Keluarga Al Kaf

Keluarga Al Kaf
memaafkan ibu


__ADS_3

tanpa di duga zen menanyakan hal tak di sangka.


kenapa ibu ada di sini ? dan kenapa tidak bersama om malvin ? kenapa ga tinggal di rumah ibu ? kenapa tidak bekerja di rumah sakit ?


pertanyaan bertubi yang hanya di balas senyum haru kharisma.


zen mengusap pipi basah ibu nya dan kembali berkata, jangan menangis lagi aku tak mau ibu menangis, " ucap zen yang membuat kharisma merasa lebih bersalah pada anak nya dan memeluk nya kembali ".


kali ini zen membalas pelukan ibu nya dan mengelus pinggung ibu nya dengan tangan kecil nya.


di lain tempat al nampak malas menghadapi chelsea, gadis ini sekarang sedang memaparkan persentasi kepada al di kantor al.


namun yang membuat al malas karena sedari tadi chelsea mencuri pandang pada nya.


zo sendiri menyadari hal itu, namun dia nampak fokus dengan pemaparan chelsea.

__ADS_1


bagaimana apa ada kekurangan tuan al ? " tanya chelsea dengan tatapan menggoda ".


saya cukup puas dengan penjelasan anda, selanjut nya anda bisa menjalankan kesepakatan kontrak dengan assisten saya, " jawab al tegas lalu berdiri dan pergi meninggalkan ruangan ".


penandatanganan kita bisa di lakukan esok hari, " ucap zen dan bergegas mengikuti tuan nya ".


para petinggi perusahaan Wisma corp merasa senang karena berkat anak cio mereka, akhir nya Z corp kembali bekerja sama namun beda hal dengan chelsea yang kecewa dengan sikap dingin al meskipun chelsea akui al sangat profesional dalam memberi keputusan.


chelsea melangkah dengan anggun dan melewati beberapa orang karyawan yang terpana dengan kecantikan chelsea.


lita tersenyum ramah saat chelsea melewati meja nya, namun chelsea nampak acuh.


lita tak mempermasalahkan hal tersebut, sudah jadi rahasia umum kalau sosok chelsea putri tunggal tuan heru wanita yang angkuh dan sombong.


kini zen berpamitan pada ibu nya, bagaimana pun dia anak yang tak ingin durhaka pada ibu nya, dia memaafkan kesalahan ibu nya namun dengan tegas zen mengatakan kalau dia lebih nyaman tinggal bersama papa nya.

__ADS_1


dengan terpaksa kharisma mengizinkan anak nya pergi serta berkata pada zen dan hilman agar merahasiakan pertemuan nya kepada al.


tanpa kharisma tau al sudah mengetahui sebelum anak nya mengetahui, namun al memilih diam selama kharisma tidak mengusik diri nya.


malam hari nya al di temani hilman berbincang ringan di halaman belakang, dengan ragu ragu hilman bertanya pada kaka nya itu.


apa kaka menyukai lita ?


al memicingkan mata nya menatap curiga adik nya, kamu menyukai dia ? " tanya al balik bertanya pada adik nya itu ".


dengan malu malu hilman menganggukan kepala nya, beberapa hari tinggal satu rumah serta sering bertemu gadis itu membuat hilman nyaman dan mulai menyukai sosok lita.


aku hanya menganggap nya sebagai adik, " jawab al tanpa mengatakan kalau lita beberapa kali menyetakan ketertarikan nya pada al ".


hilman tersenyum puas, kini dia tak akan sungkan lagi mendekati lita, apalagi kaka nya jelas berkata hanya menganggap nya sebagai adik.

__ADS_1


siang hari nya lita nampak kesal karena tadi pagi chelsea menggoda al di saat surat kontrak di buat, meskipun al nampak acuh pada sosok chelsea.


__ADS_2