat menginjakkan kakinya ke Klan Ruhingfu".


Mendengar penjelasan Ketua Klan. Semua Petinggi Klan Brawn Ice mengangguk kecil. Mereka berkata, " Di Hua Xia ternyata ada petarung sangat mengerikan di muka Bumi".

__ADS_1


Wayne Wick memerintahkan seorang ahli Perang agar menghubungi beberapa utusan yang menyebar ke seluruh Hua Xia agar mereka menuju ke Utara Hua Xia untuk bergabung dengan Juan Fredrick.


__ADS_2