Keluarga Al Kaf

Keluarga Al Kaf
tidur bersama


__ADS_3

kamar mandi, " jawab al tanpa menatap kharisma ".


kharisma melepas infus dari tiang nya, mari aku bantu, " ucap kharisma kasihan pada al yang terlihat lemah ".


al tak menjawab dan berusaha untuk berdiri, kharisma yang melihat al kesusahan berusaha membantu al agar berdiri.


karena tubuh nya yang lemah al pun pasrah di bantun kharisma berdiri dan berjalan ke arah kamar mandi di papa kharisma.


al merasa kasihan pada kharisma yang nampak kesusahan membantu nya berjalan, wanita itu nampak kelelahan.


apa kamu bisa berdiri sendiri ? " tanya kharisma setelah sampai di depan urinoir ".


kamu tunggu saja di luar, " ucap al dan melepaskan tangan nya di pundak kharisma hendak meraih tembok untuk berpegangan ".


namun tubuh al nampak goyah dan hampir terjatuh, beruntung kharisma segera meraih pinggang al yang kini kharisma nampak memeluk al dari belakang.


kalau ga bisa jangan sok kuat, " gerutu kharisma kesal karena laki laki ini yang selalu ingin terlihat kuat dalam ke adaan lemah ".


al tak menjawab, dan membuka retsleting celana nya.

__ADS_1


terdengar percikan air yang membuat wajah kharisma memerah malu.


beruntung wajah nya tertutup punggung al hingga wanita itu tak melihat asal percikan air itu.


setelah selesai al kembali menuju kamar di bantu kharisma, terlihat bocah nakal yang masih terlelap.


kharisma memasangkan kembali infus di tiang, lalu mengambil beberapa jenis obat di nakas dan segelas air putih.


dengan patuh al menerima obat itu dan meminum air yang di berikan kharisma.


meski tangan al masih bergetar dia tak ingin kharisma memegang gelas nya saat minum, dengan sabar kharisma mengalah.


tidur lah di samping zen, " ucap al dengan suara lemah nya ".


dengan ragu kharisma menuruti permintaan al, sebab tubuh nya pun berasa sakit saat tadi tidur di sopa.


ada sebuah harapan kecil kharisma saat merebahkan tubuh nya, dia merasa bermimpi, dia tak menyangka akan tidur satu ranjang bersama al juga anak nya itu.


kharisma memejamkan mata nya begitupun dengan al.

__ADS_1


pagi hari nya zen nampak senang melihat di samping kiri dan kanan nya ada ibu dan papa nya.


apalagi papa nya nampak sudah membuka mata dan tersenyum ke arah nya.


zen memeluk papa nya dan bertubi tubi menciumi seluruh wajah papa nya, hingga al tertawa lemah melihat tingkah anak nya yang nakal ini.


mendengar suara tawa kedua laki laki itu, kharisma terbangun dari tidur nya dan kaget melihat anak nya yang sudah terduduk di tubuh al dengan tertawa cekikikan.


zen jangan duduk di atas tubuh papa, kamu berat papa masih sakit, " ucap kharisma khawatir pada al ".


engga ko ibu, kata papa dia kuat, " elak zen yang enggan turun dari tubuh al ".


sudah ayo sekarang kamu mandi dulu, " bujuk kharisma agar anak nya mau turun dari tubuh papa nya ".


akhir nya zen menuruti dan bergegas mandi, begitupun dengan kharisma.


selesai sarapan zen berangkat sekolah di antar zo juga mimah yang akan menunggu zen sampai pulang sekolah.


sementara kharisma kini berjalan ragu ragu menaiki tangga dengan membawa nampan makanan untuk al, sebelum nya kharisma nampak biasa karena ada zen di antara kedua nya.

__ADS_1


namun kali ini kharisma akan masuk ke kamar al seorang diri tanpa orang lain.


__ADS_2