Keluarga Al Kaf

Keluarga Al Kaf
rumah sederhana


__ADS_3

malam hari nya kharisma selesai memasak, dia berjalan menuju kamar zen dan melihat anak dan suami nya tengah asik bercanda di dalam kamar tersebut.


kharisma tak menyangka kalau zen tak mempermasalahkan diri nya yang berpindah rumah, awal nya kharisma justru ragu pada anak nya karena beberapa bulan terakhir zen selalu di limpahi kemewahan.


namun dengan lembut al bisa membujuk anak nya dan mengatakan akan selalu mengantar jemput zen ke sekolah, membuat zen setuju karena zen akan mendapat perhatian lebih.


ayo kita makan malam dulu, " ajak kharisma sambil membuka pintu kamar zen ".


baik ibu, " ucap zen dan al kompak sambil turun dari ranjang ".


wajah kharisma langsung memerah saat al bertingkah seperti zen.


kini ketiga nya menikmati makan malam dengan ke hangatan sebuah keluarga kecil.


ibu, mulai besok papa akan antar jemput aku sekolah, apa mulai malam ini dan seterus nya ibu akan memasakan makanan untuk aku dan papa ? " tanya zen membuyarkan keheningan ".


ia ibu akan masak buat zen dan papa, " jawab kharisma lembut sambil mengelus kepala anak nya ".

__ADS_1


hore antusias zen sambil mengangkat kedua tangganya ke atas.


lagi lagi hati al merasa hangat, namun dia enggan menunjukan wajah bahagia nya.


mereka bertiga lanjut ke ruang keluarga, dengan sabar al mengajari anak nya tentang tugas tugas sekolah nya.


sementara kharisma hanya duduk santai melihat anak dan papa nya terlihat sangat kompak.


kini kharisma menyadari salah satu tujuan al tinggal di rumah ini, yaitu agar bisa lebih dekat dengan anak nya, ada rasa bahagia namun juga masih terasa belum lengkap karena al masih bersikap dingin dan acuh pada nya.


kini zen masuk ke dalam kamar nya setelah selesai mengerjakan tugas nya.


aku yakin, aku memilih hanya menjadi dokter spesial bedah, jika aku merangkap maka aku akan kembali mengabaikan zen, " jawab kharisma yakin ".


al hanya menganggukan kepala nya lalu berdiri dan berjalan menuju kamar.


ya kharisma hospital kepemilikan nya memang atas nama kharisma, namun saat siang tadi maudy yang menjadi bintang dan di angkat menjadi direktur rumah sakit tersebut atas kemauan kharisma.

__ADS_1


kharisma berjalan mengikuti al masuk ke dalam kamar, terlihat suami nya tengah merebahkan tubuh nya di ranjang.


kharisma pun ikut merebahkan tubuh nya di samping ranjang.


kedua nya sama sama diam meskipun belum memejam kan mata.


apa kamu bahagia menikah denganku ? " tanya al tiba tiba ".


perkataan itu membuat hati kharisma tercubit, bagaimana sifat acuh dan dingin al berbeda dengan al di masa lalu membuat kharisma tak nyaman dan selalu merasa tak di anggap keberadaan nya.


aku bahagia, " ucap kharisma sembari mengusap ujung mata nya ".


bagus nya, jika kamu tak bahagia kamu berhak meminta bercerai denganku, " ucap al sembari membalikan tubuh nya memunggungi kharisma ".


kharisma tak menjawab, dia hanya bisa diam dalam tangis nya.


sebagai seorang istri kharisma tak menampik butuh kasih sayang serta perhatian suami nya, namun beberapa bulan berumah tangga bersama al kharisma tak mendapatkan itu semua.

__ADS_1


berbeda sewaktu berumah tangga bersama malvin, kharisma tak mempunyai rasa membuat kharisma terbiasa hidup masing masing bersama malvin.


akhir nya kharisma mulai terlelap setelah cukup lama menangis dalam diam nya, maafkan aku kharisma, aku tak tau apa kamauan diriku, " batin al melihat wajah kharisma yang mulai terlelap dalam tangis nya ".


__ADS_2