
di gerbang kompleks ada orang jahat mencari papa, terus sekarang om hilman sama om zo sedang menghadang nya, " adu zen dengan berapi api ".
al menoleh ke arah kharisma, wanita itu menggeleng memberikan isyarat kalau ucapan anak nya itu salah.
ya sudah kamu pergi ke kamar papa di temani ibu mau ? biar papa yang menghadapi orang jahat itu, " ucap al sembari mengelus kepala anak nya ".
zen menganggukan kepala nya nampak setuju, al dan zen berjalan menuju pintu.
dan zen menarik tangan ibu nya, karena dia tau ibu nya belum bisa menggendong diri nya karena masih sakit.
kamu tidur bersama zen di kamarku, " ucap al sembari menatap wajah kharisma yang masih menunduk ".
kharisma hanya menganggukan kepala nya, sejak perkataan al yang menyakiti hati nya kharisma tak sanggup berkata dan melihat wajah suami nya itu.
hati hati, " ucap kharisma sembari berjalan meninggalkan al ".
al tersenyum kecil lalu menuruni tangga untuk menemui seseorang di depan gerbang kompleks.
dari rumah menuju gerbang kompleks cukup jauh hingga zo dan hilman memakai kendaraan menuju sana.
__ADS_1
terlihat di depan gerbang puluhan mobil mewah terparkir seperti pasukan yang ingin menyerbu suatu wilayah.
zo dan hilman turun dari mobil yang sama, pasukan zo pun tak kalah siap dengan ratusan orang yang bersiaga menunggu perintah zo dan hilman.
kedua kelompok tersebut di lengkapi berbagai senjata.
alexsander nampak santai berdiri memandangi kedua orang yang berjalan mendekat ke arah nya.
sementara kedua kelompok nampak saling bersiap menodongkan senjata nya masing masing.
ada perlu apa kamu ingin bertemu tuan al ? " tanya zo sembari mendekat pada sosok alexsander ".
sialan, " geram zo sembari menodongkan senjata ke arah wajah alexsander ".
dengan santai alexsander melepaskan jas nya, lalu memberikan pada salah satu anak buah nya, lalu alexsander memberikan senjata milik nya pada anak buah nya.
saya ingin tau kemampuan tangan kanan z corp dan pimpinan z corp, " cibir alexsander sembari menggulung lengan kemeja nya ".
zo dan hilman makin emosi, kedua nya memberikan senjata milik nya pada salah satu anak buah nya.
__ADS_1
kini pertarungan dua lawan satu.
mungkin bagi orang lain zo dan hilman di takuti dan di kagumi dalam ilmu bela diri, namun tidak bagi sosok alexsander.
hanya dalam hitungan menit kedua nya terkapar di tanah membuat pasukan z corp geram dan menodongkan senjata pada alexander.
sementara kelompok alexsander hanya berdiam diri karena dari kejauhan nampak seseorang berjalan mendekat ke arah mereka.
letakan senjata kalian, suara yang begitu dingin membuat semua orang bergidik ngeri, begitupun dengan alexsander yang langsung memberikan hormat pada sosok al.
zo dan hilman nampak heran, alexsander nampak santai dengan todongan senjata namun langsung terlihat gugup saat berhadapan dengan al, bahkan memberikan hormat.
tampa aba aba al langsung memukul alexsander yang langsung terkapar, tak ada anak buah nya yang berani membantu alexsander.
kalian kembali ke rumah, " perintah al pada zo dan hilman sembari masuk ke dalam salah satu mobil rombongan alexsander ".
rombongan alexsander pun masuk ke dalam mobil masing masing dan mulai meninggalkan tempat tersebut.
anak buah z corp nampak bingung, begitupun dengan zo dan hilman.
__ADS_1
mereka membubarkan diri dalam posisi tugas masing masing.