Keluarga Al Kaf

Keluarga Al Kaf
menyadari perasaan


__ADS_3

dia sebenarnya pernah mengatakan kalau menyukaimu, mungkin dia sakit hati sama kamu, " ucap al lagi sambil menutup hanphone nya ".


kamu tau, dia tak pernah berdekatan dengan wanita manapun selain umi, jadi meskipun dia laki laki, dia akan sensitive dengan perkataan lawan jenis nya apalagi dia menyukai nya, " lanjut al lagi ".


sementara bocah nakal nampak asik duduk di kursi samping kemudi karena sosok zo yang sedang berada di luar kota.


kamu hanya terobsesi denganku lita, sebagai kaka aku hanya menyarankan kejar kebahagianmu yang sebenar nya, aku juga menyadari kamu mempunyai ketertarikan pada hilman, namun karena kamu selalu terobsesi denganku, kamu tak menyadari perasaanmu sendiri, " lanjut al yang sebenar nya selama ini al mengawasi interaksi kedua nya dan al yakin kalau lita sebenar nya menyukai sosok adiknya ".


tanpa terasa bulir air mata membasahi pipi nya, dia baru menyadari hal itu, selama ini dia hanya berfikiran menaklukan sosok al tanpa lita sadari merasa kehilangan sosok hilman.


lita selalu menyangkal perasaan nya, namun saat al mengatakan perasan hilman pada diri nya membuat lita benar benar menyesal.


al menarik tubuh lita dan memeluk nya, lita pun hanya membalas pelukan itu.


apa kamu tak ingin mencium atau meraba dadaku ? " tanya al pada lita hingga membuat lita mendorong tubuh al agar menjauh ".


mobil sampai di sekolah zen, bocah itu turun setelah mendapat kecupan kedua pipi dan kening dari papa nya.

__ADS_1


mobil kembali melaju menuju kantor.


apa kamu nyaman dalam pelukanku ? " tanya al lagi pada lita ".


lita ingin marah pada al, namun melihat tatapan serius al, lita hanya menganggukan kepala nya.


tapi apa kamu tak ingin mencium atau mengelus dadaku ? " tanya al lagi dengan nada serius ".


ingin sekali memaki namun juga takut pada al, apalagi laki laki itu benar benar bertanya serius.


tidak, " jawab lita tegas dengan pipi memerah karena pertanyaan konyol al itu ".


lita baru sadar kalau sedari tadi memang niat al bukan candaan, melaikan cara menyadarkan diri nya, lita akui dia nyaman dalam pelukan al, namun sama sekali tak pernah menginginkan hal lebih.


mobil sampai di kantor, lita ingin turun namun di cegah oleh al.


kamu susul hilman sebelum dia mendapat wanita lain, kamu bisa libur bekerja selama satu minggu, " ucap al tegas ".

__ADS_1


lita sebenar nya ragu untuk menemui hilman, namun perasaan nya menghangat dan senang, tanpa di sadari menyunggingkan sebuah senyuman.


baik, " jawab lita sambil memeluk al dan menutup pintu mobil kembali ".


al turun dari mobil dan menatap kepergian lita lalu masuk ke dalam kantor nya dengan aura dingin seperti biasa nya.


hilda, panggil al setelah al sampai di dekat meja resepsionis.


semua orang nampak heran dan kasihan pada hilda, apalagi wajah al yang nampak dingin.


hilda pun berjalan mendekat pada al sambil menunduk takut, ia tuan ada yang bisa saya bantu ?


kamu saya tunggu di ruangan saya, rapihkan juga semua perlengkapan kamu di meja resepsionis mulai hari ini kamu tidak menjadi resepsionis, " jelas al dan berlalu begitu saja masuk ke lip khusus ".


semua orang langsung mengerumuni hilda, mereka kasihan pada hilda yang di berhentikan bahkan di halayak umum.


apa kamu membuat kesalahan ? " tanya resepsionis lain pada hilda ".

__ADS_1


hilda hanya menggeleng dengan wajah yang memucat serta tubuh yang bergetar.


__ADS_2