
alexsander menyerahkan laptop dan menyimpan nya di meja hadapan al.
al yang paham pun memperbaiki sistem yang dia sendiri rusak.
aku sudah tua, kapan kamu akan menggantikanku, " tanya umar sembari meminum kopi milik nya ".
ada alexsander, atau ada juga anak abi dari wanita lain jadi serahkan saja pada anakmu yang lain, " jawab al enteng sembari menyerahkan laptop pada alexsander ".
umar melempar berkas yang dia baca ke wajah al dan menatap tajam anak nya itu.
al tertawa kecil melihat ekspresi abi nya, alexsander pun sama hal nya dia menahan tawa melihat wajah tuan besar umar.
kalau begitu pemikiranmu, berarti aku juga sudah mempunyai lebih dari satu cucu dari kamu, " balas umar pada anak nya ".
tawa al berhenti seketika dan menatap tajam abi nya, al tau abi nya mengetahui semua nya dan tau arah pemikiran abi nya.
kini tawa alexsander pun pecah melihat tingkah anak dan ayah itu, alexsander segera berdiri dan berlari saat al ingin menghajar nya.
__ADS_1
aku sudah tua, aku hanya berharap kamu bisa segera meneruskan perusahaan, tak mungkin aku menunggu alzen dewasa, " ucap umar dengan serius ".
dari raut wajah umar terlihat sebuah keseriusan dan kesedihan, al dapat merasakan hal tersebut.
apa abi tak punya niatan untuk kembali membujuk umi ? " tanya al berharap ".
kamu tau sendiri bagaimana keras kepala nya umi kamu al, " jawab umar pasrah ".
aku akan menginap malam ini di sini, ikut lah bersamaku untuk bertemu zen hingga umi tak punya alasan mengusir abi, " ujar al karena kasihan pada abi nya ".
mata sendu umar terlihat jelas, bahkan mata nya mulai berkaca kaca, dia memang merindukan zen namun demi menjaga kemarahan aisyah pada al membuat umar selalu menahan nya.
abi saja takut, apalagi aku, tapi demi abi bertemu zen aku siap kena ceramah panjang umi, " ucap al meyakinkan ".
umar berdiri di ikuti al, kedua nya pun berpelukan melepas rindu antara ayah dan anak.
di kediaman z corp kharisma nampak khawatir karena suami nya tak kunjung pulang.
__ADS_1
sementara umi aisyah nampak berfikir yang lain lain, dia kesal pada anak nya dan juga makin membenci umar yang dia anggap mantan suami nya.
pagi hari nya karena hari libur hilman dan zo jalan jalan bersama lita dan hilda ke salah satu mall.
sementara umi aisyah bersantai di halaman belakang melihat cucu nya yang asik bermain bersama tiger dan menantu nya yang ber olah raga kecil untuk memulihkan tubuh nya.
alexsander tak bisa menemani al dan umar karena dia masih sibuk dengan pemindahan perusahaan.
al mengemudikan kendaraan di samping nya sang abi.
ini kali pertama umar bisa berkeliaran tanpa pengawalan, umar percaya akan kemampuan anak nya.
mobil berhenti sesaat di gerbang utama kediaman z corp, namun saat al membuka kaca mobil pintu gerbang terbuka dan beberapa yang berjaga menunduk hormat.
para penjaga cukup heran karena orang di samping bos besar nya adalah al umar cio dari pranaja corp.
sesampai nya di halaman rumah, umar nampak gugup dan al menyadari ke gugupan abi nya.
__ADS_1
percayalah padaku, umi memang keras kepala, tapi zen akan bisa meluluhkan umi, " bujuk al meyakinkan abi nya ".
dengan ragu umar turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah bersama al.