
sedari tadi ada benda yang mengganjal, namun kharisma tak menyadari dan kini dia baru menyadari nya.
wajah kharisma nampak memerah tubuh nya pun kembali menjadi gugup.
al menyadari perubahan wajah istri nya, kamu kenapa ? " tanya nya polos ".
kharisma memajukan tubuh nya agar punggung nya tak kembali menyentuh benda keras itu.
al pun paham dan tersenyum jahil, al menarik tangan istri nya dan menempelkan di benda tumpul tersebut.
deg kharisma nampak gugup bahkan kini suhu tubuh nya berasa dingin dan menggigil saat tangan nya merasakan denyut benda keras itu.
dengan cepat kharisma menarik tangan nya bergidik ngeri.
nanti bangun anak kita, " ucap kharisma gugup beralasan ".
yang bangun kan ini, bukan anak kita, " goda al sembari menyentuh benda milik nya sendiri itu ".
kedua pipi kharisma kini benar benar merah dan enggan melihat benda yang suami nya pegang.
__ADS_1
kamu jangan macam macam nanti anak kita bangun, " ucap kharisma memperingati ".
al makin senang menggoda istri nya itu, dan menarik tangan kharisma lalu menggendong dan membawa nya ke dalam kamar mandi.
andai tak ada anak nya mungkin kharisma akan berteriak.
kini al mendudukan tubuh istri nya itu di atas closet, kamu mau ngapain ? " tanya kharisma takut takut ".
al menundukan kepala nya dan mengecup lalu mulai ******* lembut bibir istri nya.
dengan pasrah kharisma mengikuti permainan suami nya meskipun dia tau tak mungkin bisa memuaskan suami nya dengan ke adaan tubuh nya yang sekarang di dalam kamar mandi.
aku tau kita ga mungkin bisa melakukan itu sekarang di sini, tapi apa boleh dengan cara lain ? " tanya al dengan suara memohon ".
kharisma tau maksud suami nya, apalagi dia seorang dokter jadi bukan hal tabu mengetahui cara menyalurkan hasrat dengan cara lain.
kharisma pun tau jika sudah dalam keadaan seperti ini akan tersiksa suami nya jika tidak tersalurkan.
dengan ragu ragu kharisma mendekatkan tangan nya ke benda pusaka yang terlihat menonjol di bagian bawah perut suami nya.
__ADS_1
al tersenyum puas karena istri nya mengerti akan kemauan nya.
dengan gugup dan ragu, kharisma mulai meremas benda tersebut dengan lembut hingga membuat al mengerang pelan.
al yang tak tahan kembali ******* bibir istri nya dengan posisi menundukan kepala, kini kharisma pun mulai terbawa suasana dan mulai berani.
kharisma menarik celana al dan kini sudah terasa oleh kharisma benda yang berurat itu di telapak tangan nya.
terasa sangat besar dan kekar, namun kharisma tak bisa melihat nya karena kini al masih mengukung nya dan ******* bibir nya bahkan kini mulai menghisap bagian leher kharisma.
al mulai menghisap bagian telinga kharisma dan menjilat nya membuat kharisma mengerang ke enakan, secara alami kharisma ******* ***** benda pusaka yang sedari tadi berada dalam genggaman tangan nya membuat al pun mengerang nikmat.
al mulai meremas dua gundukan kharisma, dan mulai menyusupkan satu tangan nya ke dalam baju kharisma.
terasa sangat kenyal dan lembut, al meremas nya dari dalam, kharisma memejam kan mata nya karena gelenjar aneh di tubuh nya sembari terus meremas benda pusaka itu.
tanpa terasa al sudah membuka beberapa kancing bagian atas tubuh kharisma, kini sudah terlihat setengah bagian gunung kembar tersebut yang terhalang kacamata berwarna ping itu.
al melepaskan kaca mata penghalang, dan mulai meremasnya, kini wajah menginginkan lebih kharisma sudah terlihat namun al tak mungkin bisa melakukan nya.
__ADS_1
al berjongkok membuat benda pusaka terlepas dari tangan kharisma, ada rasa kecewa kharisma namun berganti kenikmatan saat al menempelkan wajah nya di dada kharisma.