
al segera menghubungi alexsander setelah nya kembali mencari keberadaan abi nya.
hingga mobil al terjebak kemacetan, al turun dan mencari tau apa yang terjadi penyebab kemacetan tersebut.
saat orang orang mengatakan kalau mobil mewah mengalami tabrakan tunggal membuat tubuh al langsung lemas seketika.
kharisma langsung menahan tubuh suami nya, meskipun berat dengan susah payah kharisma menahan tubuh suami nya.
al pun berjalan menerobos kerumunan, dan benar saja abi nya tengah di bopong masuk ke dalam mobil ambulans.
di saja juga sudah ada beberapa anak buah alexsander.
al ingin masuk ke dalam mobil menyusul abi nya, namun tangan nya di tahan oleh istri nya.
ka biar aku yang menyetir, kondisi kaka tidak memungkinkan, " bujuk kharisma sembari membantu suami nya masuk ke pintu samping kemudi ".
di loby rumah sakit alexsander tengah menunggu tuan nya.
rumah sakit yang harusnya di resmikan beberapa hari lagi kini di paksa kan di buka atas permintaan al.
__ADS_1
al menghubungi alexsander agar membawa nya ke kharisma hospital, di rumah sakit tersebut juga sudah siap beberapa dokter terbaik yang sudah mulai bergabung dengan rumah sakit tersebut.
umar langsung di bawa ke ruang urgent, kini kharisma turun dari mobil.
ka apa boleh aku menangani abi ?
al hanya menganggukan kepala nya, al yakin akan kemampuan istri nya.
alexsander nampak sedikit ragu akan kemampuan kharisma apalagi alexsander tidak tau siapa kharisma.
kini al dan alexsander duduk di ruang tunggu, sementara kharisma masuk ke ruang urgent bersama beberapa dokter.
kini kharisma sibuk menangani tuan umar di temani beberapa dokter lain nya.
tuan apa anda yakin wanita itu bisa menangani tuan besar ? " tanya alexsander gusar ".
kau meragukan istriku ? " bentak al menatap tajam alexsander ".
alexsander pun di buat kaget, dia tak menyangka kalau orang yang tengah menangani tuan besar adalah menantu nya sendiri.
__ADS_1
maaf tuan, " ujar alexsander menundukan kepala nya ".
beberapa menit berlalu hilman dan zo datang di temani lita dan hilda setelah al menghubungi mereka.
zo dan alexsander sama sama bersitatap, lain hal dengan hilda yang menatap alexsander penasaran dengan sosok lelaki tersebut.
tanpa zo ketahui alexsander dan hilda pernah saling mengenal di masa lalu.
apa dia ka alex, " batin hilda ragu ".
sementara alex sendiri lupa dengan sosok hilda yang kini sudah menjadi gadis dewasa.
al membawa zo dan hilman ke salah satu ruangan, al pun mulai menceritakan semua nya dan hilman menerima semua nya dan menyadari kalau umi aisyah sangat menyayangi diri nya serta menyayangkan atas kepergian kedua orang tua nya harus memisahkan sepasang suami istri yaitu abi umar dan umi aisyah.
apa kamu membenci abiku ? " tanya al memastikan ".
hilman menggelengkan kepala nya, kematian kedua orang tuaku merupakan takdir, dan aku akan tetap menjadi anak umi aisyah serta akan menganggap tuan umar abi ku sendiri, " tegas hilman sembari merangkul alkaf yang merupakan kaka sepupu nya ".
al menepuk pundak zo akan lelaki itu ikut memeluk nya.
__ADS_1
zo pun merasakan sebuah kehangatan dalam keluarga, kini zo baru menyadari satu hal nama besar al zen al kaf dan kini zo tau kenapa hilman tidak memakai nama al.