Keluarga Al Kaf

Keluarga Al Kaf
ingin bersama papah


__ADS_3

alzen pun menoleh ke belakang dan menatap sinis yang statusnya adalah orang tua nya itu.


malvin makin terpancing dan berdiri lalu menghampiri alzen, kharisma pun ikut berdiri ingin melerai suami serta anak nya.


apa hah apa berani kamu ? " bentak malvin menatap nyalang alzen ".


ayahku orang baik, kamu dan ibu yang jahat pada ayah, " balas alzen tak kalah emosi dengan wajah yang sudah memerah ".


selama ini alzen hanya beberapa kali bertemu dengan papa nya dan papa nya tak pernah bercerita apapun tentang masa lalu ibu dan ayah nya, namun alzen yakin kalau ibu nya yang bersalah karena hanya beberapa kali bertemu dengan papa nya alzen merasakan kasih sayang yang tulus berbeda dengan ibu nya yang nampak setengah hati memberikan kasih sayang bahkan cendrung alzen merasa di benci oleh ibu nya sendiri.


mendengar jawaban alzen kharisma hilang kesabaran dia langsung menampar anak nya itu dengan keras hingga membuat alzen tersungkur ke lantai.

__ADS_1


tiger yang tau tuan nya di sakiti mengaung dan menjilat tubuh tuan nya memastikan tuan nya baik baik saja.


zen tak menangis serta tak mengeluarkan air mata, namun wajah nya benar benar memerah bahkan mata nya itu memerah lalu berdiri dan berlari menuju kamar nya di ikuti oleh tiger.


kharisma nampak shock, dia mengangkat tangan nya dan tubuh nya bergetar hebat, ini pertama kali nya dia menampar anak nya itu.


karena anak nya membela papa kandung nya dan malah menyalahkan diri nya serta suami nya membuat kharisma hilang kendali.


mata kharisma memerah dan mengeluarkan air mata dengan tubuh yang bergetar hebat.


malvil mengenggam tangan istri nya berusaha menenangkan istri nya.

__ADS_1


tindakan mu sudah benar, anak itu memang musti di beri pelajaran agar tak kurang ajar pada orang tua, " ucap malvin seolah tindakan istri nya itu benar ".


di dalam kamar alzen duduk di meja belajar nya lalu mengeluarkan satu buah poto yang berada di dalam laci meja belajar tersebut.


terlihat baby yang masih terlihat merah sedang di gendong oleh lelaki muda yang nampak begitu tulus menggendong dan mencium baby tersebut.


pah aku ingin hidup bersamamu, " ucap alzen lirih sambil mengelus poto tersebut dimana diri nya sewaktu bayi dalam gendongan sang papah ".


pagi hari alzen turun dari kamar nya dan berlalu menuju keluar rumah untuk berangkat sekolah tanpa sarapan, dia terbiasa di antar oleh sopir.


kharisma menatap kepergian anak nya di ruang makan, padahal dia sudah menyiapkan bekal makanan untuk anak nya makan siang yang tanpa kharisma tau anak nya itu tak pernah memakan bekal makanan dari diri nya.

__ADS_1


sudah lah dia mempunyai kartu dari papa nya, mungkin cukup untuk dia membeli makan siang satu hari, " ucap malvin menenangkan sekaligus mengejek isi kartu yang di berikan papa nya alzen ".


sesampai nya di kelas alzen nampak acuh dan mulai mengikuti pelajaran dengan serius, semua orang di buat heran, biasa nya alzen nampak nakal dan mengganggu teman teman satu kelas nya, bahkan guru pun heran dengan tingkah alzen yang nampak serius dalam pelajaran hari ini.


__ADS_2