
al dan lita turun dari mobil saat sampai di loby.
lita sangat kagum dengan gudung pencakar langit yang kini dia pijak.
dulu dia bekerja di kantor Z corp namun bukan kantor yang ini, hanya satu kota saja tempat dulu dia bekerja di Z corp.
dia baru sadar kalau pusat sebenar nya adalah gedung ini yang begitu menjulang tinggi pantas saja dia dulu tak pernah bertemu dengan sosok al.
semua orang menyambut kedatangan al.
zo dan lita berjalan di belakang al menuju lip khusus.
lita sendiri tak tau bagian apa dia akan bekerja.
sementara orang orang heran dengan sosok lita dan malah menganggap lita adalah kekasih tuan besar mereka.
banyak orang orang patah hati apalagi melihat kecantikan lita yang sangat serasi dengan sosok al.
sesampainya di dalam ruangan al, zo berpamitan untuk masuk ke ruangan nya sementara lita hanya berdiri di meja kebesaran al.
kamu kenapa berdiri, duduk, " ucap al santai namun terdengar tegas ".
__ADS_1
lita duduk di kursi berhadapan dengan al dan sedikit menundukan kepala karena gugup.
kamu mau bekerja sebagai apa ?
lita mengangkat kepala nya dan menatap heran al, terserah anda tuan, " jawab lita terbata dan kembali menundukan kepala nya ".
tanpa di sadari lita al tersenyum kecil lalu berkata, panggil aku kaka kalau kita sedang berdua.
deg, hati lita kembali menghangat dan tersenyum lebar meskipun dia masih menunduk karena takut dan malu.
kamu jadi sekretarisku bagaimana ? kebetulan sekretaris lamaku sedang cuti kehamilan mungkin enam bulan lagi dia baru masuk, " tanya al memastikan ".
baik ka, " jawab lita masih menunduk ".
lita pun mengangkat kepala nya dan kini terlihat wajah nya yang memerah, lalu lita menutup wajah nya dengan tangan nya.
al tertawa kecil membuat lita mendengus kesal.
al berdiri lalu berjalan ke samping lita dan menatap lekat gadis itu.
lita masih menutup wajah nya karena malu.
__ADS_1
apa kamu tak merindukanku ? " tanya al sambil merentangkan tangan ".
lita pun membuka mata nya, dengan malu malu lita berdiri dan memeluk al dan menyembunyikan wajah nya di dada bidang al.
lita sedikit terisak karena jauh di lubuk hati nya sangat merindukan sosok al, pelindung nya semasa remaja.
hey kenapa, ucap al sambil memegang kedua pundak lita dan mendorong lembut ajar bisa melihat wajah lita.
lita hanya menangis namun wajah nya tersenyum bahagia.
al mengusap kedua pipi lita dengan lembut, gadis kecil kamu jelek kalau menangis.
lita memukul pelan dada al, al kembali memeluk lita dan menyembunyikan kepala lita di dada bidang al.
kaka selama ini kenapa pergi ? kenapa ninggalin lita ? kenapa ga ngabarin lita ? kenapa malah menghilang ? " tanya lita bertubi tubi membuat al terkekeh pelan ".
kaka mu ini punya permasalah besar, hingga harus pergi lama dan jauh, sekarang kamu sudah punya dua keponakan, maudy dan juga zen, " ucap al sambil mengusap kepala lita ".
entah kenapa seolah perkataan al yang menegaskan kalau zen keponakan nya dan dia adik nya al membuat lita merasa sedikit sakit.
aku harus mulai bekerja, dimana ruanganku, " ucap lita sambil melepas pelukan dengan pelan ".
__ADS_1
al tersenyum lalu menunjuk ruangan lita yang berada di luar pintu nya, lita tersenyum malu karena bertanya hal bodoh, lalu berlari kecil ke luar ruangan.