Keluarga Al Kaf

Keluarga Al Kaf
sistem ke amanan


__ADS_3

pintu terbuka dan muncul umi aisyah di ambang pintu, al merasa sedikit kecewa karena berharap istri nya yang masuk ke ruang kerja nya.


umi aisyah berjalan masuk ke ruang kerja anak nya, setelah menutup pintu.


kini umi aisyah duduk di sopa ruangan tersebut, al pun berdiri dari kursi kebesaran nya dan berjalana menghampiri umi aisyah dan duduk di samping umi aisyah.


apa alasan kamu mundur dari z corp karena permintaan tuan umar ? " tanya umi aisyah tampa memandang wajah anak nya ".


al menhela nafas panjang, sifat buruk umi nya yang selalu menerka nerka sesuatu tak berubah sedari dulu.


al memang ingin hilman mengurus perusahaan, al ingin menghabiskan waktu lebih banyak dengan anak al, " ucap al meyakinkan umi nya ".


kamu sudah kembali dari pagi hari, apa kamu menjemput zen ? apa kamu menemui zen ? sedari tadi kamu hanya berada di ruangan ini, dan sekarang kamu mengatakan alasan mundur demi anak mu, " ucap umi aisyah sembari menatap tajam anak nya itu ".


umi, " ucap al namun langsung di potong oleh umi aisyah ".


cukup, jika kamu ingin hidup bersama abi mu, silahkan tapi jangan bawa anak serta istrimu, " ancam umi aisyah geram ".

__ADS_1


al hanya menghela nafas panjang, dengan orang lain mungkin dia akan bersikap egois, dan akan selalu merasa menang dalam berdebat, namun dengan umi nya al tak mungkin bisa dan mau melakukan itu.


al benar benar tak ada hubungan nya dengan kedatangan abi ke negara ini, " ucap al berusaha menjelaskan ".


umi aisyah berdiri dan meninggalkan anak nya dan tak ingin mendengar alasan anak nya itu.


di lain tempat tuan umar nampak mengepalkan tangan nya, bagaimana tidak sistem ke amanan perusahaan nampak porak poranda, memang musuh nya berada di belahan dunia, namun dia yakin orang yang sudah merusak sistem nya bukan lah orang lain.


alex yang merupakan tangan kanan tuan umar hanya berdiri sembari menundukan kepala nya setelah melaporkan pada tuan besar.


bawa bocah nakal itu ke hadapanku, " geram tuan umar sambil meninggalkan alex ".


terakhir bertemu bocah nakal itu alex hampir ke hilangan nyawa nya.


malam hari nya di ruang keluarga nampak umi aisyah asik menonton televisi bersama kharisma dan lita.


sementara al kembali masuk ke ruang kerja nya setelah makan siang, zo hilman dan zen nampak bermain game di hanphone mereka masing masing.

__ADS_1


umi aisyah menoleh ke hadapan ketiga lelaki tersebut, umi aisyah hanya menggeleng melihat tingkah hilman dan zo yang bersikap seperti se usia zen.


tiba tiba suasana santai berubah menegang saat beberapa pengawal masuk dan melaporkan atas ke datangan tuan alexsander di gerbang kompleks yang meminta tuan al untuk menemui nya.


semua orang tau alexsander adalah tangan kanan di perusahaan pranaja corp.


apa perlu kaka tau ? " tanya hilman pada zo ".


tidak usah, kita hadapi saja mereka, " ucap zo sembari berdiri dan berjalan keluar ruangan keluarga ".


hilman berjalan mengikuti langkah zo.


sementara umi aisyah dan lita nampak khawatir, berbeda dengan zen yang langsung berlari menuju ruang kerja papa nya di ikuti kharisma.


pintu ruang kerja nampak terbuka dan zen berlari ke dalam dekapan papa nya.


ada apa boy ? " tanya al heran ".

__ADS_1


sementara kharisma hanya menundukan kepala nya di ambang pintu, dia hanya takut kalau zen akan salah dalam menyampaikan kejadian barusan.


__ADS_2