Keluarga Al Kaf

Keluarga Al Kaf
enam bulan kemudian


__ADS_3

kini tuan rahardian dan bu putri begitu menyesal namun tak bisa berbuat apa apa, apalagi kalau putri nya benar benar bercerai dengan malvin itu arti nya akan kehilangan saham di kim corp.


di lain tempat kharisma tengah menangis dalam pelukan tantri, satu satu nya sahabat kharisma.


apa aku perlu mengatakan kebenaran pada al ? " tanya tantri pada sahabat nya ".


kharisma hanya menggelengkan kepala nya, dia tak ingin dikasihani oleh al, namun dia juga tak akan sanggup berpisah dengan anak nya.


selama pertumbuhan zen, kharisma selalu melakukan perlakuan buruk pada zen bukan karena tak menyayangi zen, melaikan kalau takut zen akan di jadikan alat oleh kedua orang tua nya ataupun malvin, agar tak terlihat zen menjadi kelemahan nya sengaja kharisma bersikap acuh pada zen.


kini semua usaha kharisma terasa sia sia, dan terbukti zen di jadikan alat oleh orang tua nya.


pagi hari nya al terbangun dari tidur nya, dia melihat ke samping dan menatap wajah imut anak nya yang masih terpejam.


al turun dari ranjang lalu keluar kamar dan meminta penjaga membawa tiger ke dalam kamar nya.

__ADS_1


kucing besar itu masuk ke dalam kamar tanpa di ikat lalu berlari pelan dan meloncat ke atas ranjang.


zen terbangun dan betapa senang nya melihat kucing ke sayangan nya berada di samping nya lalu memeluk kucing itu dan terjadi pergulatan kecil.


tiger yang merasa senang bertemu kembali majikan nya tak henti henti nya menjilat tubuh mungil zen.


al hanya tersenyum menatap tiger dan zen.


sore hari nya zen tak henti henti nya mengagumi kediaman papa nya itu.


bahkan rumah itu di kelilingi komplek perumahan yang ternyata di khususkan untuk karyawan dan orang orang terdekat al.


al lebih mengutamakan ke amanan dan kenyamanan dari pada kemewahan itu sebab nya dia sengaja membuat rumah di tengah tengah perumahan yang di isi oleh anak buah nya sendiri.


zen nampak asik keluar rumah dan mulai mengelilingi kompleks di temani tiger dan beberapa pengawal.

__ADS_1


zen di sapa banyak orang karena mereka semua anak buah papa nya, bahkan anak anak ikut menyapa dan anak anak kagum pada kucing besar yang jinak pada tuan muda mereka.


tanpa rasa canggung zen mengajak anak anak seumuran nya bermain bola hingga suasana kompleks menjadi hangat dan riuh.


bagaimana sekolah zen ? " tanya al pada zo yang duduk di kursi berhadapan ".


tuan muda mulai besok sudah bisa sekolah tuan, saya sudah mengurus semua nya, " jawab zo sambil menyerahkan beberapa berkas pada al ".


al mengangguk dan mulai membaca beberapa berkas.


kini kedua nya berada di kantor, awal nya al mengajak zen namun bocah itu malah tak ingin pergi dari rumah karena merindukan tiger ketimbang diri nya.


waktu sudah enam bulan berlalu, zen kerap mengunjungi kantor ayah nya saat pulang sekolah dan setiap hari libur kedua nya akan menghabiskan waktu untuk bermain ke beberapa tempat yang mereka sepakati untuk berlibur.


hari ini tepat kedatangan keluarga tantri, dengan maudy yang terus merengek meminta bertemu teman lama nya akhir nya dengan terpaksa tantri dengan ragu meminta al untuk bertemu beberapa hari lalu.

__ADS_1


al tak keberatan dan kini arman tantri maudy juga lita sampai di kediaman alkaf.


__ADS_2