
berbeda dengan malvin yang sangat tak sabar ingin melihat drama yang akan menarik untuk nya.
sementara di kediaman umi aisyah, sesudah kedatangan bocah tengil kini di tambah pemuda tengil yang datang, zonatan datang tanpa di perintah oleh atasan nya membuat al sedikit kesal pada assisten nya itu.
pecat saja sih ka, " ucap hilman sinis sambil memandang tak suka kedatangan zo ".
zo nampak acuh menikmati hidangan yang di sajikan oleh umi aisyah, zo memang yatim piatu sejak kecil beruntung dia bertemu dengan al yang dia anggap sebagai kaka nya.
zo juga menganggap hilman sebagai adik nya namun kedua nya tak pernah akur, membuat umi aisyah harus selalu menghentikan kedua nya yang saling lempar sindiran bahkan terkadang saling maki memaki.
zo apa kamu betah tinggal di sini ? " tanya al santai sambil mengelus pucuk kepala anak nya yang terlelap ".
suka suka, " jawab zo dengan mulut yang masih di penuhi makanan ".
kalau begitu mulai besok kamu gantikan posisi alexsa dan tinggal di kota ini, " ucap al lagi santai ".
__ADS_1
zo langsung menghamburkan makanan yang berada di mulut nya, tepat mengenai wajah hilman yang berada di hadapan nya.
hilman mendengus kesal dan melempar air dari gelas milik nya ke wajah zo dan kini wajah hilman penih dengan semburan zo serta wajah dan baju zo basah oleh air yang di lempar hilman.
umi aisyah hanya menggeleng sambil tertawa kecil, umi aisyah heran dengan kedua orang ini, namun umi aisyah yakin kedua nya tak akan saling menyakiti dan akan saling membantu di saat kesusahan satu sama lain.
bos ga bisa gitu, meskipun wajah nya basah oleh hilman tapi dia menghiraukan hilman karena sekarang lebih penting berurusan bersama al yang ingin mengusirnya secara halus.
kenapa bukanya kamu betah di rumah ini ? " tanya al merasa tak salah dengan ucapan nya ".
hilman tambah kesal dan kembali melempar air namun kini malah mengenai al membuat murka.
kalian berdua berendam selama satu jam di kolam ikan belakang sekarang, " kesal al sambil menatap kedua orang itu dengan tajam ".
beruntung air yang di lempar hilman tak begitu banyak hingga zen tak sampai basah kuyup yang berada di gendongan nya.
__ADS_1
dengan patuh kedua orang itu menuju kolam ikan dan berendam dampai dada mereka masih masing.
al berdiri hendak melihat kedua orang itu, zen yang merasa tubuh nya bergoyang membuka mata nya dan mengucek mata nya lalu tersenyum lembut menatap papa nya yang sedang menggendong nya.
kamu mau tidur lagi di kamar atau mau lihat papa menghukum kedua pamanmu ? " tanya al lembut sambil mencubit pipi zen ".
zen menguap dan berkata, ikut papa saja, al pun berjalan ke halaman belakang sambil menggendong zen.
umi aisyah tersenyum melihat kehangantan anak anak serta cucu nakal nya.
umi aisyah pun berdiri hendak membantu art membereskan bekas makan malam mereka.
zen yang tadi mengantuk kini menjadi tak mengantuk lagi saat melihat kedua paman nya berendam di kolam ikan, mata nya berbinar serta senyum kepuasan, meskipun dia tak tau penyebab papa nya menghukum kedua paman nya.
al dan zen duduk di bangku pinggir kolam ikan memantau kedua orang itu yang mulai menggigil.
__ADS_1
zen pinta papa mu menghentikan hukuman nya, " ucap umi aisyah sambil membawakan segelas susu untuk cucu nya dan ikut duduk di samping zen ".